Home / Berita / Santa Ursula Jakarta Rayakan Hari Jadi ke-160

Santa Ursula Jakarta Rayakan Hari Jadi ke-160

Tahun ini, sekolah Santa Ursula di Jalan Pos, Jakarta Pusat, genap berusia 160 tahun. Sekolah yang didirikan 18 Januari 1859 itu tercatat sebagai salah satu sekolah yang memiliki disiplin tinggi.

Sekolah Santa Ursula di Jalan Pos didirikan oleh para suster Ursulin di Indonesia. Ordo Santa Ursula (OSU) berasal dari Eropa dan mulai berkarya di Indonesia sejak 7 Februari 1856.

Sampai tahun 2019, ada 13 yayasan yang dikelola oleh para Suster Ursulin. Yayasan-yayasan tersebut menaungi sekolah-sekolah dari jenjang TB/TK (Taman Bermain/Taman Kanak-kanak) hingga SMA (Sekolah Menengah Atas) di Jawa maupun Luar Jawa.

Aspek kedisplinan menjadi salah satu keunggulan sekolah di bawah naungan OSU. Hal ini juga dibenarkan oleh para guru yang mengajar di sekolah Santa Ursula Jalan Pos, dalam video bertajuk “Santa Ursula di Mata Guru-guru” yang diunggah ke Youtube oleh panitia perayaan 160 tahun Santa Ursula.

Putri Santa Ursula Marcing Brass
SMA Santa Ursula Jakarta
Kompas/Priyombodo(PRI)
06-01-2007

KOMPAS/PRIYOMBODO–Putri Santa Ursula Marcing Brass SMA Santa Ursula Jakarta saat tampil dalam Grand Prix Marching Band (GPMB) XXII di Istora Senayan, 12 Januari 2007.

Pembentukan pola disiplin itu dilakukan mulai dari guru. “Pertama kali masuk ke Santa Ursula, Ibu sudah diingatkan agar kita pasang kuda-kuda supaya anak-anak punya rasa takut, segan, dan disiplin,” kata Christine Subur, guru SMP Santa Ursula yang sudah mengajar di sekolah itu sejak tahun 1976.

Hal senada disampaikan Muljati Budiman, guru SMP Santa Ursula. “Agar mereka lebih sadar akan tanggung jawabnya. Karena kalau nggak diingatkan, nggak ditegur, nggak dimarahi, mereka lupa akan tanggung jawabnya dan bisa seenaknya sendiri,” ujar dia.

KOMPAS/KARTONO RYADI–HUT ke-125 keluarga besar Santa Ursula, 18 Januari 1984. Upacara HUT diawali dengan misa ekaristi yang dilanjutkan dengan resepsi sederhana.

Sejumlah kegiatan juga diikuti oleh sekolah ini. Salah satunya grand prix marching band (GPMB). Dalam ulasan Kompas, 12 Januari 2007, misalnya, kelompok yang beken dengan nama Putri Santa Ursula Marching Brass (PSUMB) ini mengusung tema “West Side Story”. Kerja keras 1,5 tahun membawa PSUMB meraih Juara II GPMB XXII.

Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler lain juga ditawarkan sekolah ini, termasuk bela diri aikido.

KOMPAS/ RADITYA HELABUMI–Meski baru pertama kali diajarkan di sekolah, banyak siswa SMA Santa Ursula Jakarta yang mengikuti ekstrakurikuler aikido.

KOMPAS/ AYU SULISTYOWATI–Anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) Santa Ursula, Jakarta, berbaris membeli perangko untuk kartu Natal di Kantor Pos Besar, Jakarta. Mereka dipandu gurunya agar tertib dan antre. Gambar diambil hari Jumat (12/12/2003).

160 tahun
Terkait peringatan 160 tahun karya Suster OSU dan sekolah Santa Ursula, sejumlah kegiatan bakal digelar tahun ini. Mengusung tema “Celebrate & Elevate”, Komunitas Santa Ursula yang terdiri dari Yayasan Satya Bhakti, guru dan karyawan, siswa, orang tua siswa, Ikatan Alumni Santa Ursula Jalan Pos Jakarta (INI SANUR POSTA – ISP) menyelenggarakan Perayaan Ekaristi Syukur pada Jumat (18/12019), Homecoming pada Sabtu (19/1/2019), dan Family Day hari Minggu (20/1/2019).

Ketua Panitia Homecoming & Family Day 2019 Efika Rosemary, Selasa (15/1/2019), menjelaskan, homecoming ditujukan untuk semua alumni Sekolah Santa Ursula Jalan Pos, baik TK, SD, SMP, maupun SMA. Acaranya mulai dari bazar, penampilan PSUMB, SMP Santa Ursula Mini Orchestra, pertunjukan para alumni, fashion show, ditutup dengan penampilan band Maliq & D’Essentials.

Sementara itu, Family Day menyasar semua elemen Sekolah Santa Ursula Jalan Pos, baik guru, karyawan, para siswa, orang tua murid, yayasan, serta para alumni. Selain bazar yang sudah ada sejak sehari sebelumnya, Family Day akan diisi dengan berbagai perlombaan untuk siswa dari tingkat TK sampai SMA dan penampilan seni dari beberapa siswa.

Efika mengatakan, rangkaian acara ini diharapkan tidak sekadar merayakan perjalanan Biara dan Sekolah Santa Ursula selama 160 tahun berkarya, tetapi juga dapat terus memberikan sumbangan positif dan meningkatkan kualitas pendidikan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Oleh AGNES RITA SULISTYAWATY

Sumber: Kompas, 15 Januari 2019

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

%d blogger menyukai ini: