Disfungsi Ereksi; Penderita Masih Enggan Berkonsultasi

- Editor

Jumat, 20 Februari 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembicaraan tentang disfungsi ereksi masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat sehingga penderita enggan berkonsultasi ke dokter. Padahal, masalah kesehatan itu bisa mengganggu keharmonisan hubungan suami-istri. Agar bisa dikenali gejalanya dan diobati, pasien perlu segera berkonsultasi dengan dokter.


Disfungsi ereksi kerap tak disadari penderita dan terdeteksi setelah berkonsultasi dengan dokter. Konsultasi lebih dini akan memudahkan mengenali gejala disfungsi ereksi. ”Ada rasa malu untuk konsultasi langsung. Konsultasi lewat internet bisa membantu lebih terbuka,” kata dokter spesialis andrologi Heru Oentoeng, Selasa (17/2), di Jakarta.

Menurut Heru, disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan alat vital pria atau penis untuk mencapai dan mempertahankan kondisi ereksi dalam hubungan seksual secara memuaskan. Meski penting dalam mendukung keharmonisan hubungan dengan pasangan, 50 persen pria Indonesia kurang nyaman berkonsultasi langsung dengan dokter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Heru mengatakan, kehadiran situs web tentang konsultasi disfungsi ereksi amat membantu untuk mengetahui gejala awal. Berdasarkan survei Pfizer, perusahaan farmasi, 62 persen responden di Indonesia mencari informasi mengenai disfungsi ereksi lewat internet. Ada risikonya, yaitu jika informasi tak akurat, akan terjadi kesalahan persepsi dan penanganan tidak tepat.

a(56)”Tentu website harus memberikan informasi yang bertanggung jawab serta memiliki pertimbangan, dari sisi medis atau psikologis,” ujarnya. Sebagian besar pria di Indonesia mengalami disfungsi ereksi ringan sehingga bisa diatasi dengan berkonsultasi ke dokter dan psikolog.

Pola hidup sehat
Secara fisik, masalah disfungsi ereksi disebabkan tiga hal, yakni gangguan pembuluh darah, hormonal yang dipengaruhi faktor usia dan darah tinggi, serta gangguan saraf. Oleh karena itu, perlu praktik hidup sehat, seperti pola makan seimbang, rajin berolahraga, tidak merokok, dan tidak minum alkohol.

Adapun psikolog seksual Zoya Amirin mengatakan, disfungsi ereksi amat dipengaruhi kepercayaan diri pria dalam berhubungan intim. ”Selama ini image disfungsi ereksi selalu menjadi tanggung jawab pria sehingga pria merasa terbebani untuk memuaskan pasangannya. Saat pria gagal melakukan hal itu, itu akan terus menghantui dan membuatnya tak percaya diri,” ujarnya.

Masalah disfungsi ereksi yang dialami pria tak jarang menyebabkan depresi bagi kehidupan pribadi ataupun interpersonal. Oleh karena itu, komunikasi dengan pasangan sangat penting dalam pengobatan disfungsi ereksi. Jadi, istri harus mengomunikasikan kepada suami jika terjadi masalah ketidakpuasan seksual karena ereksi tidak maksimal.

Pada kesempatan sama, Direktur Medis Pfizer Indonesia Handoko Santoso mengatakan, pihaknya meluncurkan situs konsultasi disfungsi ereksi yang dapat diakses secara gratis di www.tinggalminta.com. Situs itu khusus bagi orang dewasa atau telah berusia di atas 21 tahun yang ingin berkonsultasi mengenai kehidupan seksnya. Pengunjung situs bisa bertanya aneka masalah seksual dan akan ditanggapi dokter atau psikolog. (B07)

Sumber: Kompas, 20 Februari 2015

Posted from WordPress for Android

Informasi terkait

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar
Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik
Ketika Printer Menjadi Pabrik
Jejak 100 Hari Pemburu Kayu
Terkubur untuk Hidup
Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Titik Temu di Ujung Semesta
Berita ini 122 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Jejak 100 Hari Pemburu Kayu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:20 WIB

Terkubur untuk Hidup

Berita Terbaru

Artikel

Pesawat Kecil, Pelajaran Besar

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Artikel

Teknik Elektro, Bukan Sekadar Listrik

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WIB

Berita

Ketika Printer Menjadi Pabrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 20:38 WIB

Artikel

Ketika Kekacauan Ternyata Punya Aturan

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:50 WIB

Artikel

Jejak 100 Hari Pemburu Kayu

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:30 WIB