Home / Artikel / Pengaruh Harga BBM terhadap Harga Saham

Pengaruh Harga BBM terhadap Harga Saham

Bagaimana hubungan kenaikan harga BBM dengan harga saham?


Jika pemerintah menaikkan harga minyak, harga produk lain naik karena biaya produksi mengalami kenaikan dan hal ini akan menimbulkan inflasi. Apabila harga produk naik, ada kemungkinan akan berkurang permintaan atas produk tersebut. Penurunan permintaan akan membuat pendapatan perusahaan menurun, akibatnya keuntungan perusahaan menurun. Turunnya keuntungan perusahaan akan membuat harga saham di bursa akan mengalami penurunan. Penurunan harga saham akan membuat beberapa investor mengalami kerugian, terkecuali investor yang telah melakukan penjualan pada saat harga tinggi di mana belum ada berita untuk menurunkan harga BBM.

Kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah saat ini tidak berpengaruh apa pun pada harga saham. Artinya, harga saham tidak mengalami penurunan dan juga tidak mengalami kenaikan. Penulis menilai kenaikan atau penurunan harga saham tidak jauh hanya berkisar pada harga sekarang. Kenaikan atau penurunan harga saham sekitar maksimum 1,5 persen dari harga sekarang. Jika dilihat secara indeks sebagai ukuran perubahan harga saham secara keseluruhan, maka IHSG akan berfluktuasi pada kisaran naik-turun 20 poin.

Jika pasar dalam posisi naik- turun sekitar 20 poin, dianggap pasar tidak berubah di mana dalam perdagangan saham dikenal dengan sideways. Bila IHSG pada level seperti ini maka investor tinggal menunggu informasi baru yang masuk ke pasar. Misalkan, investor asing masuk ke Indonesia melakukan investasi pada berbagai proyek yang membuat beberapa perusahaan akan bisa mendapatkan keuntungan di masa mendatang, maka harga saham akan mengalami kenaikan. Harus dipahami bahwa kenaikan harga saham tidak terlepas dari adanya uang baru yang masuk ke bursa dan mendongkrak harga saham.

Pandangan positif
IHSG-Hari-Ini-Masih-Dibayangi-Harga-BBM-dan-BI-RateAnalisis lain atas kenaikan harga BBM tidak menurunkan harga saham di bursa saham. Analisis ini agak membuat orang lain menjadi berpikir lain, apa benar di mana seharusnya hubungan negatif tetapi sekarang disebutkan hubungan yang positif. Kenaikan harga saham walaupun harga BBM naik dikarenakan isu kenaikan harga BBM sudah terdilusi pada harga saham sebelumnya. Akibatnya, kepastian kenaikan harga BBM sekarang menjadi sentimen positif bagi pebisnis maupun investor.

Positifnya pandangan investor membuat investor melakukan pembelian atas saham. Pembelian yang cukup besar membuat harga saham naik, sehingga kenaikan harga BBM berhubungan positif dengan harga saham di bursa.

Kenapa investor berpandangan positif, karena investor mempunyai persepsi terhadap pemerintahan yang baru akan mampu membuat perekonomian lebih baik sehingga perusahaan akan lebih baik di masa mendatang. Pembelian saham merupakan tindakan investor untuk prospek perusahaan di masa mendatang. Bila investor mempunyai persepsi negatif terhadap pemerintahan Jokowi maka perekonomian Indonesia tidak akan mengalami kenaikan di masa mendatang sehingga perusahaan juga tidak akan mempunyai pendapatan yang bagus di masa mendatang.

Melihat tiga analisis perubahan harga saham atas kenaikan harga BBM, maka investor perlu mempunyai pandangan sendiri karena investor tidak bisa berpatokan kepada investor lain. Kita sudah tahu banyak investor kita yang selalu mengikuti tindakan asing dalam bertransaksi di bursa.

Beberapa minggu ini kelihatan asing melakukan transaksi di bursa, tetapi investor perlu hati-hati agak tidak terjebak dengan transaksi asing tersebut. Investor harus mempunyai keyakinan atas pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bahkan bila dilihat dari indeks persepsi tentang bisnis di masa mendatang maka telah terjadi kenaikan yang besar dan merupakan tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Mari kita lihat mana yang akan terjadi.

Oleh: ADLER HAYMANS MANURUNG

Sumber: Kompas, 23 Oktober 2014

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

%d blogger menyukai ini: