Home / Berita / Memperkenalkan Indonesia lewat Robot

Memperkenalkan Indonesia lewat Robot

Ada yang unik pada Indonesia Robotic Olympiad yang digelar di Jakarta, Sabtu (14/8/2010). Terdapat robot yang ingin memperkenalkan keunikan budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Contohnya robot berbentuk cendrawasih, ondel-ondel, jam gadang, komodo, monas dan masih banyak lainnya. Robot yang dibuat oleh tim Robotic Education Centre, Jakarta ini mengangkat tema “Tour the Indonesia”.

Menurut Anto, anggota Robotic Education Centre, tujuan pembuatan robot ini adalah ingin menunjukkan kepada dunia tentang ciri khas Indonesia jika mereka menang di tingkat nasional ini. “Lewat robot ini kita mau ngenalin Indonesia ke dunia kalau kita nanti menang dan dikirim ke Filipina,” ujarnya.

Pengerjaan robot-robot ini memakan waktu 2 bulan penuh. “Kita ngerjain dari nol itu selama 2 bulan,” ujar Anto.

Ide robot ini sendiri muncul tidak sengaja karena awalnya mereka hanya ingin membuat robot bentuk ondel-ondel yang mencirikan Indonesia. Namun karena dirasa kurang, mereka akhirnya membuat berbagai robot yang bercirikan Indonesia.

“Tadinya kita buat cuma ondel-ondel, tapi karena ini buat lomba kayaknya sayang kalau setengah-setengah jadi sekalian aja buat yang banyak, yang sesuai sama daerah-daerah di Indonesia,” ujar Anto.

Dalam lomba ini ada juga yang robot dalang yang memperagakan pertunjukkan wayang, bunga bangkai yang memperagakan bagaimana bunga tersebut tumbuh, rampak bedug yang memperagakan permainan bedug dan bentuk-bentuk lainnya.

Indonesia Robotic Olympiad merupakan ajang perlombaan membuat robot menggunakan mainan set LEGO. Kompetisi ini diadakan oleh Mikrobotik yang merupakan distributor tunggal LEGO di Indonesia. Pemenang dari kompetisi ini akan dikirim ke Filipina untuk bertanding di World Robotic Olympiad 2010.

Sumber: kompas.com, Sabtu, 14 Agustus 2010 | 14:25 WIB

Foto: Salah satu peserta Lomba Robotik di Jakarta, Sabtu (14/8/2010). REMIGUS SEPTIAN

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

x

Check Also

Ekuinoks September Tiba, Hari Tanpa Bayangan Kembali Terjadi

Matahari kembali tepat berada di atas garis khatulistiwa pada tanggal 21-24 September. Saat ini, semua ...

%d blogger menyukai ini: