Konsultasi Dokter secara Daring Percepat Penanganan

- Editor

Minggu, 10 April 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkembangan aplikasi dalam telepon seluler kini memungkinkan pasien berkonsultasi dengan dokter secara daring. Itu diharapkan mengatasi kendala waktu dan tempat serta mempercepat penanganan demi meningkatkan peluang kesembuhan pasien.

Terkait hal itu, perusahaan pengembang aplikasi asal Indonesia, Mhealth Tech, menciptakan aplikasi Halodoc. Melalui aplikasi itu, pasien bisa berkonsultasi dengan dokter lewat saluran video atau percakapan secara daring, dilengkapi fitur membuat janji konsultasi, apotek antar, dan informasi laboratorium. Aplikasi konsultasi dokter secara daring ada di sejumlah negara, seperti Amerika Serikat dan India.

Pasien bebas memilih dokter yang bekerja sama dengan Halodoc. Tiap dokter menentukan tarif per menit. Pasien akan punya akun saldo daring dan membayar dokter lewat jumlah menit konsultasi. Sejak diluncurkan Maret lalu, sekitar 600 dokter bekerja sama, yakni dokter umum, dokter spesialis kulit, dan dokter spesialis penyakit dalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jonathan Sudharta, Chief Executive Mhealth Tech mengatakan, aplikasi itu memungkinkan pasien berkonsultasi dengan dokter tiap saat. Di kota besar, pasien butuh waktu beberapa jam untuk berkonsultasi dengan dokter karena lalu lintas macet. “Kami tak bertujuan menghilangkan konsultasi secara fisik,” ujarnya, di Jakarta, Jumat (8/4).

Ketua Persatuan Rumah Sakit di Bekasi Irwan Heriyanto mengatakan, aplikasi itu bisa membantu pasien atau keluarga kerabat pasien tahu penanganan secara cepat. Contohnya, pada pasien jantung ada periode emas, yakni peluang sembuh ditentukan dari kecepatan penanganan pertama pasien. “Keluarga bisa bertanya ke dokter agar dapat segera bertindak,” ujarnya.

Meski tatap muka dilakukan secara daring, diagnosis penyakit bisa dilakukan. Sebab, komunikasi pasien jadi faktor terpenting diagnosis. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, pasien perlu menjalani pemeriksaan fisik dan laboratorium. Psikolog dari Universitas Atma Jaya, Viera Adella, mengatakan, kemudahan mengakses dokter berdampak positif pada kondisi psikologis pasien. (C11)
——————–
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 9 April 2016, di halaman 13 dengan judul “Konsultasi Dokter secara Daring Percepat Penanganan”.

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi
Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern
Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia
Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara
Menjadi Ilmuwan Politik di Era Digital. Lebih dari Sekadar Hafalan Tata Negara
Saksi Bisu di Balik Lensa. Otopsi Bioteknologi Purba dalam Perburuan Minyak Bumi
Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Berita ini 19 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:37 WIB

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi

Minggu, 19 April 2026 - 08:06 WIB

Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern

Sabtu, 11 April 2026 - 18:47 WIB

Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia

Sabtu, 11 April 2026 - 17:49 WIB

Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara

Berita Terbaru