Home / Berita / Pemerintah Dorong Daerah Tumbuhkan Riset Inovasi

Pemerintah Dorong Daerah Tumbuhkan Riset Inovasi

Melalui peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-24, pemerintah terus mendorong bertumbuh dan berkembangnya riset-riset inovatif dari daerah. Kemajuan teknologi informasi dimanfaatkan untuk membangun dan mengembangkan inovasi dengan tujuan membangun ekonomi nasional.

Hal itu ditegaskan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhamad Nasir dalam acara peluncuran peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-24 di Denpasar, Bali, Kamis (21/2/2019). Adapun puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-24 akan dilaksanakan di Denpasar, Bali, pada 10 Agustus 2019.

KOMPAS/COKORDA YUDISTIRA–Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhamad Nasir (tengah, kiri) bersama Gubernur Bali I Wayan Koster (tengah, kanan) berfoto bersama peserta apel peluncuran rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-24 di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Kamis (21/2/2019). Provinsi Bali menjadi tuan rumah peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-24 yang puncaknya dilaksanakan 10 Agustus 2019.

“Sejak (kepemimpinan) Presiden Joko Widodo, peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional mengikutkan semua inovasi daerah. Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional juga diselenggarakan di luar Jakarta,” kata Nasir ketika memberikan sambutan dalam acara peluncuran Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-24 di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, Denpasar.

KOMPAS/COKORDA YUDISTIRA–Provinsi Bali menjadi tuan rumah peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-24 yang puncaknya dilaksanakan 10 Agustus 2019. Menyambut pelaksanaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-24 pada Agustus mendatang, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhamad Nasir (ketiga dari kiri) bersama Gubernur Bali I Wayan Koster (keempat dari kiri) dan sejumlah undangan menekan tombol penanda diluncurkannya rangkaian kegiatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-24 di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Kamis (21/2/2019).

Dalam wawancara seusai memberikan sambutannya, Nasir menerangkan, pemerintah sudah menaikkan anggaran riset dan pengembangan dari Rp 1,7 triliun menjadi lebih dari Rp 25 triliun pada 2019. Pemerintah juga mendorong Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) di daerah bersinergi dengan perguruan tinggi dan lembaga pemerintah nonkementerian untuk mengembangkan riset di daerah.

Adapun Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Jumain Appe mengatakan, pemerintah juga mendorong kalangan industri di Tanah Air untuk lebih berperan dalam pengembangan riset sejalan dengan perkembangan industri. Menurut Jumain, pengembangan riset di Indonesia saat ini masih mengandalkan pemerintah.

“Industri agar ikut mengembangkan riset melalui unit-unit riset dan pengembangan,” kata Jumain. “Di negara-negara lain, 80 persen pengembangan riset dari industri. Sedangkan di Indonesia, 80 persen dari pemerintah,” ujar Jumain.

Dengan sinergi pemerintah, masyarakat, dan industri itu, ujar Jumain, diharapkan posisi Indonesia dalam Indeks Inovasi Global (Global Innovation Index/GGI) akan meningkat dari peringkat 86.

KOMPAS/COKORDA YUDISTIRA–Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhamad Nasir (kedua dari kiri) bersama Gubernur Bali I Wayan Koster (tengah) bersama-sama akan melepaskan poster peluncuran Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-24 di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Kamis (21/2/2019).

Terkait pelaksanaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-24 yang dipusatkan di Bali, Agustus mendatang, Jumain menyatakan Bali mewakili daerah yang mengembangkan industri kreatif berbasis teknologi. Sebagai daerah pariwisata, menurut Jumain, Bali menarik dan memiliki daya tarik yang mengundang kunjungan wisatawan dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Kami juga berharap pelaksanaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional di Bali juga menjadi pendorong pertumbuhan industri pariwisata berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi inovatif,” kata Jumain.

Gubernur Bali I Wayan Koster menyatakan pemerintah dan masyarakat Bali menyambut baik pelaksanaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-24 di Bali. Menurut Koster, Pemprov Bali juga mendukung pengembangan riset inovatif di daerah.

“Dalam rangka mendukung pengembangan riset inovatif, kami mencanangkan pemasangan 1.680 Wifi gratis di seluruh desa adat, destinasi wisata, SMA, dan SMK di Bali,” kata Koster. Penyediaan fasilitas internet itu, menurut Koster, untuk mendukung pengembangan potensi desa, termasuk untuk mempromosikan produk unggulan desa dan produk kerajinan lokal Bali. (COK)–COKORDA YUDISTIRA

Editor AGNES PANDIA

Sumber: Kompas, 21 Februari 2019

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

x

Check Also

Mahasiswa Universitas Brawijaya ”Sulap” Batok Kelapa Jadi Pestisida

Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang membantu masyarakat desa mengubah batok kelapa menjadi pestisida. Inovasi itu mengubah ...

%d blogger menyukai ini: