Kerja Sama Internasional Tingkatkan Kualitas Peneliti

- Editor

Senin, 22 Februari 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Internasionalisasi pendidikan tinggi diperlukan untuk menghasilkan lulusan kompetitif di tengah globalisasi. Hal itu dapat dilakukan melalui kolaborasi riset internasional serta pengiriman pelajar Indonesia untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke luar negeri.

Staf Ahli Bidang Infrastruktur Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Hari Purwanto mengatakan, kerja sama riset dengan asing akan meningkatkan pengalaman dan pengetahuan peneliti Indonesia. Dampaknya, publikasi penelitian internasional dosen dan peneliti Indonesia akan bertambah.

“Kolaborasi riset internasional sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan global terkait ekonomi, kesehatan, hingga lingkungan,” ujar Hari saat membuka Pameran Pendidikan Amerika Serikat, di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Minggu (21/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam dua tahun terakhir, tiga hingga lima institusi tinggi Indonesia selalu masuk 500 universitas top dunia. Ia mengharapkan, peningkatan publikasi hasil riset peneliti Indonesia pada jurnal internasional akan meningkatkan pula kualitas perguruan tinggi di Indonesia.

Selain untuk riset, lembaga pendidikan tinggi merupakan tempat untuk menghasilkan tenaga kerja kompetitif dalam berbagai bidang karier. Posisi Indonesia yang terikat dalam berbagai kerja sama internasional membuat Indonesia memerlukan tenaga yang betul-betul mampu berkompetisi dengan tenaga dari negara lain.

“Peran Indonesia yang semakin aktif dalam kerja sama multilateral membuat warganya harus lebih mengenal dunia. Akses pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri pun perlu diperluas melalui beasiswa dan pameran pendidikan,” tutur Hari.

Di tempat yang sama, Duta Besar AS untuk Indonesia Robert Blake menilai, pendidikan adalah faktor kunci dalam meningkatkan daya saing Indonesia di dunia. Tenaga kerja Indonesia harus mampu berpikir kreatif dan mengikuti perkembangan isu internasional.

Menurut dia, perkembangan perekonomian sangat bergantung pada keterampilan dan kemampuan untuk berinovasi. Karena itu, institusi pendidikan tinggi di AS mengakomodasi para pelajar dari berbagai penjuru dunia untuk membuka peluang bagi mereka melanjutkan pendidikan di negara itu.

“Fokus dari institusi pendidikan tinggi Amerika adalah mengembangkan kemampuan pelajar agar memiliki kecakapan dan pengetahuan,” ujar Blake.

Pameran pendidikan AS diprakarsai oleh Kedubes AS. Kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari 47 institusi pendidikan tinggi AS.

Edwin (27), salah satu pengunjung, menghadiri pameran untuk mendapatkan informasi mengenai program studi Natural Resources and Environmental Studies. Sarjana biologi ini memilih AS karena fasilitas universitasnya memadai untuk melakukan riset ilmu terapan.(C06)
———–
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 22 Februari 2016, di halaman 11 dengan judul “Kerja Sama Internasional Tingkatkan Kualitas Peneliti”.

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Berita Terkait

Metode Sainte Lague, Cara Hitung Kursi Pileg Pemilu 2024 dan Ilustrasinya
Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri
PT INKA Fokus pada Kereta Api Teknologi Smart Green, Mesin Bertenaga Air Hidrogen
7 Sesar Aktif di Jawa Barat: Nama, Lokasi, dan Sejarah Kegempaannya
Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK
Red Walet Majukan Aeromodelling dan Dunia Kedirgantaraan Indonesia
Penerima Nobel Fisika sepanjang waktu
Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 07:30 WIB

Metode Sainte Lague, Cara Hitung Kursi Pileg Pemilu 2024 dan Ilustrasinya

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:23 WIB

Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:17 WIB

PT INKA Fokus pada Kereta Api Teknologi Smart Green, Mesin Bertenaga Air Hidrogen

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:09 WIB

7 Sesar Aktif di Jawa Barat: Nama, Lokasi, dan Sejarah Kegempaannya

Rabu, 7 Februari 2024 - 13:56 WIB

Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK

Minggu, 24 Desember 2023 - 15:27 WIB

Penerima Nobel Fisika sepanjang waktu

Selasa, 21 November 2023 - 07:52 WIB

Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’

Senin, 13 November 2023 - 13:59 WIB

Meneladani Prof. Dr. Bambang Hariyadi, Guru Besar UTM, Asal Pamekasan, dalam Memperjuangkan Pendidikan

Berita Terbaru

Jack Ma, founder and executive chairman of Alibaba Group, arrives at Trump Tower for meetings with President-elect Donald Trump on January 9, 2017 in New York. / AFP PHOTO / TIMOTHY A. CLARY

Berita

Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri

Rabu, 7 Feb 2024 - 14:23 WIB