Indonesia Kirim Lima Tim Olimpiade Sains

- Editor

Senin, 25 Juli 2011

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDONESIA kembali mengirimkan siswa-siswa sekolah menengah atas (SMA) ke olimpiade sains internasional tahun 2011 untuk bidang Fisika, Matematika, Biologi, Kimia, dan Informatika ke sejumlah negara.

Pada bidang Fisika, Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) berlaga di Olimpiade Fisika Internasional atau International Physics Olympiad (IPhO) ke-42 di Bangkok, Thailand 10-18 Juli 2011. Tim ditargetkan meraih dua medali emas.
Pada bidang Matematika, Indonesia mengirim sebanyak enam siswa ke International Mathematical Olympiad (IMO) ke-52, yang diselenggarakan pada 12-24 Juli 2011 di Amsterdam, Belanda. Tim ditargetkan meraih dua medali perak dan empat medali perunggu.

Adapun pada bidang Biologi, tim berlaga di arena kompetisi International Biology Olympiad (IBO) ke-22 pada 11-16 Juli 2011 di Taipei, Taiwan. Tim IBO mengirimkan sebanyak empat siswa dan ditargetkan meraih medali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada bidang Kimia, Tim Olimpiade Kimia Indonesia (TOKI) berlaga di Olimpiade Kimia Internasional atau International Chemistry Olympiad (IChO) ke-43 di Ankara, Turki, pada 9-19 Juli 2011. Tim diharapkan menyamai prestasi tahun lalu di Tokyo, Jepang dengan menyabet satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.

Sementara pada bidang Informatika, Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) Indonesia akan berkompetisi di International Olympiad in Informatics (IOI) ke-23. Kompetisi berlangsung pada 22-29 Juli 2011 di Pattaya, Thailand. (ant-24)

Sumber: Suara Merdeka, 18 Juli 2011

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?
Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan
Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi
Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi
Dari Molekul hingga Krisis Ekologis
Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Berita ini 13 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 10:34 WIB

Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia

Senin, 9 Maret 2026 - 09:50 WIB

Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:19 WIB

Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:12 WIB

Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:18 WIB

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi

Berita Terbaru

Artikel

Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?

Senin, 9 Mar 2026 - 09:50 WIB