FAKULTAS Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta merintis riset desain reaktor nuklir terkini. ”Riset reaktor nuklir terkini tersebut nanti terdiri atas riset reaktor pembangkit daya dan riset tentang produksi reaktor isotop yang digunakan misalnya untuk bidang kesehatan dan industri,” kata Kepala Laboratorium Teknologi Energi Nuklir Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Andang Widiharto di Yogyakarta, baru-baru ini.
PEMBANGUNAN Jembatan Selat Sunda diperkirakan akan menghabiskan waktu 10 tahun. ”Normalnya dibutuhkan waktu sekitar 10 tahun untuk pembangunan Jembatan Selat Sunda,” kata perencana pembangunan Jembatan Selat Sunda, Wiratman Wangsadinata di Jakarta, baru-baru ini.
Wuratman dianugerahi gelar Perekayasa Utama Kehormatan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) atas jasa-jasanya dalam bidang konstruksi.
MICHAEL Matiazzo baru saja usai mengamati komet Elenin tatkala ia mendapati sesuatu yang tak biasa dalam layar komputernya. Tiga hari sebelumnya, tepatnya 19 Agustus 2011, astronom dari Castlemaine, Victoria (Australia) tersebut juga mengamati komet yang sama, sebagai bagian dari pengamatan terus menerus yang dilakukannya sejak awal Agustus.
Teori hukum progresif yang digagas mendiang Prof Satjipto Rahardjo dinilai ulang dalam workshop Dialektika Epistemologis dan Praksis Hukum Progresif di Fakultas Hukum Undip, Rabu (2/11).
Pengacara ternama Todung Mulya Lubis membuka acara tersebut dengan makalah bertajuk Quo Vadis Pemikiran Hukum Progresif.
Anggaran Penelitian Cuma Sekitar 0,3 Persen dari APBN
POSTUR PENELITIAN DI INDONESIA
Sejumlah ilmuwan dan peneliti muda asal Indonesia diincar sejumlah negara. Mereka diiming-imingi berbagai fasilitas, tempat riset yang memadai, dan gaji besar asalkan bekerja di sana.
Perburuan terhadap ilmuwan-ilmuwan muda tersebut sangat agresif. Selain datang ke kampus-kampus di luar negeri dan berburu mahasiswa Indonesia yang sedang mengambil program doktoral, mereka juga datang ke sejumlah lembaga riset di Tanah Air.
Indonesia memiliki 474 lembaga riset atau penelitian yang tersebar di sejumlah perguruan tinggi, kementerian, dan lembaga penelitian non-kementerian. Mestinya, dengan jumlah lembaga penelitian yang sangat melimpah, Indonesia bisa maju pesat di berbagai bidang. Namun, kenyataannya, lembaga-lembaga penelitian tersebut berjalan sendiri- sendiri dan tanpa koordinasi.
Meskipun gaji profesor riset lebih rendah dari guru sekolah dasar untuk golongan pangkat yang sama, pemerintah tidak punya rencana menaikkan gaji peneliti. Justru peneliti diminta mencari sumber penghasilan tambahan dari keahlian yang dimilikinya.
Sekretaris Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat Indroyono Soesilo mengatakan, jika kreatif, peneliti bisa memperoleh penghasilan Rp 15 juta sebulan.