UNBK di Banyuwangi Gandeng PT PLN dan Penyedia Layanan Internet

- Editor

Selasa, 26 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMK Negeri 1 Banyuwangi mulai mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer di Banyuwangi, Senin (25/3/2019). Di Banyuwangi sebanyak 11.074 Siswa SMK hari ini mengikuti ujian nasional hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Siswa SMK Negeri 1 Banyuwangi mulai mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer di Banyuwangi, Senin (25/3/2019). Di Banyuwangi sebanyak 11.074 Siswa SMK hari ini mengikuti ujian nasional hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Panitia Ujian Nasional Berbasis Komputer di Banyuwangi, Jawa Timur, menggandeng perusahaan penyedia layanan internet dan PT PLN setempat. Tujuannya, menjamin pelaksanaan ujian berlangsung lancar.

Ujian Nasional Berbasis Komputer untuk SMK digelar selama empat hari sejak Senin hingga Kamis (25/3/2019)-(28/3/2019). Para siswa akan menyelesaikan soal-soal ujian bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris dan teori kejuruan.

KOMPAS/ANGGER PUTRANTO—Siswa SMK Negeri 1 Banyuwangi mulai mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer di Banyuwangi, Senin (25/3/2019). Di Banyuwangi sebanyak 11.074 Siswa SMK hari ini mengikuti ujian nasional hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

UNBK dilaksanakan menggunakan komputer yang terhubung melalui jaringan LAN, menggunakan kabel Unshielded Twisted Pair (UTP). Sekolah tidak diperkenankan menggelar UNBK menggunakan jaringan wireless.

KOMPAS/ANGGER PUTRANTO–Siswa SMK Negeri 1 Banyuwangi mulai mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer di Banyuwangi, Senin (25/3/2019). Di Banyuwangi sebanyak 11.074 Siswa SMK hari ini mengikuti ujian nasional hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Banyuwangi Istu Handono di Banyuwangi, Senin (25/3), mengatakan, ketersediaan listrik dan internet menjadi hal vital yang harus dipenuhi. Perusahaan internet service provider diharapkan dapat menjaga kestabilan bandwidth dan jaringan. Sedangkan PT PLN dilibatkan untuk menghindari pemadaman listrik bila dilakukan pemeliharaan jaringan listrik.

Akan tetapi, beragam persiapan menghadapi kemungkinan terburuk tetap dilakukan. Setiap sekolah wajib menyediakan genset untuk mengantisipasi pemadaman listrik. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banyuwangi juga telah membentuk tim helpdesk demi mendukung kelancaran UNBK.

“Tim helpdesk terdiri dari beberapa perwakilan sekolah. Mereka memiliki kemampuan mengatasi potensi masalah teknis,” ujar Istu.

Siswa SMK Negeri 1 Banyuwangi mulai mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer di Banyuwangi, Senin (25/3/2019). Di Banyuwangi sebanyak 11.074 Siswa SMK hari ini mengikuti ujian nasional hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

KOMPAS/ANGGER PUTRANTO—Siswa SMK Negeri 1 Banyuwangi mulai mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer di Banyuwangi, Senin (25/3/2019). Di Banyuwangi sebanyak 11.074 Siswa SMK hari ini mengikuti ujian nasional hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Peserta UNBK SMK di Banyuwangi mencapai 11.074 siswa. Namun, sebanyak 36 orang tidak hadir pada hari pertama. “Dua peserta sakit, 31 mengundurkan diri, dan tiga orang lainnya meninggal dunia. Sejauh ini, tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan UNBK hari pertama,” ujar Istu.

Istu menambahkan, siswa yang tidak bisa mengikuti UNBK bisa menjalani ujian susulan. Siswa yang mengikuti ujian susulan akan ditawarkan tetap mengikuti ujian berbasis komputer atau menggunakan pensil dan kertas.

KOMPAS/ANGGER PUTRANTO–Gubernur Jawa TImur Khofifah Indar Parawansa minanjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer serta turut mendoakan para Siswa SMK Negeri 1 Banyuwangi, Senin (25/3/2019). Di Banyuwangi sebanyak 11.074 Siswa SMK hari ini mengikuti ujian nasional hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parwansa turut memantau jalannya UNBK hari pertama di Banyuwangi. Sebelum para siswa masuk ke ruang ujian, Khofifah mengajak mereka untuk berdoa demi kelancaran UNBK.

“Semangat ujiannya. Semoga lancar. Setelah ini, kalau kerja mudah-mudahan dapat pekerjaan yang baik. Kalau mau melanjutkan ke perguruan tinggi semoga dapat yang dicita-citakan. Kalau ada yang mau menikah, nanti saja,” kata Khofifah.–ANGGER PUTRANTO

Editor CORNELIUS HELMY HERLAMBANG

Sumber: Kompas, 25 Maret 2019

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?
Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan
Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi
Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi
Dari Molekul hingga Krisis Ekologis
Galodo dan Ingatan Air
Ketika Kereta Menghasilkan Listriknya Sendiri
Berita ini 10 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 10:34 WIB

Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia

Senin, 9 Maret 2026 - 09:50 WIB

Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:19 WIB

Menulis Ulang Kode Kehidupan: Mengapa Biologi Adalah “The New Coding” di Masa Depan

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:12 WIB

Takhta Debu dan Ruh: Menelusuri Jejak Adam di Antara Belantara Evolusi

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:18 WIB

Klip Kertas dan Dunia yang Terjepit Rapi

Berita Terbaru

Artikel

Memilih Masa Depan: Informatika, Elektro, atau Mesin?

Senin, 9 Mar 2026 - 09:50 WIB