Mengenal Rosyida Wenindita Hanum, Lulusan FK UGM dengan IPK 4,00

- Editor

Senin, 29 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UGM Prof. Ova Emilia memberikan selamat kepada salah satu wisudawan peraih IPK 4,00, Rosyida Weninda Hanum dari FK-KMK UGM. Foto/Dok/UGM

Dalam pidatonya, Rektor UGM itu mengatakan rata-rata masa studi lulusan sarjana adalah 4 tahun 2 bulan. Namun, ada pula yang merampungkan kuliahnya lebih cepat.

Waktu tercepat dalam menyelesaikan pendidikan sarjana di UGM diraih oleh Luthfiana Nur Rofifah serta Marya Angelika Aventa Mese. Mereka yang berasal dari jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UGM ini mampu menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 4 bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, rata-rata usia lulusan program sarjana yaitu 22 tahun 6 bulan. Untuk lulusan termuda program sarjana diraih oleh Nur Nisrina Hanif Rida dari Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi UGM. Diketahui, Nur dapat menyelesaikan studinya di usia 19 tahun 10 bulan.

Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D, mewisuda 1.254 lulusan sarjana dan diploma IV UGM di Grha Sabha Pramana, Rabu (24/5/2023).

Selanjutnya, rata-rata IPK (indeks prestasi kumulatif) adalah 3,54. Salah satu peraih dengan IPK 4,00 adalah Rosyida Weninda Hanum dari jurusan Kedokteran Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.

Lalu siapa Rosyida Weninda Harum? Melansir akun LinkedIn miliknya, Rosyida menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas di SMAN 5 Surabaya. Pada 2019, ia melanjutkan pendidikan kedokteran UGM dan menamatkannya di 2023 dengan IPK 4,00.

Sejumlah kegiatan pernah diikutinya, seperti staf tim riset dan pengembangan CIMSA UGM pada November 2019-Juli 2021. Rosyida pun pernah menjabat sebagai staf tim proyek SCORP-CIMSA pada Agustus 2020-Juli 2021.

Di tengah kesibukan kuliah, Rosyida menjadi Asisten Pengajar Anatomi Departemen Anatomi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM.

Tika Vidya Utami

Sumber: Sindonews, Kamis, 25 Mei 2023

Informasi terkait

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon
Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam
Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026
Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026
Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026
Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya
Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Berita ini 93 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026

Berita Terbaru

Artikel

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:26 WIB