Home / Berita / Mengenal Operasi Bedah Plastik

Mengenal Operasi Bedah Plastik

SEIRING dengan perkembangan lmu kedokteran dan kesadaran masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih baik, dokter dengan kompetensi dan keahlian yang lebih spesifik semakin bersaing, seperti penanganan oleh dokter spesialis bedah plastik. Istilah bedah plastik sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat, tetapi  hanya sebagian kecil yang mengerti  tugas dan pekerjaan seorang dokter spesialis bedah plastik.

Cakupan ilmu bedah plastik sangat luas, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang benar dan diharapkan bisa mengambil manfaat, sehingga dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang paripurna. Menurut Dr. Tomie H Soekamto, SpBP-RE, dokter mitra spesialis bedah plastik rekonstruksi  dan estetik RS Telogorejo Semarang, pandangan masyarakat tentang bedah plastik saat ini hanya berorientasi pada masalah kecantikan (estetik) saja, padahal sebenarnya ruang lingkup sangat luas. Tidak hanya masalah estetika saja, tetapi juga termasuk rekonstruksi.

’’Bedah plastik rekonstruksi bertujuan memperbaiki kecacatan tubuh yang disebabkan antara lain : trauma (misalnya trauma kraniofacial/kepala-wajah), paska operasi tumor, penanganan dan manajemen luka bakar (karena api, tersengat listrik, petir, cairan ñ logam panas dan zat kimia), kelainan genetalia externa, kelainan jari-jari dan tangan. Jadi bedah plastik rekonstruksi adalah tindakan bedah mikro yang dilakukan pada kulit dan jaminan di bawahnya, dengan demikian, tindakan bedah plastik rekonstruksi tidak hanya bertujuan kosmetik, tetapi juga terapi untuk mengembalikan fungsi,’’terangnya.

Pada seseorang yang menderita luka bakar akan mengalami banyak masalah dengan lukanya, selain itu juga dapat terjadi gangguan pernapasan dan metabolisme tubuh yang dapat mengancam nyawa. Pasien luka bakar akan terganggu bahkan hilang produktivitas kerja, kecacatan bahkan sampai kematian bila tidak ditangani secara baik dan benar. Luka yang sulit sembuh, tulang-tulang sendi tubuh yang kaku tidak berfungsi baik dan amputasi adalah tindakan penanganan komplikasi yang sering terjadi.

Sedangkan bedah plastik estetik/kosmetik, operasi memperbaiki bagian tubuh yang normal menjadi lebih baik atau  istilahnya menjadi ’’super normal’’. Semua keluhan yang menyangkut penampilan, bentuk tubuh dan untuk orang  yang ingin tampil lebih baik, diperbaiki dengan prosedur bedah estetik ini. Di Indonesia sudah mulai banyak permintaan operasi estetik ini. Seseorang bisa menjalani operasi bila dia ingin tampil lebih baik, menarik, cantik (untuk wanita) dan  proporsional.

’’Operasi bedah plastik estetik ada berbagai macam jenisnya. Untuk wajah biasanya dilakukan operasi facelift (operasi mengencangkan wajah), blepharoplasty (operasi kelopak mata), rhinoplasty (operasi memancungkan hidung), labioplasty (operasi membentuk bibir), double eyelid blepharoplasty (dibuat garis kelopak supaya mata lebih terlihat berbinar, lebar dan tidak sipit) dan lower blepharoplasty (menghilangkan kantong di kelopak mata bagian bawah agar tidak kelihatan letih/sedih),’’ jelasnya.

Sebaliknya, juga dapat dilakukan fat transfer yaitu pemindahan lemak dari tubuh sendiri yang tentunya bersifat aman karena tidak menimbulkan reaksi alergi maupun penolakan oleh tubuh. Ini berguna untuk memperbaiki kontur wajah yang berkerut atau bisa juga dilakukan augmentasi mammoplasty (untuk membentuk payudara yang kecil dan kurang menarik dengan cara memasukkan implan silikon ataupun diisi dengan lemak dari tubuh sendiri). Pemilik payudara yang terlalu besar dapat melakukan operasi reduksi mammae (mengembalikan ukuran ke posisi normal karena dengan ukuran yang terlalu besar dapat menimbulkan nyeri punggung pada pasien).

Pada perut yang besar dan kendor, bisa diperbaiki melalui liposuction atau sedot lemak, selanjutnya otot perut yang longgar dan kulit yang menggelambir berlebihan bisa dikencangkan  dengan operasi abdominoplasty.

Operasi bedah plastik yang aman harus dilakukan oleh dokter ahli yang mempunyai kompetensi dan professional dibidangnya. Dengan adanya informasi yang cukup dan benar diharapkan masyarakat dapat mengambil manfaat, sehingga mendapatkan pelayanan kesehatan secara paripurna.

Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi Klinik Bedah Plastik dan Rekonstruksi di Graha Rawat Jalan Lt. III RS Telogorejo Semarang, (024) 8448448, Ext. 6319 / 6300 atau hubungi Hotline Service 24 Jam RS Telogorejo 081 6666 340. (Dela)

Sumber: Suara Merdeka, 4 November 2012

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

x

Check Also

Mahasiswa Universitas Brawijaya ”Sulap” Batok Kelapa Jadi Pestisida

Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang membantu masyarakat desa mengubah batok kelapa menjadi pestisida. Inovasi itu mengubah ...

%d blogger menyukai ini: