Siswa SMA Diajak Magang Kuliah di UGM

- Editor

Kamis, 13 Februari 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terbuka untuk Semua Fakultas

Universitas Gadjah Mada Yogyakarta membuka kesempatan bagi siswa SMA untuk magang kuliah atau sit in di semua fakultas mulai tahun ini. Kebijakan ini ditempuh untuk menambah wawasan siswa SMA soal perkuliahan di perguruan tinggi serta jurusan yang diminati.

Iwan Dwiprahasto, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM yang dihubungi dari Jakarta, Rabu (12/2), menjelaskan program sit in ini terbuka bagi siswa kelas X dan XI SMA dari seluruh Indonesia. Selain mengikuti kuliah selama beberapa hari, siswa SMA juga boleh beraktivitas di laboratorium. Selama kegiatan magang berlangsung, siswa SMA akan didampingi mahasiswa dari setiap jurusan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Melalui program ini, siswa jadi tahu, apakah pilihan dia kuliah di jurusan tersebut memang tepat. Apakah dia cocok untuk mendalami bidang ilmu tersebut? Jangan sampai dia memilih jurusan yang salah yang menyebabkan dia gagal kuliah,” kata Iwan.

Menurut Iwan, kegagalan mahasiswa menuntaskan kuliah sering kali bukan terkendala akademik. Sebab, lewat seleksi yang ketat, lulusan SMA tersebut nyatanya mampu bersaing untuk masuk di perguruan tinggi yang dipilihnya.

”Dalam beberapa kasus gagal karena jurusan yang dipilih tidak tepat. Ada juga yang ikut-ikutan teman atau dipaksa orangtua. Kami ingin meminimalkan mahasiswa yang drop out karena salah memilih jurusan. Jumlahnya memang kecil, tidak sampai 1 persen,” kata Iwan.

Program sit in, kata Iwan, sebenarnya sudah dimulai sejak 2005, di Fakultas Kedokteran. Namun, mulai April-Mei ini, program magang ini dibuka di semua fakultas. Diperkirakan ada sekitar 1.500 siswa SMA dari sejumlah daerah yang bisa ikut program ini.

Iwan mengatakan, undangan tentang program magang ini disebarkan ke sekolah-sekolah jaringan UGM.

UGM-300x224Ina Liem, Infopreuner seputar jurusan kuliah dan peta karier, mengatakan, wawasan siswa SMA dan orangtua mengenai jurusan di perguruan tinggi masih terbatas. Mereka cenderung mengikuti arus memilih jurusan-jurusan favorit yang tidak berubah selama puluhan tahun. Padahal, dalam era pasar kerja yang terbuka secara global, Indonesia membutuhkan banyak ahli di luar jurusan favorit.

”Siswa dan orangtua membutuhkan informasi yang tepat untuk pemilihan jurusan dan peluang karienya pada masa depan,” kata Ina. (ELN)

Sumber: Kompas, 13 Februari 2014

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Metode Sainte Lague, Cara Hitung Kursi Pileg Pemilu 2024 dan Ilustrasinya
Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri
PT INKA Fokus pada Kereta Api Teknologi Smart Green, Mesin Bertenaga Air Hidrogen
7 Sesar Aktif di Jawa Barat: Nama, Lokasi, dan Sejarah Kegempaannya
Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK
Red Walet Majukan Aeromodelling dan Dunia Kedirgantaraan Indonesia
Penerima Nobel Fisika sepanjang waktu
Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’
Berita ini 1 kali dibaca

Informasi terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 07:30 WIB

Metode Sainte Lague, Cara Hitung Kursi Pileg Pemilu 2024 dan Ilustrasinya

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:23 WIB

Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:17 WIB

PT INKA Fokus pada Kereta Api Teknologi Smart Green, Mesin Bertenaga Air Hidrogen

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:09 WIB

7 Sesar Aktif di Jawa Barat: Nama, Lokasi, dan Sejarah Kegempaannya

Rabu, 7 Februari 2024 - 13:56 WIB

Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK

Minggu, 24 Desember 2023 - 15:27 WIB

Penerima Nobel Fisika sepanjang waktu

Selasa, 21 November 2023 - 07:52 WIB

Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’

Senin, 13 November 2023 - 13:59 WIB

Meneladani Prof. Dr. Bambang Hariyadi, Guru Besar UTM, Asal Pamekasan, dalam Memperjuangkan Pendidikan

Berita Terbaru

Jack Ma, founder and executive chairman of Alibaba Group, arrives at Trump Tower for meetings with President-elect Donald Trump on January 9, 2017 in New York. / AFP PHOTO / TIMOTHY A. CLARY

Berita

Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri

Rabu, 7 Feb 2024 - 14:23 WIB