Bank Mendorong Penggunaan Kartu Kredit

- Editor

Jumat, 19 Februari 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbankan terus mendorong penggunaan kartu kredit sebagai bentuk diversifikasi layanan dan transaksi. Peningkatan volume dan nilai transaksi kartu kredit diharapkan bisa ikut menopang pendapatan bunga bank.

Data dari Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) yang dikutip Kompas pada Rabu (17/2) menunjukkan, nilai transaksi kartu kredit pada Januari 2016 sebesar Rp 22,281 triliun. Volume transaksi kartu kredit pada Januari 2016 mencapai 23,4 juta dengan jumlah kartu kredit yang beredar 16,878 juta kartu. Rata-rata transaksi menggunakan kartu kredit Rp 952.000 per kartu pada Januari 2016.

Adapun nilai transaksi kartu kredit pada 2015 sebesar Rp 273,1 triliun dengan volume transaksi 274,7 juta. Rata-rata nilai transaksi pada tahun 2015 sebesar Rp 994.000 per kartu per bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja sama
Secara terpisah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjalin kerja sama dengan penyedia aplikasi transportasi Go- Jek dengan mendukung layanan Go-Tix. Layanan Go-Tix adalah fitur pembelian tiket dalam jaringan (daring) dan menyediakan informasi berbagai acara.

Sekretaris Perusahaan BRI Hari Siaga Amijarso menuturkan, melalui kerja sama ini, BRI memberikan pengembalian tunai (cashback)sebesar 25 persen untuk nasabah pemegang kartu kredit BRI Touch, kartu kredit BRI Platinum, dan kartu kredit BRI Infinite.

Secara terpisah, manajemen PT Bank CIMB Niaga Tbk mendorong peningkatan pendapatan dari bisnis perbankan berbasis transaksi (transaction banking). Diharapkan, pendapatan giro dari bisnis itu lebih baik dibandingkan dengan kenaikan tahun lalu yang mencapai 15 persen secara tahunan.

Chief of Transaction Banking CIMB Niaga Hendra Lembong optimistis perusahaan atau korporasi yang menggunakan layanan berbasis transaksi CIMB Niaga akan bertambah. Saat ini diperkirakan ada 25.000 perusahaan atau korporasi pengguna layanan tersebut yang tersebar di seluruh industri di Tanah Air.

“Generasi kedua dan ketiga perusahaan semakin banyak yang menggunakan layanan transaction banking. Ini menjadi peluang bagi kami,” kata Hendra kepada media di Jakarta.

Pengembangan platform perbankan berbasis teknologi digital menjadi salah satu yang diandalkan CIMB Niaga. Hingga akhir 2015, pendapatan dari layanan berbasis transaksi itu menyumbang sekitar 20 persen dari total pendapatan. Layanan perbankan berbasis transaksi CIMB Niaga menawarkan basis layanan pembiayaan perdagangan, manajemen pengelolaan dana, rantai suplai, jasa administrasi dana dan kustodian, serta jasa agen trustee dan pinjaman. (BEN/AHA)
——————
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 18 Februari 2016, di halaman 20 dengan judul “Bank Mendorong Penggunaan Kartu Kredit”.

Informasi terkait

Batas yang Menentukan Nasib Bintang
Padamnya Lentera Malam
Titik Temu di Ujung Semesta
Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains
Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern
Menyusuri Jejak Awal Semesta
Memahami Manusia dari Dua Jalan
Kosmologi Sebuah Upaya Memahami Kosmos dan Memahami Keberadaan
Berita ini 23 kali dibaca

Informasi terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:11 WIB

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:21 WIB

Padamnya Lentera Malam

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WIB

Titik Temu di Ujung Semesta

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:51 WIB

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Berita Terbaru

Artikel

Batas yang Menentukan Nasib Bintang

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:11 WIB

Artikel

Padamnya Lentera Malam

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:21 WIB

Artikel

Titik Temu di Ujung Semesta

Senin, 22 Jun 2026 - 15:10 WIB

Artikel

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:56 WIB

Artikel

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:51 WIB