OSN 2018, DKI Jakarta DKI Juara Umum Olimpiade Sains Nasional 2018

- Editor

Senin, 9 Juli 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Provinsi DKI Jakarta kembali meraih gelar juara umum pada Olimpiade Sains Nasional 2018 yang digelar di Padang, Sumatera Barat, 1-7 Juli 2018. Tim DKI Jakarta meraih 19 medali emas, 24 medali perak, dan 29 medali perunggu.

Setelah DKI Jakarta, peringkat kedua diraih Jawa Timur dengan perolehan 13 medali emas, dan posisi ketiga diraih Banten.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy dalam acara penutupan, di Padang, Jumat (6/7/2018), mengapresiasi prestasi yang diraih anak-anak OSN 2018.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad mengatakan, OSN tahun ini diikuti siswa perwakilan dari 34 provinsi dengan jumlah peserta sebanyak 1.433 orang yang terdiri dari siswa SD, SMP, dan SMA.

DOKUMENTASI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN–Peserta Olimpiade Sains Nasional 2018 bergembira mengikuti OSN di Padang, Sumatera Barat. Mereka mengikuti seleksi berjenjang dari tingkat sekolah, kabupaten/kota dan provinsi untuk ikut OSN secara nasional.

Peserta OSN juga telah berlaga dan berkompetisi secara sportif dalam 11 bidang lomba yaitu Matematika, IPA, IPS, Informatika/Komputer, Kimia, Fisika, Biologi, Kebumian, Geografi, Astronomi, dan Ekonomi.

Untuk tingkat SMA, jumlah siswa yang berkompetisi di ajang ini sebanyak 767 siswa. Mereka bersaing untuk sembilan bidang yakni Fisika, Kimia, Matematika, Astronomi, Biologi, Ilmu Kebumian, Informatika/Komputer, Geografi, dan Ekonomi.

Kepala Sub Direktorat Peserta Didik, Suharlan berpesan agar para siswa tetap bekerja keras dan bersemangat untuk berkompetisi lagi di tingkat yang lebih tinggi untuk membanggakan nama Indonesia.–ESTER LINCE NAPITUPULU

Sumber: Kompas, 7 Juli 2018

Informasi terkait

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi
Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia
Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern
Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan
Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026
Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?
Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM
Langkah Strategis BYD dan Visi Haryadi Kaimuddin untuk Menuju Kemandirian Energi Indonesia
Berita ini 13 kali dibaca

Informasi terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:11 WIB

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:40 WIB

Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026

Berita Terbaru

Artikel

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Artikel

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB