Tiga Siswa SD Sukses Ciptakan Robot Bola

- Editor

Senin, 14 Mei 2012

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ada satu penampilan lucu yang ditampilkan tiga siswa dari SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo dalam “theater robot’ di UMM Dome, Sabtu (12/5/2012) sore tadi .

Mereka menampilkan tiga robot otomatis bermain bola. Tiga robot itu diciptakan tiga siswa kelas V yakni Hilmi Teko (10), Fairuz Azhar (11), dan Muhammad Hafiz (11).

Ketiga robot itu diberinama NXT. Dua robot berperan sebagai penendang dan satunya sebagai penjaga gawang. Mereka pun menamakan timnya dengan sebutan ‘lego teater’.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di atas panggung, ribuan mata penonton memperhatikan gaya mereka menjalankan tiga robotnya itu. Berkostum pemain sepak bola, ketiganya turut menginstruksikan masing-maing robot untuk menendang dan menangkap bola dengan diringi lagu Garuda di Dadaku

Dengan gayanya yang lucu, penonton pun tertawa terbahak-bahak. Apalagi, robot penjaga gawang sempat macet Karena kehabisan bateray

Usai menampilkan atraksi selama kurang lebih 10 menit, mereka menceritakan pengalamanya membuat robot.

“Semenjak diinformasikan ada lomba robot, kami latihan terus, mulai dari merakit dan memprogram. Dari situ membuat robot sudah menjadi hal biasa,” ujar Hilmi.

Dibantu seorang guru pembimbing, mereka menilai membuat robot memang susah, apalagi ketika mereka harus memasukkan kode-kode dalam pemograman itu.

“Sering sekali gagal, namun kami berusaha terus sampai akhirnya berhasil menciptakan tiga robot ini,” tambah Fairuz.

Apabila besar kelak, mereka ingin terus berada dalam jalur robot ini. Meski sulit, mereka menganggap merakit robot adalah hal yang sangat mengasyikkan.

“Suatu saat kami ingin membuat robot pemain bola yang paling besar,” ujar mereka bertiga.

Editor: Yulis Sulistyawan  |  Sumber: Surya
Sumber: Tribunnews.com – Sabtu, 12 Mei 2012 20:22 WIB

Informasi terkait

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Titik Temu di Ujung Semesta
Berita ini 28 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Jejak 100 Hari Pemburu Kayu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB

Artikel

Jejak 100 Hari Pemburu Kayu

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:30 WIB