Masih Muda tetapi Beruban Pertanda Stres

- Editor

Jumat, 24 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stres mempercepat memutihnya rambut. Hal itu terungkap dalam hasil riset yang dipublikasikan jurnal Nature, 23 Januari 2020. Ya-Chieh Hsu, ahli biologi sel punca Universitas Harvard, dan tim menemukan, prosesnya dimulai dengan sistem saraf simpatik, yang mengatur semua proses penting tubuh antara lain detak jantung.

Stres menyebabkan sistem saraf memompa keluar hormon yang menyapu sel punca yang dipakai untuk membuat pigmen rambut sehingga rambut beruban. Peneliti menemukan itu dengan mengukur efek stres pada perubahan warna rambut tikus. Hewan itu dibuat tertekan beberapa hari melalui tempat tidur lembab, perubahan penerangan yang cepat, atau kandang yang dimiringkan. “Stres mendorong hilangnya sel induk melanosit yang penting dalam regenerasi pigmen rambut,” kata Hsu. (AIK)

Sumber: Kompas, 24 januari 2020

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi terkait

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon
Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam
Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026
Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026
Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026
Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya
Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Berita ini 26 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026

Berita Terbaru

Artikel

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:26 WIB