Anak Muda Didorong Berkontribusi

- Editor

Jumat, 7 Maret 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak anak muda memiliki kemampuan yang jika dikontribusikan, sebenarnya bisa bermanfaat untuk masyarakat luas.

”Meskipun demikian, belum banyak yang mau melakukannya,” kata Fasli Jalal, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dalam Bincang Kreatif Satu Indonesia yang diadakan di FX Mall, Jakarta, Rabu (5/3).

Untuk memberikan inspirasi kepada anak muda agar lebih banyak berbuat untuk kepentingan masyarakat luas, gerakan Satu Indonesia Award memberikan penghargaan kepada anak-anak muda yang konsisten berkontribusi meningkatkan kualitas masyarakat di bidang pendidikan, lingkungan, wirausaha, kesehatan, dan teknologi. Kegiatan ini merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan Grup Astra International dengan Tempo Media Grup yang digagas sejak 2010.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

175225_620Mulai Rabu kemarin hingga 5 Agustus, Satu Indonesia Award membuka pendaftaran bagi anak muda yang ingin mendapatkan bantuan dana bagi kegiatannya. Setiap tahun, mereka yang dinilai layak akan mendapat bantuan dana Rp 55 juta dan pembinaan kegiatan lebih lanjut. Selain Fasli Jalal, anggota tim juri lainnya adalah Emil Salim, Nila Moeloek, Tri Mumpuni, Onno W Purbo, Bambang Harymurti, Yulian Warman, dan Riza Deliansyah.

Menurut Yulian Warman, Kepala Divisi Kehumasan PT Astra International Tbk, pada 2010 jumlah pendaftar hanya 120 orang dan 2012 jumlah pendaftarnya mencapai 1.606 orang. Syarat mereka yang mendapatkan bantuan dana adalah berumur maksimal 35 tahun, individu, kegiatan yang digagas harus orisinal dan sudah berlangsung dua tahun. Peserta juga belum pernah mendapat penghargaan apa pun atau diliput media mana pun. Tahun lalu, dana diberikan kepada 20 anak muda yang memenuhi kriteria. (IND)

Sumber: Kompas, 6 Maret 2014

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi
Dari Molekul hingga Krisis Ekologis
Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?
Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan
Gen, Data, dan Wahyu
Bobibos: Api Kecil dari Sebuah Gudang Jerami
Berita ini 6 kali dibaca

Informasi terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:18 WIB

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:45 WIB

Dari Molekul hingga Krisis Ekologis

Senin, 29 Desember 2025 - 19:06 WIB

Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:41 WIB

Siapa yang Berhak Menyebut Ilmu?

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:38 WIB

Ketika Forensik Digital Bertemu Kekuasaan

Berita Terbaru

Artikel

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:18 WIB

Artikel

Apakah Mobil Listrik Solusi untuk Kemacetan?

Kamis, 22 Jan 2026 - 11:08 WIB

Artikel

Manusia, Tanah, dan Cara Kita Keliru Membaca Wahyu

Kamis, 22 Jan 2026 - 10:52 WIB

industri

Dari Molekul hingga Krisis Ekologis

Minggu, 18 Jan 2026 - 17:45 WIB