Pelanggaran Hak Cipta; Seorang Dosen Diduga Plagiat

- Editor

Jumat, 20 September 2013

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Negeri Gorontalo menyelidiki dugaan plagiarisme buku yang dilakukan seorang dosen di kampus tersebut. Sebagian isi buku berjudul Sejarah Modern Gorontalo yang ditulis dosen berinisial JA diduga menyalin dari buku berjudul Perubahan Nilai-nilai Budaya dan Pranata Sosial karya Alim S Niode. Alim juga salah satu dosen di Universitas Negeri Gorontalo.

Paling tidak ada 14 paragraf di dalam buku Sejarah Modern Gorontalo yang diambil dari buku karya Alim S Niode tanpa menyebut sumber resmi. Begitu juga di daftar pustaka buku Sejarah Modern Gorontalo tidak dicantumkan nama Alim S Niode beserta judul bukunya. Buku yang ditulis JA setebal 194 halaman terbit pada 2012, sementara buku Alim S Niode diterbitkan pada 2007 dengan tebal 180 halaman.

”Terus terang saja kami baru tahu kasus ini dan cukup membuat kami terkejut. Tentu akan kami selidiki dengan mengundang pihak-pihak yang terkait dengan buku itu. Namun, kami tetap menunggu pimpinan (rektor) yang masih bertugas ke luar kota,” ujar Kepala Humas Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Suleman Bouti, Kamis (19/9), di Gorontalo.

Proses edit
Menanggapi hal tersebut, JA membantah melakukan plagiarisme buku karya Alim S Niode. Menurut dia, ada kelalaian proses edit dari pihak penerbit sehingga sumber resmi kutipan di dalam bukunya tidak tercantum. Naskah asli bukunya berjumlah sekitar 290 halaman, tetapi setelah diedit tinggal 194 halaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Persoalan ini sudah selesai. Saya sudah memberi tahu penerbit lewat surat elektronik untuk merevisi buku saya dengan mencantumkan sumber resmi pada kutipan yang diambil. Jadi, sudah tidak ada masalah lagi, sudah selesai,” kata JA.

Alim S Niode justru mengetahui kasus ini dari seseorang yang menolak memberitahukan identitasnya. Menurut dia, orang itu memberi tahu melalui pesan singkat tentang dugaan plagiarisme tersebut. Setelah ia mencocokkan kedua buku tersebut, Alim memastikan ada dugaan plagiarisme.

”Saya ingin buku tersebut ditarik dari peredaran dan penulisnya meminta maaf. Itu saja,” kata Alim.

Kasus plagiarisme di UNG ini bukan yang pertama kali. Pada 2011, dosen Fakultas Ilmu Pendidikan UNG berinisial AR dicopot dari jabatannya sebagai Sekretaris Jurusan Pendidikan Luar Sekolah dan Sekretaris Senat UNG. Ia terbukti dua kali menjiplak karya tulis orang lain untuk dikirimkan ke rubrik opini harian lokal di Gorontalo menggunakan namanya. (APO)

Sumber: Kompas, 20 September 2013

Informasi terkait

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin
Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Berita ini 123 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:07 WIB

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Berita

Ketika Mobil Berhenti Minum Bensin

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB