Rumah Sakit Akademik UGM Terakreditasi

- Editor

Jumat, 4 Maret 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, menerima akreditasi paripurna bertepatan dengan ulang tahun ke-4 dan grand opening, Rabu (2/3). RS UGM menjadi rumah sakit akademik pertama yang memperoleh akreditasi paripurna di antara 24 rumah sakit akademik di bawah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Sekretaris Jenderal Kemristek dan Dikti Ainun Naim mengatakan, sektor kesehatan, terlebih bidang pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan kesehatan, memiliki peran yang sangat vital dalam kemanusiaan. Arif Faisal, Direktur Utama RS UGM, mengatakan, Komite Akreditasi Rumah Sakit yang telah terakreditasi Joint Commission International pada akhir 2015 menetapkan RS UGM terakreditasi paripurna. (*/ELN)
———————
Gunung Samalas Sarana Promosi Pariwisata NTB

Hasil penelitian tentang Gunung Samalas, di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dinilai dapat menjadi sarana promosi tambahan bagi pariwisata di provinsi tersebut. Gagasan ini terungkap dalam pertemuan Direktur Laboratorium Geografi Fisik Universitas Pantheon-Sorbonne, Paris, Perancis, Frank Lavigne, Kepala Arkeologi Nasional I Made Geria, serta pemerhati gunung api Heryadi Rachmat dengan Gubernur NTB Zainul Majdi, Kamis (3/3), di Mataram, NTB. Menurut Lavigne, informasi mengenai Gunung Samalas sangat sedikit. Ia mendapat informasi mengenai gunung tersebut dari naskah lontar Babad Lombok, yang mengisahkan letusan dahsyat sebuah gunung pada masa silam. Letusan Gunung Samalas lebih dahsyat dibandingkan dengan Gunung Tambora, NTB, tahun 1815. (RUL)
—————–
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 4 Maret 2016, di halaman 11 dengan judul “Langkan”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?
Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan
Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi
Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi
Dari Molekul hingga Krisis Ekologis
Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Berita ini 119 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 10:34 WIB

Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia

Senin, 9 Maret 2026 - 09:50 WIB

Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:19 WIB

Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:12 WIB

Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:18 WIB

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi

Berita Terbaru

Artikel

Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?

Senin, 9 Mar 2026 - 09:50 WIB