Lulus Predikat Cumlaude, Petrus Kasihiw Resmi Sandang Gelar Doktor Tercepat

- Editor

Rabu, 24 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Negeri Papua (UNIPA) Manokwari, Provinsi Papua Barat Ir. Petrus Kasihiw, M.T resmi menyandang satu lagi gelar akademik yaitu Doktor di bidang lingkungan.

Gelar akademik ini disandang dengan predikat Cumlaude setelah Bupati Teluk Bintuni dua periode itu mempertahankan disertasi dengan judul penelitian “Pengelolaan Ekosistem Mangrove Teluk Bintuni – Papua Barat melalui Integrasi Pendekatan Ekologi, Sosial Budaya, Ekonomi, dan Kelembagaan,” dalam Sidang Ujian Terbuka Promosi Doktor di aula Program Pascasarjana UNIPA, Selasa (23/4/2024).

Dihadapan Rektor Unipa Dr. Melky Sagrim, SP., M.Si, Promotor Prof. Dr. Ir. Roni Bawole, M.Si., co promotor Dr. Jonni Marwa, S.Hut., M.Si., IPU, dan Prof. Dr. Agustinus Murdjoko, S.Hut., M.Sc, penguji eksternal Prof. Dr. Roberth K. R. Hammar, S.H., M.Hum., M.M., C.LA, penguji Prof Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut., M.Si., FLS, Prof. Dr. Ir. Barahima Abbas, M.Si, Dr. Ir. Rully N. Wurarah, M.Si dan Prof. Dr. Andoyo Supriyantono, M.Sc, mahasiswa program pasca sarjana dengan NIM 202107014 dapat mempresentasikan dan mempertahankan hasil penelitiannya selama 2 tahun 8 bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Teluk Bintuni Dr. Ir. Petrus Kasihiw, M.T resmi menerima salendang doktor dari Direktur Pasca Sarjana Universitas Papua Manokwari, Selasa (23/4/2024) / Foto : KENN

Capaian Dr. Ir. Petrus Kasihiw, M.T yang dinyatakan lulus ujian terbuka Doktor Lingkungan dengan nilai akhir 88, menjadikan itu sebagai sebuah prestasi yang membawa kebanggaan bagi keluarga, rekan dan masyarakat Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat.

Rektor UNIPA Dr. Melky Sagrim, S.P., M.Si mengapresiasi keseriusan Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw yang melakukan penelitian dalam kurun waktu hanya 2 tahun 8 bulan.

“Saya mengapresiasi atas pencapaian penelitian disertasi yang dilakukan Bupati Teluk Bintuni yang hanya 2.8 bulan konsentrasi Pak Petrus Kasihiw dalam melakukan penelitian terhadap Pengelolaan Ekosistem Mangrove Teluk Bintuni,” ucapnya.

Sagrim berharap, hasil penelitian ini dapat ditindaklanjuti dalam kebijakan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni yang penjabarannya melalui regulasi yang dibutuhkan.

Dr. Ir. Petrus Kasihiw, M.T mengatakan, hasil penelitian dalam disertasi ini secara aplikatif akan dipersembahkan kepada bangsa dan negara lebih khusus kepada Kabupaten Teluk Bintuni yang saat ini punya hutan mangrove.

“Mangrove Teluk Bintuni akan menjadi salah satu pilihan pembangunan, menjadi potensi pembangunan ke depan ketika sumber daya alam lain sudah habis. Jika dilestarikan maka akan memberikan manfaat lebih baik langsung maupun tidak langsung,” jelas Kasihiw.

Sementara itu, Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop, S.H yang juga hadir pada kesempatan itu dalam sambutannya menyampaikan kebanggaan Pemerintah dan masyarakat atas pencapaian ini.

“Kabupaten Teluk Bintuni adalah salah satu wilayah di Provinsi Papua Barat yang dianugerahi beragam sumber daya alam, termasuk hutan bakau seluas kurang lebih 225 ribu hektar,” urainya di hadapan Guru besar dan para tamu undangan.

Hutan bakau ini adalah aset penting yang harus dipelihara dan dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Wabup Matret juga menekankan bahwa dengan bertambahnya putra asli Teluk Bintuni yang meraih gelar Doktor, ini menjadi motivasi bagi Pemerintah daerah untuk terus mengupayakan pendidikan tinggi yang layak dan kompeten.

Pemerintah daerah mengharapkan bahwa hasil penelitian Dr. Petrus Kasihiw ini akan berdampak pada kebijakan pembangunan yang berkelanjutan di Teluk Bintuni.

Pada akhir sambutannya, Wabup Matret Kokop mengucapkan selamat kepada Petrus Kasihiw atas pencapaian gelar Doktor dan berharap agar ilmu yang didapatkan dapat diterapkan untuk kemajuan masyarakat dan daerah.

“Semoga dengan gelar yang baru saja diraih dapat menjadi modal yang baik untuk mewujudkan masyarakat Teluk Bintuni yang damai, maju, produktif, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Hadir dan menyaksikan sidang ujian terbuka promosi Doktor ini, Istri dan anak serta keluarga besar Petrus Kasihiw, pimpinan OPD juga Anggota DPR Papua Barat Dapil Teluk Bintuni.

Sumber: Koreri.com,23 April 2024

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Tak Wajib Publikasi di Jurnal Scopus, Berapa Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen untuk Angka Kredit?
Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia
Siap Diuji Coba, Begini Cara Kerja Internet Starlink di IKN
Riset Kulit Jeruk untuk Kanker & Tumor, Alumnus Sarjana Terapan Undip Dapat 3 Paten
Ramai soal Lulusan S2 Disebut Susah Dapat Kerja, Ini Kata Kemenaker
Kemendikbudristek Kirim 17 Rektor PTN untuk Ikut Pelatihan di Korsel
Ini Beda Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Versi Jepang dan Cina
Soal Polemik Publikasi Ilmiah, Kumba Digdowiseiso Minta Semua Pihak Objektif
Berita ini 6 kali dibaca

Informasi terkait

Rabu, 24 April 2024 - 16:17 WIB

Tak Wajib Publikasi di Jurnal Scopus, Berapa Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen untuk Angka Kredit?

Rabu, 24 April 2024 - 16:13 WIB

Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia

Rabu, 24 April 2024 - 16:09 WIB

Siap Diuji Coba, Begini Cara Kerja Internet Starlink di IKN

Rabu, 24 April 2024 - 13:24 WIB

Riset Kulit Jeruk untuk Kanker & Tumor, Alumnus Sarjana Terapan Undip Dapat 3 Paten

Rabu, 24 April 2024 - 13:20 WIB

Ramai soal Lulusan S2 Disebut Susah Dapat Kerja, Ini Kata Kemenaker

Rabu, 24 April 2024 - 13:06 WIB

Kemendikbudristek Kirim 17 Rektor PTN untuk Ikut Pelatihan di Korsel

Rabu, 24 April 2024 - 13:01 WIB

Ini Beda Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Versi Jepang dan Cina

Rabu, 24 April 2024 - 12:57 WIB

Soal Polemik Publikasi Ilmiah, Kumba Digdowiseiso Minta Semua Pihak Objektif

Berita Terbaru

Tim Gamaforce Universitas Gadjah Mada menerbangkan karya mereka yang memenangi Kontes Robot Terbang Indonesia di Lapangan Pancasila UGM, Yogyakarta, Jumat (7/12/2018). Tim yang terdiri dari mahasiswa UGM dari berbagai jurusan itu dibentuk tahun 2013 dan menjadi wadah pengembangan kemampuan para anggotanya dalam pengembangan teknologi robot terbang.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
07-12-2018

Berita

Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia

Rabu, 24 Apr 2024 - 16:13 WIB