Gerakan Global Belajar Pemrograman Komputer Segera Dimulai

- Editor

Rabu, 2 Desember 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan global satu jam belajar pemrograman komputer (coding) di Indonesia bakal segera dimulai pada akhir pekan depan. Gerakan bertajuk “Hour of Code Indonesia” yang akan dilangsungkan bersamaan secara global pada 20 Desember itu bakal dimulai rangkaiannya pada Sabtu (12/12).

Kegiatan itu bertajuk “Family Games Marathon” yang akan diselenggarakan di Pantai Indah Kapuk, Mal Ciputra Cibubur, Mal Artha Gading, dan Kuningan City. Pada 12, 13, 19, dan 20 Desember itu, tim-tim yang terdiri atas para orangtua dan anak-anak mereka bakal berlomba mencari enam pos tersembunyi dalam pusat belanja.

34e7f7e8d78949b2a22c75a64bcba1aeDIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO–Anak-anak usia 6-18 tahun sedang membuat program untuk mengikuti “Imagine Cup Earth: Code for NASA Science Contest” yang diselenggarakan Clevio dan Microsoft Indonesia di BEJ Tower 2, Jakarta, Sabtu (19/9). Belajar membuat program membuat anak memahami logika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di setiap pos, mereka akan menemukan sejumlah permasalahan dalam games yang mesti dipecahkan bersama keluarga. Mereka akan bermain dengan melakukan pemrograman sejumlah game populer, seperti Minecraft, Angry Birds, Frozen, dan Star Wars, dengan keluarga tercepat dalam menyelesaikan permasalahan bakal menjadi pemenangnya.

951853f704fc49968d62b4affb96e499KOMPAS/INGKI RINALDI–Sebagian aktivitas dalam kompetisi bertajuk “Imagine Cup Earth: Code for NASA Science Contest” di Markas Microsoft Indonesia, Lantai 18, BEJ Tower 2, Jakarta, Sabtu (19/9). Kompetisi itu diselenggarakan Microsoft dan menyalurkan kemampuan dan bakat para coder cilik.

Country Leader Hour of Code Indonesia Aranggi Soemardjan menjelaskan, misi kegiatan ini ialah untuk mengajak para coders turun gunung serta melakukan kolaborasi dengan para keluarga yang relatif awam teknologi. “Tidak untuk menonton atau mendegarkan ceramah, tetapi untuk bertualang, bermain, dan menemukan sendiri (discovery). Kami ingin membuka peluang dengan sense of wonder, sense of enablement, dan curiosity for more. Bahwa bermain adalah belajar, bukan bermain “sambil” belajar,” tutur Aranggi.

Adapun Hour of Code Indonesia mulai ditetapkan sejak 14 Oktober 2015 sebagai bagian gerakan global dengan lebih dari 180 negara terlibat di dalamnya. Sebuah lembaga nonprofit code.org yang berasal dari Amerika Serikat telah memulai gerakan Hour of Code pada Desember 2013.

INGKI RINALDI

Sumber: Kompas Siang | 1 Desember 2015

Informasi terkait

Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Titik Temu di Ujung Semesta
Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains
Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern
Menyusuri Jejak Awal Semesta
Memahami Manusia dari Dua Jalan
Kosmologi Sebuah Upaya Memahami Kosmos dan Memahami Keberadaan
Berita ini 30 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:11 WIB

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:21 WIB

Padamnya Lentera Malam

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WIB

Titik Temu di Ujung Semesta

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:51 WIB

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Berita Terbaru

Artikel

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:11 WIB

Artikel

Padamnya Lentera Malam

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:21 WIB

Artikel

Titik Temu di Ujung Semesta

Senin, 22 Jun 2026 - 15:10 WIB

Artikel

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:56 WIB

Artikel

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:51 WIB