Pemerintah Diminta Berlakukan Transisi

- Editor

Selasa, 7 Februari 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peritel menyambut baik penyusunan payung hukum peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan terkait kantong belanja. Namun, mereka meminta agar dalam pelaksanaannya diberlakukan masa transisi selama setahun sebagai persiapan.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey, Senin (6/2), di Jakarta. Kemarin, Roy mengikuti pertemuan sebagai Koordinator Kelompok Kerja Peran Serta Dunia Usaha Dewan Pengarah dan Pertimbangan Persampahan Tingkat Nasional. Rekomendasi dewan akan menjadi rujukan menteri untuk menerbitkan peraturan menteri yang akan diluncurkan dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2017 di Surabaya.

Sebagai peraturan menteri, katanya, kebijakan kantong belanja ini memiliki konsekuensi hukum. Di sisi lain, pengalaman saat awal uji coba kantong plastik berbayar di toko ritel modern setahun lalu, pegawai toko kerap melaporkan, mereka ribut dengan konsumen. Karena itu, waktu setahun masa transisi menjadi kesempatan bagi peritel dan pemerintah menggiatkan sosialisasi dan kampanye kepada konsumen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kantong belanja plastik itu gaya hidup yang sudah jadi kebiasaan. Jadi, butuh sosialisasi gencar,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Roy, transisi diperlukan untuk menjembatani produsen kantong plastik ber-Standar Nasional Indonesia dan ekolabel agar tetap hidup. Kemudian, industri ini bisa memproduksi kantong berbahan tepung nabati, kantong yang bisa didaur ulang, dan kantong yang bisa dipakai kembali.

Catatan lain Aprindo, kebijakan ini agar diberlakukan serentak di 516 kabupaten/kota. Ini untuk memudahkan pengaturan sistem pada ritel nasional berjejaring.

ANTARA/WIRA SURYANTALA–Pemulung mengais sampah plastik di Pantai Kedonganan, Badung, Bali, Senin (6/2). Menurut Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung, pada musim angin kencang dan hujan deras saat ini, sampah yang didominasi sampah plastik itu mencapai 5 ton per hari dengan tumpukan sampah mencapai 50 sentimeter.

Roy mengatakan, pihaknya pun keberatan dengan poin dalam peraturan menteri yang mewajibkan peritel menyusun program. Apalagi, program harus disetujui dan dilaporkan kepada pemerintah daerah. “Kami sudah repot dagang, masak harus membuat divisi baru yang bukan substansi perdagangan,” katanya.

Dia berharap klausul itu untuk sementara dihilangkan. Setelah peraturan berjalan baik, Aprindo membuka diri atas kewajiban menyusun dan melaporkan program pengurangan sampah.

Secara terpisah, Faiza Fauziah, relawan Bergerak untuk Indonesia Bebas Sampah 2020, mengatakan, kantong belanja adalah bagian kecil dari permasalahan sampah di Indonesia. Ia setuju edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dipersiapkan dengan baik. “Harus ada instrumen komunikasi ke masyarakat. Seakan masyarakat disuruh repot, jadi perlu kepedulian,” katanya.

Hasil evaluasi uji coba kantong plastik berbayar pada Februari-Mei 2016 di 23 kota menunjukkan, penggunaan kantong plastik berkurang 55 persen. Pada uji coba kedua, penggunaan kantong plastik berkurang 13,8 persen karena di tengah jalan Aprindo menarik dukungan. Survei KLHK, kesadaran masyarakat untuk membawa kantong belanja hampir 50 persen. (ICH)
———————-
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 7 Februari 2017, di halaman 13 dengan judul “Pemerintah Diminta Berlakukan Transisi”.

Informasi terkait

Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Titik Temu di Ujung Semesta
Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains
Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern
Menyusuri Jejak Awal Semesta
Memahami Manusia dari Dua Jalan
Kosmologi Sebuah Upaya Memahami Kosmos dan Memahami Keberadaan
Berita ini 9 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:11 WIB

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:21 WIB

Padamnya Lentera Malam

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WIB

Titik Temu di Ujung Semesta

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:51 WIB

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Berita Terbaru

Artikel

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:11 WIB

Artikel

Padamnya Lentera Malam

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:21 WIB

Artikel

Titik Temu di Ujung Semesta

Senin, 22 Jun 2026 - 15:10 WIB

Artikel

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:56 WIB

Artikel

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:51 WIB