148.066 Orang Lulus SBMPTN 2017

- Editor

Selasa, 13 Juni 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penerimaan mahasiswa baru lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dalam tiga tahun terakhir terus meningkat. Tahun ini, 148.066 orang di 85 perguruan tinggi negeri diterima masuk lewat jalur tes tertulis. Mahasiswa yang diterima tersebut mencapai 14,36 persen dari total pendaftar sebanyak 797.738 orang.

Pada 2015, jumlah mahasiswa yang diterima lewat jalur tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebanyak 115.788 orang dan pada 2016 sebanyak 126.804 orang.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir dalam jumpa pers pengumuman penetapan hasil SBMPTN 2017, di Jakarta, Senin (12/6), mengatakan, di antara mahasiswa baru yang diterima, ada 38 penyandang disabilitas. “Penyandang disabilitas tidak hanya diterima di program studi pendidikan luar biasa. Ada juga yang diterima di teknik industri, akuntansi, dan arsitektur,” ujar Nasir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil SBMPTN 2017 diumumkan Selasa ini mulai pukul 14.00. Pengumuman secara daring dapat dilihat di laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id dan di laman setiap PTN.

“Yang mengajukan beasiswa Bidikmisi juga meningkat. Kuota yang disediakan tidak mencukupi. Kami minta PTN bisa mencari tambahannya,” ujar Nasir.

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Ristek dan Dikti Intan Ahmad mengatakan, sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Pendidikan Tinggi, setiap PTN wajib menerima minimal 20 persen mahasiswa dari keluarga tidak mampu. Bidikmisi diberikan untuk mahasiswa yang masuk lewat jalur seleksi tanpa tes, SBMPTN, dan jalur mandiri.

“Jika kuota Bidikmisi di PTN tidak mencukupi, tiap rektor mengupayakan supaya mahasiswa tetap bisa mendapatkan beasiswa. Jangan sampai mereka yang sudah diterima terkendala untuk menyelesaikan kuliahnya,” kata Intan.

Penerima Bidikmisi lewat SBMPTN tahun ini mencapai 23 persen atau sebanyak 34.098 orang. Jumlah penerima Bidikmisi dalam tiga tahun ini naik lebih dari 21 persen.

Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia yang juga Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Herry Suhardiyanto, mengatakan, untuk menambah kekurangan beasiswa Bidikmisi, IPB menggalang dana dari alumni. Penggalangan dana juga dilakukan dari sektor swasta. (ELN)
—————
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 13 Juni 2017, di halaman 11 dengan judul “148.066 Orang Lulus SBMPTN 2017”.

Silahkan simak nama lolos SBMPTN 2017 berikut:

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Tak Wajib Publikasi di Jurnal Scopus, Berapa Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen untuk Angka Kredit?
Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia
Siap Diuji Coba, Begini Cara Kerja Internet Starlink di IKN
Riset Kulit Jeruk untuk Kanker & Tumor, Alumnus Sarjana Terapan Undip Dapat 3 Paten
Ramai soal Lulusan S2 Disebut Susah Dapat Kerja, Ini Kata Kemenaker
Lulus Predikat Cumlaude, Petrus Kasihiw Resmi Sandang Gelar Doktor Tercepat
Kemendikbudristek Kirim 17 Rektor PTN untuk Ikut Pelatihan di Korsel
Ini Beda Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Versi Jepang dan Cina
Berita ini 0 kali dibaca

Informasi terkait

Rabu, 24 April 2024 - 16:17 WIB

Tak Wajib Publikasi di Jurnal Scopus, Berapa Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen untuk Angka Kredit?

Rabu, 24 April 2024 - 16:13 WIB

Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia

Rabu, 24 April 2024 - 16:09 WIB

Siap Diuji Coba, Begini Cara Kerja Internet Starlink di IKN

Rabu, 24 April 2024 - 13:24 WIB

Riset Kulit Jeruk untuk Kanker & Tumor, Alumnus Sarjana Terapan Undip Dapat 3 Paten

Rabu, 24 April 2024 - 13:20 WIB

Ramai soal Lulusan S2 Disebut Susah Dapat Kerja, Ini Kata Kemenaker

Berita Terbaru

Tim Gamaforce Universitas Gadjah Mada menerbangkan karya mereka yang memenangi Kontes Robot Terbang Indonesia di Lapangan Pancasila UGM, Yogyakarta, Jumat (7/12/2018). Tim yang terdiri dari mahasiswa UGM dari berbagai jurusan itu dibentuk tahun 2013 dan menjadi wadah pengembangan kemampuan para anggotanya dalam pengembangan teknologi robot terbang.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
07-12-2018

Berita

Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia

Rabu, 24 Apr 2024 - 16:13 WIB