Hasil Akreditasi Masih Dominan C

- Editor

Jumat, 11 Desember 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagian besar institusi dan program studi di perguruan tinggi masih terakreditasi C. Padahal, penerimaan tenaga kerja ataupun program dari pemerintah ada yang mensyaratkan program studi atau institusi perguruan tinggi minimal terakreditasi B.


Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT) per Oktober 2015, ada 4.306 perguruan tinggi, yang terdiri dari 5 Akademi Komunitas, 1.086 akademi, 228 politeknik, 2.340 sekolah tinggi, 134 institut, dan 513 universitas. Jumlah program studi (prodi) tercatat lebih dari 20.373 program studi. Saat ini, baru 18.848 prodi dan 852 institusi yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Untuk akreditasi prodi, baru sekitar 10 persen yang mendapat peringkat A. Hampir 50 persen lainnya terakreditasi C. Untuk institusi, sebagian besar, yakni 68,78 persen, institusi terakreditasi C. Untuk akreditasi A baru sekitar 3 persen atau berjumlah 26 perguruan tinggi. Pencapaian akreditasi A dan B didominasi perguruan tinggi negeri. Nilai akreditasi terbaik adalah A.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budaya mutu
Direktur Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Aris Junaidi mengatakan, penjaminan mutu dimulai dari sistem penjaminan mutu internal agar bisa minimal memenuhi standar nasional. Kemristek dan Dikti memetakan mutu berdasarkan wilayah sehingga nantinya ada pendekatan tepat untuk tiap kondisi.

“Budaya mutu harus dikedepankan. Kami mendorong supaya perguruan tinggi unggul lebih banyak muncul. Lewat program 4 in 1, yakni diseminasi, pendampingan, pemberian hibah, dan bimbingan teknis,” ujar Aris di Jakarta, Kamis (10/12).

Ketua BAN-PT Mansyur Ramly dalam Pertemuan Tahunan 2015, pekan ini, mengatakan, Kemristek dan Dikti punya program untuk mendorong lebih banyak prodi ataupun institusi berakreditasi B menjadi A. “Tetapi, perlu juga ada program untuk menyelamatkan perguruan tinggi berakreditasi C,” kata Mansyur.

Ketua Umum Asosiasi PT Swasta Indonesia (Aptisi) Edy Suandi Hamid mengatakan, dalam praktik, masih banyak yang tidak paham tentang akreditasi sehingga menempatkannya secara dikotomi antara negeri dan swasta. Akibatnya, muncul perlakuan diskriminatif, tidak adil, menutup akses ke lapangan kerja, dan merugikan banyak pihak.

Persyaratan melamar pekerjaan dengan nilai akreditasi kerap berbeda antara perguruan tinggi negeri dan swasta. PTN sering cukup dengan akreditasi lebih rendah (katakanlah “B”) dan PTS dituntut lebih tinggi (misalnya “A”). (ELN)
——–
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 11 Desember 2015, di halaman 11 dengan judul “Hasil Akreditasi Masih Dominan C”.

Informasi terkait

Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Di Balik Listrik yang Menyalakan Masa Depan
Biomedis atau Teknik Biomedis?
Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Berita ini 32 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:10 WIB

Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan

Sabtu, 26 September 2026 - 20:32 WIB

Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia

Sabtu, 26 September 2026 - 20:13 WIB

Di Balik Listrik yang Menyalakan Masa Depan

Jumat, 18 September 2026 - 06:33 WIB

Biomedis atau Teknik Biomedis?

Sabtu, 5 September 2026 - 19:07 WIB

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Berita Terbaru

Artikel

Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:10 WIB

Artikel

Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:32 WIB

Artikel

Di Balik Listrik yang Menyalakan Masa Depan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:13 WIB

Artikel

Biomedis atau Teknik Biomedis?

Jumat, 18 Sep 2026 - 06:33 WIB

Berita

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB