Kontes Robot; Tim UGM Dominasi Lomba

- Editor

Senin, 17 Mei 2010

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim robot Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mendominasi lomba Kontes Robot Indonesia dan Kontes Robot Cerdas Indonesia 2010 Regional III. Dari lima kategori, tim robot UGM menjuarai tiga kategori.

Tiga kategori itu adalah Kontes Robot Indonesia (KRI) dengan robot ”Garuda”, kategori robot beroda divisi Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) dengan ”Ironfire”, dan kategori robot berkaki divisi KRCI dengan ”Grafika02”.

Kontes Robot Indonesia/Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRI/KRCI) Regional III berlangsung di Gedung Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (15/5). Kompetisi diikuti 62 tim dari 27 perguruan tinggi se-DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Kalimantan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada ajang itu, tim robot UGM juga menerima penghargaan khusus, yaitu desain dan strategi terbaik di divisi KRI serta strategi terbaik di KRCI dan KRCI Battle. Adapun tuan rumah UNY menjuarai divisi KRCI Kategori Battle dengan robot Al-’Aadiyaat. UNY juga menerima penghargaan desain dan inovasi terbaik di KRI dan KRCI Battle.

Bersama lima tim pemenang lainnya, tim robot UGM maju dalam KRI/KRCI 2010 Nasional, 19-20 Juni di Universitas Muhammadiyah Malang. Pada divisi KRI, tim Garuda UGM maju ke tingkat nasional bersama juara kedua, tim In The Moesty dari Politeknik Banjarmasin dan tim Roro Jonggrang 2010 dari Universitas Diponegoro Semarang.

”Juara nasional KRI/KRCI 2010 akan di fasilitasi bertanding di kontes robot internasional di Mesir, Agustus mendatang,” kata Direktur Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Ditjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional Suryo Hapsoro Tri Utomo. (IRE)

Sumber: Kompas, 17 Mei 2010

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern
Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan
Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026
Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?
Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM
Langkah Strategis BYD dan Visi Haryadi Kaimuddin untuk Menuju Kemandirian Energi Indonesia
Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi
Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Berita ini 6 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:11 WIB

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:40 WIB

Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:29 WIB

Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?

Kamis, 30 April 2026 - 08:24 WIB

Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM

Berita Terbaru