Doktor HC untuk Hiramatsu

- Editor

Rabu, 1 Desember 2010

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bhinneka Tunggal Ika dapat menjadi teladan sekaligus menginspirasi mahasiswa Jepang yang berada di Indonesia. Falsafah yang melandasi hubungan bernegara di Indonesia ini juga bisa menjadi salah satu pokok pikir perdamaian.

”Banyak peserta program East Asia Student Encounter (dari Jepang) yang terlibat aktivitas lembaga internasional. Mereka terinspirasi dari pokok pikiran itu (Bhinneka Tunggal Ika) sehingga diharapkan bisa berkontribusi terhadap dunia yang lebih damai,” tutur Kazuo Hiramatsu PhD dalam orasi ilmiah penganugerahan Doktor Honoris Causa dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Selasa (30/11).

Kazuo Hiramatsu merupakan guru besar di bidang akuntansi dari Kwansei Gakuin University (KGU) Jepang. Ia sempat menjabat sebagai Presiden KGU pada tahun 2002-2008. Hiramatsu dianugerahi gelar doktor honoris causa di bidang humaniora sekaligus merupakan gelar doktor kehormatan pertama yang dikeluarkan UKSW yang diserahkan bersamaan dengan Dies Natalis Ke-54 UKSW.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor UKSW Prof John Titaley menuturkan, gelar tersebut diberikan karena Hiramatsu dinilai orang yang berkaliber internasional lewat kiprahnya sebagai wakil presiden organisasi akuntansi terbesar di dunia. Namun, ia tetap memberi perhatian terhadap perkembangan pendidikan di negara berkembang, seperti Indonesia.

Selain itu, Hiramatsu juga dinilai berjasa membangun hubungan kerja sama antara UKSW dan KGU sekaligus banyak terlibat dalam mendorong perdamaian. Salah satunya program East Asia Student Encounter (EASE) antara mahasiswa KGU dan UKSW yang sudah memasuki tahun ke-33.

Program pertukaran

Program pertukaran tersebut berlangsung bergantian, yakni pada tahun ganjil mahasiswa KGU yang mendatangi UKSW, sedangkan tahun genap sebaliknya. Mereka mendiskusikan isu tertentu, termasuk mengunjung beberapa lokasi yang bisa mendukung pembahasan tema yang diangkat.

”Program EASE itu selalu mengangkat tema besar mengenai perdamaian dan harmoni,” ujar Titaley.

Hiramatsu, seusai penganugerahan itu, mengaku akan terus mendorong perdamaian seperti yang dilakukan di KGU.

Dia juga mengaku mendorong studi pemulihan pascabencana di KGU, termasuk memberi sumbangsih lewat penelitian bersama di Indonesia, terhadap beberapa kasus bencana alam, seperti tsunami di Aceh maupun Gunung Merapi di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. (GAL)

Sumber: Kompas, Rabu, 1 Desember 2010 | 04:38 WIB

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?
Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan
Gen, Data, dan Wahyu
Bobibos: Api Kecil dari Sebuah Gudang Jerami
Biometrik dan AI, Tubuh dalam Cengkeraman Algoritma
Habibie Award: Api Intelektual yang Menyala di Tengah Bangsa
Berita ini 6 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 19:32 WIB

Galodo dan Ingatan Air

Senin, 29 Desember 2025 - 19:06 WIB

Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:41 WIB

Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:38 WIB

Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:02 WIB

Gen, Data, dan Wahyu

Berita Terbaru

Berita

Galodo dan Ingatan Air

Senin, 29 Des 2025 - 19:32 WIB

Artikel

Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri

Senin, 29 Des 2025 - 19:06 WIB

Artikel

Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?

Jumat, 26 Des 2025 - 11:41 WIB

Artikel

Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan

Jumat, 26 Des 2025 - 11:38 WIB

Artikel

Gen, Data, dan Wahyu

Jumat, 26 Des 2025 - 11:02 WIB