Bank Perkuat Fitur Keamanan

- Editor

Rabu, 9 Desember 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbankan terus memperkuat fitur keamanan untuk memberikan kenyamanan bagi nasabah yang melakukan transaksi digital. Keamanan menjadi perhatian serius karena volume dan nilai transaksi perbankan berbasis digital terus meningkat.

Belakangan ini, selain fitur-fitur keamanan yang sudah lebih dahulu ada seperti nomor identifikasi personal, bank mulai menambah fitur keamanan berupa kata sandi sekali pakai (OTP). Salah satu bank yang menggunakan OTP adalah PT Bank Permata Tbk yang fiturnya diperkenalkan di Jakarta, Selasa (8/12). OTP adalah fitur tambahan 3D secure-verified yang dimiliki oleh Visa.

Direktur Perbankan Ritel Bank Permata Bianto Surodjo menuturkan, fitur tambahan untuk mendukung keamaman transaksi itu diperkenalkan untuk transaksi daring menggunakan kartu debit Permata. “Layanan 3D secure-verified by Visa untuk transaksi daring menggunakan kartu debit merupakan nilai tambah. Keamanan transaksi meningkat,” kata Bianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Makin beragamnya layanan dan inovasi yang mendukung transaksi daring, kata Bianto, akan menjadikan Indonesia menjadi basis perdagangan daring. Sejumlah indikator sudah mengarah ke sana.

e60037d537b445a7aaa367c4cc92d34fKOMPAS/HERPIN DEWANTO PUTRO–Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Ajun Komisaris Besar Takdir Mattanete (dua dari kanan) memperlihatkan barang bukti kasus pembobolan kartu kredit yang dilakukan 32 warga negara asing dari Tiongkok dan Taiwan, Oktober 2015, di Surabaya, Jawa Timur. Semua korban dari para pelaku itu juga berasal dari Tiongkok dan Taiwan. Mereka memilih Surabaya untuk beraksi dengan harapan tidak mudah terlacak.

Transaksi menggunakan debit Permata, ujar Bianto, tumbuh 17 persen selama setahun pada periode Januari-Oktober 2015. Pada periode Januari-Oktober 2015, nilai transaksi belanja menggunakan kartu debit Permata mencapai Rp 1,2 triliun yang berasal dari 2,2 juta transaksi.

b684d458040a40e69ec3d3b1b29e1cb7Calon pembeli membandingkan produk mode terbaru yang dijual melalui perdagangan elektronik (e-dagang) pada Instagram dan situs internet di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Pemerintah menyiapkan peta jalan e-dagang. Peta jalan itu penting untuk mengatur arah dan menata perdagangan elektronik agar memberikan kontribusi bagi negara dan tidak didominasi para pelaku usaha dari luar negeri.

229b68462e3e4c8ea9f9eb7a6b057360KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN–Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Srie Agustina memberikan pemaparan dalam diskusi Forum Ekonomi Nusantara yang diselenggarakan harian Kompas dan BNI di Hotel Santika, pertengahan November 2015. Diskusi ini membahas e-dagang dan sumbangsihnya terhadap ekonomi Indonesia.

c0d94a11e06f416e963e18e4f6d45d16KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN–Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Harianto Gunawan menuturkan, penetrasi internet di Indonesia sangat kencang dan mendukung perkembangan e-dagang. “Saat ini, e-dagang sudah menjadi gaya hidup di kota-kota besar seperti Jakarta. Jumlah nasabah bank yang berbelanja daring terus meningkat,” kata Harianto.

Studi Visa Consumer Payment Attitudes belum lama ini menunjukkan bahwa 70 persen responden berbelanja produk mode, aksesori, elektronik, dan sejumlah barang lain secara daring minimal sekali dalam sebulan. Namun, tidak semua responden yang semula berencana berbelanja meneruskan aktivitas belanjanya karena akses situs belanja yang lama, kekhawatitan nasabah mengenai keamanan transaksi, dan navigasi situs belanja yang rumit.

“Kami berharap nasabah bisa berbelanja dengan lebih nyaman karena ada layanan kata sandi sekali pakai,” kata Harianto.

AGUSTINUS HANDOKO

Sumber: Kompas Siang | 8 Desember 2015

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Bobibos: Api Kecil dari Sebuah Gudang Jerami
Biometrik dan AI, Tubuh dalam Cengkeraman Algoritma
Habibie Award: Api Intelektual yang Menyala di Tengah Bangsa
Cerpen: Lagu dari Koloni Senyap
Di Balik Lembar Jawaban: Ketika Psikotes Menentukan Jalan — Antara Harapan, Risiko, dan Tanggung Jawab
Tabel Periodik: Peta Rahasia Kehidupan
Kincir Angin: Dari Ladang Belanda Hingga Pesisir Nusantara
Surat Panjang dari Pinggir Tata Surya
Berita ini 10 kali dibaca

Informasi terkait

Rabu, 19 November 2025 - 16:44 WIB

Bobibos: Api Kecil dari Sebuah Gudang Jerami

Rabu, 12 November 2025 - 20:57 WIB

Biometrik dan AI, Tubuh dalam Cengkeraman Algoritma

Sabtu, 1 November 2025 - 13:01 WIB

Habibie Award: Api Intelektual yang Menyala di Tengah Bangsa

Kamis, 2 Oktober 2025 - 16:30 WIB

Di Balik Lembar Jawaban: Ketika Psikotes Menentukan Jalan — Antara Harapan, Risiko, dan Tanggung Jawab

Rabu, 1 Oktober 2025 - 19:43 WIB

Tabel Periodik: Peta Rahasia Kehidupan

Berita Terbaru

Berita

Bobibos: Api Kecil dari Sebuah Gudang Jerami

Rabu, 19 Nov 2025 - 16:44 WIB

Artikel

Biometrik dan AI, Tubuh dalam Cengkeraman Algoritma

Rabu, 12 Nov 2025 - 20:57 WIB

Fiksi Ilmiah

Cerpen: Tarian Terakhir Merpati Hutan

Sabtu, 18 Okt 2025 - 13:23 WIB

Fiksi Ilmiah

Cerpen: Hutan yang Menolak Mati

Sabtu, 18 Okt 2025 - 12:10 WIB