Berita Biologi

Staf World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta memberi makan nyamuk Aedes aegypti yang telah mengandung bakteri Wolbachia, Selasa (26/2/2019), di Laboratorium Entomologi WMP Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. WMP merupakan program penelitian penanggulangan demam berdarah dengue (DBD) menggunakan bakteri Wolbachiaa. Di Indonesia, WMP dijalankan di Yogyakarta atas kerja sama Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM)  serta Yayasan Tahija.

Berita

Terapkan Teknologi Kesehatan Lingkungan untuk Mengatasi DBD

Berita | Biologi | penelitian | Sabtu, 7 Maret 2020 - 16:51 WIB

Sabtu, 7 Maret 2020 - 16:51 WIB

Setiap musim hujan, kasus sakit dan kematian akibat demam berdarah dengue atau DBD masih terus bermunculan di Indonesia. Dalam dua bulan terakhir, penyakit ini…

Berita

Diramalkan Sejak 1973, Duplikat Manusia Tak Terbukti 2020

Berita | Biologi | etika | sosial | Senin, 24 Februari 2020 - 12:24 WIB

Senin, 24 Februari 2020 - 12:24 WIB

Tahun 1973, seorang ilmuwan di Swiss meramalkan duplikat manusia tercipta tahun 2020 ini. Akankah terbukti?

Berita

Ilmuwan Melawan Teori Konspirasi Terkait Virus Korona

Berita | Biologi | kebencanaan | kesehatan | penelitian | Kamis, 20 Februari 2020 - 15:04 WIB

Kamis, 20 Februari 2020 - 15:04 WIB

Hoaks dan teori konspirasi mengenai virus korona pemicu COVID-19 berasal dari Institut Virologi Wuhan beredar luas. Sejumlah ilmuwan dari sembilan negara membuat pernyataan bersama…

Berita

Perkawinan dengan Robot Seks Diprediksi Terjadi Tahun 2050

Berita | Biologi | psikologi | sosial | Kamis, 20 Februari 2020 - 15:00 WIB

Kamis, 20 Februari 2020 - 15:00 WIB

Robot seks yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan makin banyak beredar di pasaran dan diminati konsumen. Hal itu membuat jalan perkawinan antara manusia dan robot…

Berita

Seratus Juta Tahun di Bumi, Kini Lebah Terancam Punah

Berita | Biologi | Jumat, 14 Februari 2020 - 10:20 WIB

Jumat, 14 Februari 2020 - 10:20 WIB

Lebah telah hidup dan berkembang biak sejak seratus juta tahun lalu. Namun, berbagai data juga menunjukkan, lebah merupakan salah satu spesies yang paling terancam…

Berita

Empat Spesies Baru Kumbang di Indonesia Ditemukan

Berita | Biologi | Kamis, 13 Februari 2020 - 11:07 WIB

Kamis, 13 Februari 2020 - 11:07 WIB

Peneliti menemukan empat spesies baru kumbang di Maluku Utara. Nama empat spesies baru tersebut Epholcis acutus, Epholcis arcuatus, Epholcis cakalele, dan Epholcis obiensis.

arkeologi-antropologi

Penyakit Manusia Ditemukan pada Dinosaurus

arkeologi-antropologi | Berita | Biologi | Kamis, 13 Februari 2020 - 10:59 WIB

Kamis, 13 Februari 2020 - 10:59 WIB

Ilmuwan untuk pertama kali menemukan penyakit tumor pada dinosaurus yang juga diderita manusia pada masa kini.

Artikel

Pelajaran dari Tiga Penyakit akibat Virus Korona

Artikel | Biologi | kesehatan | Selasa, 4 Februari 2020 - 10:31 WIB

Selasa, 4 Februari 2020 - 10:31 WIB

Meskipun sama-sama virus korona, terdapat perbedaan induk semang antara (”intermediate host”) sebelum virus ini sampai ke manusia.

Berita

Belasan Virus Ditemukan pada Kelelawar dan Tikus Liar

Berita | Biologi | kesehatan | Senin, 3 Februari 2020 - 13:19 WIB

Senin, 3 Februari 2020 - 13:19 WIB

Satwa liar seperti kelelawar menjadi inang alami bagi virus. Peneliti IPB University menemukan belasan virus pada kelelawar dan tikus liar di empat provinsi di…

TOPSHOT - Medical staff members carry a patient into the Jinyintan hospital, where patients infected by a mysterious SARS-like virus are being treated, in Wuhan in China's central Hubei province on January 18, 2020. - The true scale of the outbreak of a mysterious SARS-like virus in China is likely far bigger than officially reported, scientists have warned, as countries ramp up measures to prevent the disease from spreading. (Photo by STR / AFP) / China OUT

Berita

Cerita Kelelawar dan Virus Korona

Berita | Biologi | Kedokteran | kesehatan | Minggu, 26 Januari 2020 - 19:12 WIB

Minggu, 26 Januari 2020 - 19:12 WIB

Kelelawar adalah inang alami virus korona, seperti terbukti pada penyakit SARS dan MERS. Bagaimana dengan virus korona baru Wuhan?