Prajurit TNI AU Ini Raih Juara Pertama Lomba Karya Cipta Teknologi 2015

- Editor

Minggu, 27 September 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AU kembali menyelenggarakan Lomba Karya Cipta Teknologi (KCT) tahun 2015 yang berlangung di Lanud Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, 16-18 September 2015.

Lomba ini diikuti oleh institusi militer, baik TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut maupun TNI Angkatan Udara termasuk PNS TNI dari tiga Angkatan.

Dalam kesempatan ini, Komandan Depo Pemeliharaan (Depohar) 40 TNI AU, Kolonel Lek. Hoseph Rizki P, S.T., S.IP sangat bangga atas keberhasilan prajuritnya. Pasalnya, Letda Lek. Yudha Aji Kharisma, yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Unit Bengkel Telepon Satuan Pemeliharaan (Kaunit Bengpon Sathar) 42 beserta timnya terpilih sebagai juara pertama untuk kategori Non Alutsista (Alat Utama Sistem Persenjataan). Dalam lomba ini, Letda Lek. Yudha Aji Kharisme beserta Tim mengangkat judul: KCT “Air Borne Data Packet Transmitter Depohar 40 pada Misi Pemotretan Udara”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan Mayor Lek Fachrurozi, S.T., yang menjabat Kepala Seksi Pemeliharaan Satuan Pemeliharaan (Sathar) 41 beserta tim meraih juara Harapan Tiga untuk kategori yang sama yakni Kategori Non Alutsista. Mayor Lek Fachrurozi beserta tim mengangkat judul: “Interface CW”.

Prestasi tersebut mendapat sambutan dari Komandan Depo Pemeliharaan (Depohar) 40 TNI AU, Kolonel Lek. Hoseph Rizki P, S.T., S.IP dengan menggelar apel khusus. Ia langsung bertindak selaku inspektur upacara penyambutan dan penghargaan kepada Letda Lek Yudha Aji Kharisma beserta tim yang telah meraih juara pertama dan Mayor Lek Fachrurozi, S.T., meraih juara harapan tiga pada lomba Karya Cipta Teknologi (KCT) 2015 untuk kategori Nonalutsista.

Apel khusus ini diikuti oleh seluruh personel Depohar 40 baik militer maupun PNS yang dilaksanakan di lapangan apel Depohar 40, Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dandepohar 40 dalam amanatnya menyampaikan rasa bangga kepada anggota Depohar 40 yang telah berprestasi dalam berkarya dan berinovasi sebagai salah satu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.

“Saya berharap hal ini dapat dijadikan motivasi bagi seluruh anggota untuk memacu diri meningkatkan kualitas pengetahuan di bidang teknologi tanpa mengesampingkan tugas pokok serta munculnya inovasi baru lain yang dapat menunjang tugas pokok TNI AU pada khususnya dan TNI pada umumnya,” kata Dandepohar 40 melalui siaran pers Kepala Bagian Penerangan Lanud Sulaiman, Mayos Sus. Sitty Asniwaty, S.Sos.(fri/jpnn)

Sumber: JPNN, Minggu, 27 September 2015

Informasi terkait

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026
Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026
Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026
Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya
Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Di Balik Listrik yang Menyalakan Masa Depan
Biomedis atau Teknik Biomedis?
Berita ini 23 kali dibaca

Informasi terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya

Sabtu, 26 September 2026 - 21:10 WIB

Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan

Berita Terbaru

Artikel

Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:10 WIB