Hari ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan bertemu dengan para ilmuwan Indonesia yang tergabung dalam Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Dewan Riset Nasional (DRN), dan Tim Inovasi 2025 di Puspiptek, Serpong. Di tengah hiruk-pikuk permasalahan yang melilit, boleh jadi ini bisa menjadi momen langka yang penting karena betapa pun menyerapnya urusan politik, di luar itu bangsa masih punya urusan lain yang tidak kalah penting, yang harus dipikirkan pula oleh pimpinan nasional.
Read the full story »
Teriakan Penumpang Menjelang Ajal Terbawa Mimpi
Mimpi Indonesia untuk memiliki laboratorium pembaca kotak hitam (blackbox) pesawat terkabulkan pada 17 Agustus 2009. Kini Indonesia tak perlu lagi mengirimkan blackbox ke Australia, Amerika Serikat, atau Singapura. Sayang, baru satu orang yang bisa mengoperasikan peralatan canggih itu. Yakni, Nugroho Budi.
Judul di atas dipungut dari usul Dr Karlina Supelli, yang disampaikan dalam diskusi buku Menjadi Bangsa Terdidik, Menurut Soedjatmoko dan buku Asia di Mata Soedjatmoko di Balai Soedjatmoko, Solo, 11 Januari 2010. Tampil bersama Prof Dr Mohtar Mas’oed, Karlina usul judul buku Menjadi Bangsa Terdidik diganti Menjadi Bangsa Pembelajar.
Tanpa Diterangkan, Masuk Kelas Langsung Kerjakan Soal
Indonesia memiliki banyak anak genius. Beberapa di antaranya berhasil dikumpulkan dalam sebuah program khusus, Kelas Super di SMAN 3 Jakarta. Kelas ini berisi sekumpulan remaja dengan tingkat intelligence quotient (IQ) di atas 140. Benar-benar super.
Bermula dari Dahlan, agar Cangkok Hati Lebih Terjangkau
Impian RSUD dr Soetomo Surabaya untuk menjadi pusat transplantasi liver segera terwujud. Pekan lalu tim dokter dan perawat rumah sakit pendidikan itu belajar ke pusat transplantasi liver terbesar di dunia, OOTC, di Tianjin, Tiongkok. Apa saja yang dipelajari dan bagaimana suasana belajarnya? Inilah catatan wartawan Jawa Pos, Nany Wijaya yang mendampingi tim tersebut.
Achmad baiquni, dirjen batan, ahli fisika atom yang pertama di indonesia. (tk)
BILA ada orang yang bisa menjelaskan ilmu fisika modern dengan gampang dalam waktu tiga jam kuliah, itulah Prof. Dr. Achmad Baiquni, direktur jenderal Batan (Badan Tenaga Atom Nasional). Tentu, itu bukan karena gaya bicaranya yang perlahan-lahan, dengan suara baritonnya yang enak didengar. Menurut beberapa orang yang dekat dengan guru besar ini, Baiquni memang cemerlang …
Ya, di satu sisi, sulit membayangkan hidup tanpa mesin anjungan tunai mandiri (automated teller machine/ATM). Seperti dikenang kembali oleh kontributor eHow.com, Tom O’Connell, dulu—sebelum ATM digunakan luas—nasabah bank harus antre untuk menarik uang belanja. Ada permen yang bisa diambil setelah transaksi usai, ya, hitung-hitung sekadar kompensasi kecil setelah lama menunggu.