101 PTS Ditutup

- Editor

Jumat, 1 Juli 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak Sanggup Penuhi Syarat Layanan Pendidikan
Sebanyak 101 perguruan tinggi swasta yang sempat masuk dalam daftar pembinaan/nonaktif bersama 243 perguruan tinggi lainnya oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi akhirnya diputuskan untuk ditutup.

Perguruan tersebut dianggap tidak sanggup memenuhi berbagai syarat untuk membenahi layanan pendidikan kepada masyarakat.

Dalam acara jumpa awak media di Jakarta, Rabu (29/6) malam, bertajuk Pemaparan Kinerja Semester I Tahun 2006 di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Menristek dan Dikti Muhammad Nasir mengatakan, peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia harus jadi komitmen bersama penyelenggara perguruan tinggi negeri dan swasta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tindakan tegas dilakukan pemerintah terhadap institusi ataupun orang-orang yang berupaya melanggar ketentuan dalam upaya mewujudkan pendidikan tinggi bermutu yang dapat meningkatkan daya saing bangsa,” ujar Nasir.

Ia mencontohkan, di Universitas Negeri Manado yang melakukan pelanggaran dalam membuka kelas jauh, pihaknya sudah memberikan sanksi kepada tiga orang. Mereka diberhentikan dari jabatan fungsional.

Pemalsuan ijazah S-2 seorang dosen di PTN itu juga ditindak tegas. “Kami memberikan tindakan tegas kepada PTN dan PTS yang tidak memenuhi ketentuan untuk menjamin kualitas pendidikan tinggi,” kata Nasir.

Masih terus dibina
Direktur Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Patdono Suwignjo menjelaskan, pada tahun ini ada 243 PT yang awalnya dinonaktifkan di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT). Setelah diberi kesempatan menjalani pembinaan oleh tim yang dibentuk Kemristek dan Dikti, pada 29 Juni lalu ditetapkan 112 PTS sudah aktif kembali.

Sebanyak 15 PTS masih terus dibina oleh Kemristek dan Dikti, Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis), serta Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia. Sedangkan 15 PTS yang dibawahi Kementerian Agama belum diketahui kemajuannya.

“Ada 101 PTS yang ditutup. Sebagian besar dengan keputusan sendiri berkirim surat untuk mengajukan penutupan. Alasannya tidak sanggup untuk melanjutkan lagi penyelenggaraan PT sesuai dengan ketentuan,” tutur Patdono.

Dosen dan mahasiswa
Menurut Patdono, PT yang tidak dapat memenuhi rasio antara dosen dan mahasiswa yang sesuai dengan ketentuan juga akan ditindak tegas. PT yang rasio antara dosen dan mahasiswa 1 berbanding 100 atau lebih awalnya diberi kesempatan untuk berbenah hingga akhir 2015. Namun, gejala kekurangan dosen ternyata terjadi di PTN dan PTS sehingga diberi kelonggaran waktu hingga akhir Juni ini.

“Ada permintaan supaya tenggat diundur lagi, tapi kami tetap menetapkan akhir Juni. Setelah ini kami akan audit PT yang masih bermasalah soal rasio antara dosen dan mahasiswa. Jika dari hasil audit tidak menunjukkan tanda-tanda untuk memperbaiki diri, sanksi akan diberikan. Sebaliknya, yang berniat memperbaiki, termasuk dengan memanfaatkan kebijakan soal nomor induk dosen khusus, akan kami berikan kesempatan,” ujar Patdono.

Sesuai dengan ketentuan, rasio dosen dan mahasiswa untuk bidang Ilmu Pengetahuan Alam adalah 1 berbanding 30. Adapun untuk Ilmu Pengetahuan Sosial 1 berbanding 45.

Terkait nasib mahasiswa di PT yang ditutup, ujar Patdono, pihaknya meminta agar yayasan mengalihkan mahasiswa ke PTS terdekat. Kemristek dan Dikti juga turun tangan untuk bisa membantu peralihan mahasiswa yang terdata di PDPT agar dapat menyelesaikan studinya. (ELN)
————
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 1 Juli 2016, di halaman 12 dengan judul “101 PTS Ditutup”

Informasi terkait

Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Titik Temu di Ujung Semesta
Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains
Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern
Menyusuri Jejak Awal Semesta
Memahami Manusia dari Dua Jalan
Kosmologi Sebuah Upaya Memahami Kosmos dan Memahami Keberadaan
Berita ini 23 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:11 WIB

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:21 WIB

Padamnya Lentera Malam

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WIB

Titik Temu di Ujung Semesta

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:51 WIB

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Berita Terbaru

Artikel

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:11 WIB

Artikel

Padamnya Lentera Malam

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:21 WIB

Artikel

Titik Temu di Ujung Semesta

Senin, 22 Jun 2026 - 15:10 WIB

Artikel

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:56 WIB

Artikel

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:51 WIB