Saleh Husin Ditetapkan sebagai Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia

- Editor

Sabtu, 27 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia yang berisi tokoh-tokoh terkemuka diharapkan bisa membawa UI menjadi salah satu perguruan tinggi ternama di Asia Tenggara. UI juga bisa menjadi perguruan tinggi yang lebih responsif terhadap dinamika beragam isu masyarakat.

Menteri Perindutrian periode 2014-2016, Saleh Husin, menjadi Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia periode 2019-2024. Ia terpilih dalam Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Indonesia mewakili elemen masyarakat.

DOKUMENTASI UNIVERSITAS INDONESIA–Ketua dan anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia periode 2019-2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bergabungnya wakil dari lapisan masyarakat, lintas disiplin, sekaligus beragam pemangku kepentingan ke dalam Majelis Wali Amanat diharapkan mampu mengawal langkah Universitas Indonesia menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di ASEAN,” ujarnya.

Adapun keanggotaan MWA UI terdiri atas menteri (bidang pendidikan), senat akademik universitas, rektor, masyarakat, karyawan dan mahasiswa. Seluruh elemen ini diangkat dan diberhentikan oleh Menteri Riset,Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Saleh Husin mengaku bangga sekaligus tertantang setelah menerima kepercayaan untuk menjadi Ketua MWA. Ia pun optimistis melalui kerja kolektif, dan didukung reputasi dan kekuatan jaringan para tokoh yang mendampinginya, UI akan menjadi lembaga yang semakin baik, melalui beragam kemitraan dengan pihak eksternal.

KOMPAS/DAHONO FITRIANTO–Komisaris PT Regio Aviasi Industri Ilham Habibie (kanan) menjelaskan tentang pesawat penumpang R80 kepada Menteri Perindustrian Saleh Husin (tengah) dengan didampingi Presiden Direktur PT RAI Agung Nugroho (kiri) pada (17/2/2016).

Ia juga berharap pada kepemimpinannya, UI dapat menjadi lembaga yang semakin peka dan responsif terhadap beragam isu yang tidak sebatas di lingkup kampus saja, melainkan masyarakat luas.

Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir saat memberikan arahan bagi Anggota MWA UI periode 2019-2024 di Jakarta, Jumat (26/3/2019). Ia menyatakan, UI harus mendapatkan peringkat 200 universitas terbesar di dunia.

“Untuk mendukung hal ini, kami akan memberikan semacam endowment fund (dana abadi) yang bertujuan memberikan dana segar bagi pengembangan universitas-universitas di Indonesia, terutama yang berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) seperti UI,” ujar Nasir dalam siaran pers.

Para anggota MWA periode 2019-2025 yang terpilih adalah Bambang Brodjonegoro, Corrina DS Riantoputra, Fredy Buhama L Tobing, Sri Mardiyati, Sri Mulyani Indrawati, Wiku Bakti Adisasmito, serta Yosi Kusuma Eriwati. Mereka terpilih sebagai perwakilan dosen.

Sementara, anggota dari wakil masyarakat terdiri dari Darmin Nasution, Erick Tohir, Hans Kartikahadi, Jonathan Tahir, dan Noni Sri Ayati Purnomo. Wakil mahasiswa yang terpilih adalah Althof Endawansa dan tenaga kependidikan diwakili Luluk Tri Wulandari.

Oleh DEONISIA ARLINTA

Sumber: Kompas, 26 April 2019

Informasi terkait

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon
Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam
Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026
Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026
Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026
Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya
Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Berita ini 43 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026

Berita Terbaru

Artikel

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:26 WIB