Home / Sejarah Universitas / UNS Diminta Berani Mendisrupsi Diri Sendiri

UNS Diminta Berani Mendisrupsi Diri Sendiri

Dies Natalis Ke-45 UNS

Presiden Jokowi berpesan agar UNS di usianya yang ke-45 tahun terus berkreasi dan berinovasi supaya dapat menghadapi tantangan zaman. UNS diminta melepas rutinitas dan mengembangkan pendidikan tinggi dengan cara baru.

TANGKAPAN LAYAR AKUN RESMI UNS DI KANAL YOUTUBE—Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta, Jamal Wiwoho memberikan laporan dalam sidang terbuka senat akademik dalam rangka Dies Natalis Ke-45 UNS, Jumat (12/3/2021).

Memasuki usia yang ke-45 tahun, Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta, diharapkan berani melepaskan diri dari rutinitas dan mengembangkan pendidikan tinggi dengan cara baru. Dengan demikian, UNS akan mampu menghadapi perubahan global dan tantangan zaman.

Pesan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sidang terbuka senat akademik dalam rangka Dies Natalis Ke-45 UNS, Jumat (12/3/2021). Dalam sidang yang diselenggarakan secara luring dan daring ini, Presiden menegaskan, kecepatan, kreativitas, dan inovasi adalah kunci untuk memenangi kompetisi di dunia yang berubah sangat cepat sekarang ini.

Oleh karena itu, rutinitas dan cara kerja yang biasa saja perlu ditinggalkan. Apalagi, pandemi Covid-19 memaksa semua untuk mengembangkan cara-cara baru.

Presiden mencontohkan, dulu digitalisasi sangat sulit diperkenalkan. Sekarang, semua institusi harus menerapkannya. Imbasnya, ukuran kinerja, cara penganggaran, ataupun program-program kerja baru harus diperkenalkan.

Untuk pelaku start up, cara kerja baru ini sudah sejak awal diterapkan. Namun, untuk institusi yang berusia puluhan tahun, Presiden mengatakan, sering kali tidak mudah memperkenalkan cara-cara baru ini. ”Padahal, tanpa berani mendisrupsi diri, kita akan didisrupsi zaman yang sedang berubah dengan sangat cepat,” ujarnya.

Presiden meyakini, UNS yang kini berusia 45 tahun commit untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan zaman serta melahirkan lulusan yang dibutuhkan di masa depan. Perubahan program studi, kurikulum, dan karakter dosen pun akan diperlukan untuk mendukung hal ini.

”Pengalaman panjang UNS 45 tahun ditantang untuk berubah. Selamat berkreasi dan berinovasi dalam menghasilkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta talenta-talenta untuk menjawab tantangan kemanusiaan dan kemajuan bangsa,” tutur Presiden.

Sementara Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam ucapan selamatnya mendorong UNS agar terus menjadi mitra pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

”Saya mendorong sivitas akademika UNS untuk terus berkarya secara kreatif dan inovatif dalam memberikan peran nyata bagi bangsa dan negara, terutama untuk menjadi mitra pemerintah dalam mengupayakan penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” tuturnya.

UNS berstatus perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) per 6 Oktober 2020. Presiden Jokowi menetapkannya melalui Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2020.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam sambutannya menilai, pemberian status PTNBH ini memberi keleluasaan pengelolaan yang lebih otonom, fleksibel, dan adaptif dalam menghadapi perubahan dan tantangan global.

Menuju PT berkelas dunia
Rektor UNS Jamal Wiwoho dalam laporannya menyebutkan, setelah ditetapkan sebagai PTNBH, transisi yang biasanya ditempuh dua setengah tahun telah diselesaikan dalam dua setengah bulan. Semua organ, seperti majelis wali amanah, senat akademik, dan dewan profesor, telah terbentuk.

Aturan yang sekaligus mengikuti arahan untuk mengurangi jabatan struktural juga sudah diterapkan. Setidaknya 25 jabatan kepala bagian (eselon 3) dan 110 jabatan kepala subbagian (eselon 4) sudah dialihkan menjadi jabatan fungsional.

Jamal juga meyakinkan, UNS bersemangat untuk berkontribusi mengatasi pandemi Covid-19, menerapkan merdeka belajar, serta mendorong hilirisasi inovasi.

Untuk menangani Covid-19, beberapa inovasi yang dilahirkan UNS adalah ventilator, alat pelindung diri yang disebut SUNS Proque atau Surgeons of UNS Protective Equipment, kursi roda elektrik, terapi plasma aferesis, dan Curcuma Pro.

Selain ikut menyumbangkan pendapatan bagi warga yang kesulitan ekonomi akibat pandemi, kampus juga menyediakan bantuan paket data kepada mahasiswa yang memerlukan untuk pembelajaran daring. Mahasiswa yang kesulitan keuangan pun, lanjut Jamal, diberi keringanan dan pembebasan uang kuliah tunggal (UKT). Tahun 2021 ini, total bantuan yang dialokasikan mencapai Rp 37,7 miliar untuk 9.752 mahasiswa.

UNS juga terus melangkah menuju perguruan tinggi berkelas dunia. Tahun ini, UNS berada di peringkat kedelapan di antara perguruan tinggi di Indonesia versi 4 International Colleges and Universities (4ICU). Terdapat kenaikan peringkat karena pada Januari 2020 UNS masih berada di urutan ke-23.

Dari ranking Webometrics tahun 2021, UNS menduduki peringkat kesepuluh dari semua perguruan tinggi di Indonesia. Adapun pada Agustus 2020, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi memasukkan UNS sebagai kluster satu perguruan tinggi terbaik se-Indonesia dengan urutan kesebelas.

Pada tahun ini, lanjut Jamal, 1.283 artikel terindeks Scopus. Sebanyak 50 persen dari artikel tersebut adalah artikel yang dipublikasikan jurnal internasional. Hal ini akan terus ditingkatkan pada tahun mendatang. UNS juga telah memiliki 777 kekayaan intelektual, baik hak cipta maupun paten. Ke depan, ujarnya, kebijakan UNS akan terus mendorong prestasi UNS ke tingkat internasional.

Dalam sidang terbuka yang dibuka oleh Ketua Senat Akademik UNS Adi Sulistiyono ini, hadir pula Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto selaku Ketua Majelis Wali Amanat UNS, Ketua Dewan Profesor UNS Suranto, dan Robert F Engel dari New York University Stem School of Business.

Oleh NINA SUSILO

Editor: SUSANA RITA KUMALASANTI

Sumber: Kompas, 12 Maret 2021

Share
%d blogger menyukai ini: