Berita Biologi

Berita

Seratus Juta Tahun di Bumi, Kini Lebah Terancam Punah

Berita | Biologi | Jumat, 14 Februari 2020 - 10:20 WIB

Jumat, 14 Februari 2020 - 10:20 WIB

Lebah telah hidup dan berkembang biak sejak seratus juta tahun lalu. Namun, berbagai data juga menunjukkan, lebah merupakan salah satu spesies yang paling terancam…

Berita

Empat Spesies Baru Kumbang di Indonesia Ditemukan

Berita | Biologi | Kamis, 13 Februari 2020 - 11:07 WIB

Kamis, 13 Februari 2020 - 11:07 WIB

Peneliti menemukan empat spesies baru kumbang di Maluku Utara. Nama empat spesies baru tersebut Epholcis acutus, Epholcis arcuatus, Epholcis cakalele, dan Epholcis obiensis.

arkeologi-antropologi

Penyakit Manusia Ditemukan pada Dinosaurus

arkeologi-antropologi | Berita | Biologi | Kamis, 13 Februari 2020 - 10:59 WIB

Kamis, 13 Februari 2020 - 10:59 WIB

Ilmuwan untuk pertama kali menemukan penyakit tumor pada dinosaurus yang juga diderita manusia pada masa kini.

Artikel

Pelajaran dari Tiga Penyakit akibat Virus Korona

Artikel | Biologi | kesehatan | Selasa, 4 Februari 2020 - 10:31 WIB

Selasa, 4 Februari 2020 - 10:31 WIB

Meskipun sama-sama virus korona, terdapat perbedaan induk semang antara (”intermediate host”) sebelum virus ini sampai ke manusia.

Berita

Belasan Virus Ditemukan pada Kelelawar dan Tikus Liar

Berita | Biologi | kesehatan | Senin, 3 Februari 2020 - 13:19 WIB

Senin, 3 Februari 2020 - 13:19 WIB

Satwa liar seperti kelelawar menjadi inang alami bagi virus. Peneliti IPB University menemukan belasan virus pada kelelawar dan tikus liar di empat provinsi di…

TOPSHOT - Medical staff members carry a patient into the Jinyintan hospital, where patients infected by a mysterious SARS-like virus are being treated, in Wuhan in China's central Hubei province on January 18, 2020. - The true scale of the outbreak of a mysterious SARS-like virus in China is likely far bigger than officially reported, scientists have warned, as countries ramp up measures to prevent the disease from spreading. (Photo by STR / AFP) / China OUT

Berita

Cerita Kelelawar dan Virus Korona

Berita | Biologi | Kedokteran | kesehatan | Minggu, 26 Januari 2020 - 19:12 WIB

Minggu, 26 Januari 2020 - 19:12 WIB

Kelelawar adalah inang alami virus korona, seperti terbukti pada penyakit SARS dan MERS. Bagaimana dengan virus korona baru Wuhan?

Berita

Virus Purba Terperangkap dalam Gletser Es Selama 15.000 Tahun

Berita | Biologi | Geologi | Minggu, 26 Januari 2020 - 19:00 WIB

Minggu, 26 Januari 2020 - 19:00 WIB

Para ilmuwan baru-baru ini menemukan virus-virus beku yang terperangkap selama 15.000 tahun dalam gletser es di daratan tinggi Tibet. Virus-virus purba bisa terlepas ke…

Hiu Berjalan Raja Ampat (Hemiscyllium freycineti) ditemukan di titik penyelaman Jeti Harja, Misool, raja Ampat, Papua Barat, Selasa (10/10).

Kompas/Heru Sri Kumoro (KUM)
10-10-2017

Berita

Evolusi Masih Berproses, Hiu Berjalan Belum Dilindungi

Berita | Biologi | konservasi | Kamis, 23 Januari 2020 - 12:16 WIB

Kamis, 23 Januari 2020 - 12:16 WIB

Hasil penelitian terbaru menunjukkan sejumlah spesies hiu berjalan di Indonesia diperkirakan belum tuntas mencapai tahap akhir evolusinya. Hiu endemis di Raja Ampat dan Halmahera…

Staf World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta memberi makan nyamuk Aedes aegypti yang telah mengandung bakteri Wolbachia, Selasa (26/2/2019), di Laboratorium Entomologi WMP Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. WMP merupakan program penelitian penanggulangan demam berdarah dengue (DBD) menggunakan bakteri Wolbachiaa. Di Indonesia, WMP dijalankan di Yogyakarta atas kerja sama Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM)  serta Yayasan Tahija.

Berita

Merekayasa Nyamuk untuk Melawan Virus Dengue

Berita | Biologi | Senin, 20 Januari 2020 - 10:30 WIB

Senin, 20 Januari 2020 - 10:30 WIB

Tim peneliti berhasil menanamkan antibodi manusia ke nyamuk Aedes aegypti sehingga serangga ini tak lagi menularkan virus dengue. Hal ini menjadi harapan untuk mengatasi…

Berita

Pelestarian Keragaman Hayati Belum Jadi Arus Utama

Berita | Biologi | konservasi | Jumat, 17 Januari 2020 - 09:51 WIB

Jumat, 17 Januari 2020 - 09:51 WIB

Kekayaan hayati di Indonesia seharusnya bisa menjadi fondasi ekonomi bangsa. Namun kebijakan pembangunan yang tidak berperspektif lingkungan dan berkelanjutan kerap meminggirkan kekayaan hayati ini.