Presiden Dorong Hilirisasi Riset ke Industri

- Editor

Selasa, 14 April 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo mendorong hilirisasi produk riset ke industri nasional dalam kunjungan di wilayah Tangerang Raya, Provinsi Banten. Di Kantor Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Serpong, Joko Widodo mendorong semua penelitian difokuskan pada program-program strategis nasional. Dengan cara itu, riset para peneliti diyakini akan memberikan nilai tambah.
Dalam rangka memperkuat hilirisasi produk riset ke industri, perlu kesinambungan antarlembaga terkait. Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka acara National Innovation Forum (NIF) 2015, Senin (13/4), di Grha Widya Bakti Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Serpong, Tangerang Selatan.

“Tujuan riset mau ke mana? Itu yang harus diukur Pak Menteri Riset. Kita ingin agar ada perwujudan yang jelas dari kerja sama peneliti, dunia usaha, dan perguruan tinggi. Kerja sama konkret, kolaborasi yang jelas sehingga luarannya nanti bermanfaat bagi rakyat,” kata Jokowi di hadapan peserta NIF.

Menurut Presiden, pemerintah membutuhkan riset terpadu terkait dengan sektor transportasi, energi, dan pangan. Hal ini sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN). Di sektor transportasi, misalnya, pemerintah membutuhkan sarana transportasi yang mampu menghubungkan warga antarpulau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bangun komunikasi
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir menyampaikan, kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi dan interaksi antara pelaku penelitian, dunia usaha, pengguna dan masyarakat, serta pembuat kebijakan. Interaksi tersebut diharapkan dapat mempercepat komersialisasi hasil penelitian dan pengembangan. Acara ini juga diharapkan menjadi titik tolak bangkitnya kepercayaan dunia usaha kepada hasil litbang dan perguruan tinggi dalam negeri karya anak bangsa sendiri.

7b7a27359fed4996b48865f5a1d26bebPresiden Joko Widodo (kedua kanan, depan) mendengarkan penjelasan dari presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie (kedua kiri, depan), mengenai industri penerbangan didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo (kanan) saat mengunjungi stan pameran National Innovation Forum (NIF) 2015 di Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (13/4). NIF 2015 yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ini bertujuan mempromosikan hasil-hasil riset dari lembaga penelitian dan pengembangan serta perguruan tinggi kepada dunia usaha dan masyarakat. ANTARA/Yudhi Mahatma

Sebelum ke Puspiptek, Presiden mengunjungi Pasar Modern Bumi Serpong Damai (BSD). Di pasar ini, Presiden mengecek harga-harga kebutuhan pokok ke pedagang. Harga sejumlah komoditas menjadi perhatian Presiden secara khusus.

Dari Puspiptek, Presiden melanjutkan kunjungan ke Pasarkemis, Kabupaten Tangerang. Di tempat itu, Presiden melihat dari dekat industri pengolahan rumput laut menjadi produk olahan lain.

“?Kita mau galakkan rumput laut dari petani dan nelayan. Kita harus melihat kesiapan industri yang penyerap. Ternyata besar. Kita perlu lebih banyak industri seperti ini,” kata Presiden.

Andy Riza Hidayat
Sumber: Kompas Siang | 13 April 2015

Informasi terkait

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon
Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam
Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026
Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026
Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026
Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya
Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Berita ini 19 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026

Berita Terbaru

Artikel

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:26 WIB