Kadar Kolesterol Naik 20 Persen Selama Liburan Natal

- Editor

Selasa, 1 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah besar makanan Natal meningkatkan kadar kolesterol di Denmark. Tepat setelah liburan Natal, levelnya 20 persen lebih tinggi daripada saat musim panas. Kenaikan kadar kolesterol penduduk Denmark itu kemungkinan berasal dari mentega dan krim dalam makanan Natal.

ADITYA DIVERANTA UNTUK KOMPAS–Warga menerima jamuan makan siang dari Komunitas Sant’Egidio, dalam perayaan Natal di Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Selasa (25/12/2018). Peningkatan kolesterol terjadi setelah liburan Natal.

Penelitian berjudul “Liburan Natal Segera Diikuti Oleh Periode Hiperkolesterolemia” itu dimuat dalam jurnal Atherosclerosis, yang juga dipublikasikan sciencedaily.com 28 Desember 2018. Penelitian dilakukan oleh para peneliti dari Departemen Biokimia Klinis di Rumah Sakit Universitas Kopenhagen dan Departemen Kedokteran Klinis, Universitas Kopenhagen, Denmark.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelitian terhadap 25.000 orang Denmark itu menunjukkan bahwa risiko peningkatan kolesterol adalah enam kali lebih tinggi setelah liburan Natal.

“Studi kami menunjukkan indikasi kuat bahwa kadar kolesterol dipengaruhi oleh makanan berlemak yang kita konsumsi saat merayakan Natal. Fakta bahwa begitu banyak orang memiliki kadar kolesterol tinggi langsung setelah liburan Natal sangat mengejutkan,” kata Anne Langsted, peneliti di Rumah Sakit Universitas Kopenhagen.

Kadar kolesterol sembilan dari sepuluh orang yang berpartisipasi dalam Studi Populasi Umum Kopenhagen meningkat setelah Natal. Orang yang sudah memiliki kolesterol tinggi mungkin harus lebih waspada terhadap kadar kolesterol mereka selama liburan Natal.

KOMPAS/WAWAN H PRABOWO–Masyarakat mengikuti kegiatan Makan Siang Natal Bersama di Seminari Wacana Bhakti, Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (25/12/2018).

“Untuk individu, ini bisa berarti bahwa jika kadar kolesterol mereka tinggi langsung setelah Natal, mereka dapat mempertimbangkan untuk menjalani tes lain pada akhir tahun ini. Penting untuk mengetahui hal ini, baik bagi dokter yang merawat kolesterol tinggi dan mereka yang ingin menjaga kadar kolesterol mereka turun,” kata Signe Vedel-Krogh, peneliti lain dari Rumah Sakit Universitas Kopenhagen.

Jika Anda memiliki terlalu banyak kolesterol dalam darah Anda, arteri Anda bisa menjadi rusak dan ada risiko lebih besar terkena serangan jantung dan stroke. Serangan jantung dan stroke adalah yang membunuh sebagian besar orang di seluruh dunia.

KOMPAS/M NASIR–Pelayanan pemeriksaan jantung dan gula darah serta kolesterol gratis dalam rangka Hari Pers Nasional di Kota Padang, Sumatera Barat, beberapa waktu lalu.

Penelitian di Denmark ini menarik jika juga diterapkan di Indonesia. Jika di negara-negara Eropa Natal adalah hari raya besar bagi sebagian besar penduduknya, di Indonesia Lebaran adalah hari raya besar sebagian besar penduduk. Tampaknya kadar kolesterol perlu diteliti setelah penduduk Indonesia mudik Lebaran.–SUBUR TJAHJONO

Sumber: Kompas, 29 Desember 2018

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern
Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan
Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026
Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?
Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM
Langkah Strategis BYD dan Visi Haryadi Kaimuddin untuk Menuju Kemandirian Energi Indonesia
Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi
Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Berita ini 6 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:11 WIB

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:40 WIB

Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:29 WIB

Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?

Kamis, 30 April 2026 - 08:24 WIB

Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM

Berita Terbaru