Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK

- Editor

Rabu, 7 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini jalur masuk UGM khusus lulusan SMK tahun 2024. UGM menjadi salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) favorit dari seluruh Indonesia. Tak heran setiap tahun para pendaftar seleksi masuk UGM selalu banyak.

Saat ini UGM ternyata tidak hanya menerima para lulusan SMA tetapi juga SMK. Sedangkan untuk jalur masuk, seperti halnya PTN lainnya, setidaknya ada tiga jalur masuk utama yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan jalur Mandiri. Mengutip akun TikTok @andr.selfedu, artikel kali ini akan membahas 7 jalur masuk UGM khusus untuk lulusan SMK, apa saja? Simak ya! 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK

1. Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)
SNBP menjadi salah satu jalur pilihan bagi lulusan SMK yang memiliki prestasi gemilang. Dalam sistem ini, pencapaian akademis dan non-akademis Anda akan dinilai dengan cermat. Oleh karena itu, pastikan untuk mempertahankan prestasi yang membanggakan selama masa sekolah kamu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)
Jalur SNBT menawarkan kesempatan bagi kamu untuk mengukur kemampuan melalui tes tertulis. Persiapkan diri kamu dengan baik, karena performa kamu dalam tes ini akan menjadi penentu penting untuk memasuki UGM.

3. Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB)
PBUB ini merupakan jalur seleksi ini diperuntukkan untuk siswa yang punya prestasi di bidang olahraga, seni dan IPTEK tingkat provinsi, nasional serta Internasional sesuai dengan prodi yang dipilih oleh calon mahasiswa tersebut. Untuk membuktikan bahwa kamu mempunyai prestasi di bidang tersebut, kamu perlu menunjukkan sertifikat/piagam kejuaraan.

4. Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM)
PBUTM memberikan kesempatan kepada lulusan SMK yang berprestasi, tetapi mungkin memiliki keterbatasan finansial. Jika kamu memiliki bakat luar biasa namun menghadapi kendala ekonomi, jalur ini bisa menjadi pintu masuk kamu ke UGM.

5. Penelusuran Bibit Unggul SMK (PBUSMK)
PBUSMK menyoroti pencapaian khusus lulusan SMK. Jika kamu memiliki keahlian atau prestasi yang unik di dunia SMK, jalur ini dapat menjadi jalur yang tepat untuk membawa kamu ke dalam lingkungan akademis UGM.

6. Penelusuran Bibit Unggul Kemitraan (PBUK)
PBUK mencari calon mahasiswa daerah yang memiliki komitmen di bidang pembangunan yang diusulkan serta dibiayai sepenuhnya oleh mitra dari UGM sebagai bentuk pembangunan SDM.

7. Ujian Mandiri UGM (UM UGM)
UM UGM adalah jalur mandiri. Jalur ini merupakan jalur terakhir yang memungkinkan kamu untuk mengukur kemampuan akademis dan non-akademis secara langsung.

Wahyono

Sumber: edukasi.sindonews.com, Kamis, 04 Januari 2024

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern
Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia
Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara
Menjadi Ilmuwan Politik di Era Digital. Lebih dari Sekadar Hafalan Tata Negara
Saksi Bisu di Balik Lensa. Otopsi Bioteknologi Purba dalam Perburuan Minyak Bumi
Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?
Berita ini 420 kali dibaca

Informasi terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:06 WIB

Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern

Sabtu, 11 April 2026 - 18:47 WIB

Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia

Sabtu, 11 April 2026 - 17:49 WIB

Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:30 WIB

Menjadi Ilmuwan Politik di Era Digital. Lebih dari Sekadar Hafalan Tata Negara

Berita Terbaru