Memperkenalkan Indonesia lewat Robot

- Editor

Sabtu, 14 Agustus 2010

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ada yang unik pada Indonesia Robotic Olympiad yang digelar di Jakarta, Sabtu (14/8/2010). Terdapat robot yang ingin memperkenalkan keunikan budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Contohnya robot berbentuk cendrawasih, ondel-ondel, jam gadang, komodo, monas dan masih banyak lainnya. Robot yang dibuat oleh tim Robotic Education Centre, Jakarta ini mengangkat tema “Tour the Indonesia”.

Menurut Anto, anggota Robotic Education Centre, tujuan pembuatan robot ini adalah ingin menunjukkan kepada dunia tentang ciri khas Indonesia jika mereka menang di tingkat nasional ini. “Lewat robot ini kita mau ngenalin Indonesia ke dunia kalau kita nanti menang dan dikirim ke Filipina,” ujarnya.

Pengerjaan robot-robot ini memakan waktu 2 bulan penuh. “Kita ngerjain dari nol itu selama 2 bulan,” ujar Anto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ide robot ini sendiri muncul tidak sengaja karena awalnya mereka hanya ingin membuat robot bentuk ondel-ondel yang mencirikan Indonesia. Namun karena dirasa kurang, mereka akhirnya membuat berbagai robot yang bercirikan Indonesia.

“Tadinya kita buat cuma ondel-ondel, tapi karena ini buat lomba kayaknya sayang kalau setengah-setengah jadi sekalian aja buat yang banyak, yang sesuai sama daerah-daerah di Indonesia,” ujar Anto.

Dalam lomba ini ada juga yang robot dalang yang memperagakan pertunjukkan wayang, bunga bangkai yang memperagakan bagaimana bunga tersebut tumbuh, rampak bedug yang memperagakan permainan bedug dan bentuk-bentuk lainnya.

Indonesia Robotic Olympiad merupakan ajang perlombaan membuat robot menggunakan mainan set LEGO. Kompetisi ini diadakan oleh Mikrobotik yang merupakan distributor tunggal LEGO di Indonesia. Pemenang dari kompetisi ini akan dikirim ke Filipina untuk bertanding di World Robotic Olympiad 2010.

Sumber: kompas.com, Sabtu, 14 Agustus 2010 | 14:25 WIB

Foto: Salah satu peserta Lomba Robotik di Jakarta, Sabtu (14/8/2010). REMIGUS SEPTIAN

Informasi terkait

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon
Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam
Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026
Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026
Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026
Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya
Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Berita ini 32 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026

Berita Terbaru

Artikel

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:26 WIB