SBMPTN; Berjalan Lancar meski Ditemukan Kecurangan

- Editor

Rabu, 1 Juni 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri, Selasa (31/5), secara umum berjalan lancar. Meski demikian, seleksi yang diikuti 721.314 peserta itu tak luput dari kecurangan.

Panitia SBMPTN di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan, memergoki seorang peserta berinsial U (18) menggunakan kunci jawaban yang dipasok oleh “joki”. Kepala Humas dan Protokol Unhas Dahlan Abubakar mengatakan, U tertangkap oleh pengawas yang curiga dengan gerak-geriknya. “Saat peserta lain sibuk mengerjakan soal, dia terlihat tidak mengerjakan soal,” katanya.

Saat diteliti lebih jauh oleh pengawas ujian, Dahlan mengatakan, ditemukan telepon seluler yang disembunyikan U. Telepon seluler itu digunakan untuk berkomunikasi dengan “joki” yang memasok kunci jawaban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini sudah ditangani kepolisian setempat. Dari pemeriksaan petugas, U mengaku membayar Rp 50 juta kepada kelompok joki yang disebutkannya berjumlah delapan orang. “Total bayaran untuk kelompok joki itu dikatakan U Rp 250 juta. Sisanya akan dibayarkan saat ia lulus,” ujar Dahlan.

SBMPTN yang digelar di Unhas tahun ini diikuti oleh 26.033 peserta atau meningkat dari tahun lalu yang sebanyak 25.995 peserta. Para peserta memperebutkan 1.541 kursi yang tersedia untuk jalur SBMPTN di berbagai jurusan.

Pidanakan
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek dan Dikti) Muhammad Nasir mengatakan, pemerintah akan memidanakan joki dan pembocor soal pada SBMPTN. Terlebih, dua persoalan ini selalu menjadi perhatian utama penyelenggaraan SBMPTN setiap tahunnya.

“Jika ada joki atau pembocor soal, tangkap dan pidanakan karena termasuk membongkar rahasia negara,” ujarnya saat memantau langsung pelaksanaan SBMPTN di Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, Selasa.

M Nasir menginstruksikan untuk segera menangkap joki yang beraksi di lokasi ujian dan menyerahkannya ke polisi.

Secara nasional, belum ada laporan kebocoran soal ataupun joki yang ditangkap dari masing-masing panitia lokal. Ketua Panitia SNMPTN/SBMPTN 2016 Rochmat Wahab menjelaskan, jumlah pendaftar SBMPTN tahun ini mencapai 721.314 orang. Mereka terdiri dari 596.919 peserta non-Bidik Misi dan 124.395 peserta Bidik Misi. Peserta SBMPTN akan memperebutkan 98.296 kursi di 78 PTN.

Pelaksanaan SBMPTN di Universitas Negeri Jakarta juga berjalan lancar. Corporate Secretary of Public Relation UNJ Khrisnamurti mengatakan, tahun ini, UNJ menyediakan sekitar 5.200 kuota mahasiswa baru. Jumlah kursi yang disediakan menurun dibandingkan dengan tahun lalu yang sebanyak 5.485.

Sementara itu, pelaksanaan SBMPTN di sejumlah kota lainnya juga lancar, termasuk di Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Jawa Tengah; di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh; Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat; dan Universitas Cenderawasih, Jayapura, Papua.

Kegiatan SBMPTN di Jayapura berlangsung di tengah pengamanan ratusan aparat TNI/Polri. Kegiatan ini diikuti sebanyak 3.909 peserta.

Kapolres Kota Jayapura Ajun Komisaris Besar Jermias Rontini menyatakan, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya unjuk rasa dari Komite Nasional Papua Barat.(C11/FLO/RWN/ENG/AIN/GRE/ZAK)
——————-
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 1 Juni 2016, di halaman 12 dengan judul “Berjalan Lancar meski Ditemukan Kecurangan”.

Informasi terkait

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi
Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia
Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern
Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan
Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026
Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?
Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM
Langkah Strategis BYD dan Visi Haryadi Kaimuddin untuk Menuju Kemandirian Energi Indonesia
Berita ini 15 kali dibaca

Informasi terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:11 WIB

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:40 WIB

Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026

Berita Terbaru

Artikel

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Artikel

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB