Penguatan PTS Sangat Penting

- Editor

Selasa, 16 Februari 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terjadi Kesenjangan Besar di Antara Perguruan Tinggi
Penguatan perguruan tinggi swasta yang jumlahnya mencapai lebih dari 4.000 institusi sangat diperlukan guna mengatasi kesenjangan mutu yang terjadi di dalam pendidikan tinggi di Indonesia. Untuk itu, pemerintah diminta tidak “menganaktirikan” perguruan tinggi swasta.

Pemerintah pun diminta untuk tidak hanya mengatur PTS, tetapi juga mau memahami kondisi riil yang dihadapinya.

Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Budi Djatmiko, yang dihubungi dari Jakarta, Senin (15/2), mengatakan, penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas baik tidak murah. Padahal, kemampuan finansial sebagian besar masyarakat untuk kuliah masih rendah sehingga biaya kuliah di PTS pun harus terjangkau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PTS yang jumlahnya ribuan itu variasinya beragam. PTS yang kecil-kecil di daerah jangan dipandang sebelah mata. Jika dipandang dari sisi lain, mereka bisa dengan caranya sendiri melaksanakan kuliah secara efisien untuk menghasilkan sarjana. Namun, untuk menghasilkan riset tentu sulit karena keuangan yang terbatas,” ujar Budi.

Dari aspek akreditasi, terlihat PTS masih tertinggal jauh. Dari 26 PT di Indonesia yang mendapat akreditasi institusi A, hanya 6 PTS yang bisa meraih nilai akreditasi tertinggi tersebut.

Kesenjangan terlihat juga di sisi wilayah. Hasil akreditasi menunjukkan, program studi yang bisa mendapat nilai A kebanyakan terdapat di Pulau Jawa, yakni 1.278 prodi. Di luar Jawa, hanya ada 507 prodi yang mendapat nilai A.

Jumlah dosen berkualifikasi D-4/S-1 di PTS juga masih tinggi, sekitar 44.000 orang. Direktur Karier dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kemristek dan Dikti Bunyamin Maftuh mengatakan, penyesuaian kualifikasi pendidikan dan sertifikasi dosen diperpanjang hingga akhir 2017.

Ada skema beasiswa yang akan diberikan untuk dosen, termasuk dosen PTS, guna meningkatkan kualifikasi pendidikan ke S-2. Menurut Budi, sudah seyogianya pemerintah memahami peranan PTS yang besar dalam mendukung pendidikan tinggi.

Saat ini, jumlah mahasiswa di PTS yang berada di bawah Kemristek dan Dikti serta instansi lain mencapai sekitar 4,6 juta orang. Adapun di PTN sekitar 2,7 juta mahasiswa.

Pembebasan pajak
Budi mengatakan, pemerintah tidak mesti memberikan bantuan dalam bentuk anggaran khusus untuk PTS. Dukungan pemerintah bisa berwujud pembebasan pajak karena PTS harus bersifat nirlaba. Selain itu, perlu ada pemberian beasiswa yang lebih banyak lagi untuk mahasiswa dan dosen PTS.

Menurut Budi, ajakan untuk berdialog dengan PTS sudah mulai berjalan. Hal ini akan dimanfaatkan Aptisi untuk bekerja sama dengan pemerintah guna mendongkrak mutu PT.

Dalam Rapat Kerja Nasional Kemristek dan Dikti 2016, beberapa waktu lalu, Direktur Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Patdono Suwignjo mengatakan, dorongan untuk mengatasi kesenjangan PT menguat. Masalah kesenjangan ini akan dijadikan salah satu prioritas dalam penyusunan rencana induk pendidikan tinggi.

Indonesia mempunyai sekitar 4.300 perguruan tinggi negeri dan swasta. Perbedaan mutu antara perguruan tinggi terbaik dan terjelek sangat lebar. Perbedaan juga terjadi antarwilayah, antara perguruan tinggi di Jawa dan luar Jawa.

“Harus ada kebijakan afirmasi guna mengurangi perbedaan mutu antara perguruan tinggi di Jawa dan luar Jawa,” kata Patdono. (ELN)
——————-
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 16 Februari 2016, di halaman 11 dengan judul “Penguatan PTS Sangat Penting”.

Informasi terkait

Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Titik Temu di Ujung Semesta
Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains
Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern
Menyusuri Jejak Awal Semesta
Memahami Manusia dari Dua Jalan
Berita ini 23 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:11 WIB

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:21 WIB

Padamnya Lentera Malam

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WIB

Titik Temu di Ujung Semesta

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Berita Terbaru

Berita

Terkubur untuk Hidup

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:20 WIB

Artikel

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:11 WIB

Artikel

Padamnya Lentera Malam

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:21 WIB

Artikel

Titik Temu di Ujung Semesta

Senin, 22 Jun 2026 - 15:10 WIB

Artikel

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:56 WIB