UKDW untuk Wirausaha dan Riset

- Editor

Rabu, 1 Desember 2010

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Kristen Duta Wacana mengembangkan konsep entrepreneur research university. Konsep yang tergolong baru dalam dunia pendidikan tinggi ini mencoba mengombinasikan bidang riset dengan kewirausahaan.

Rektor Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Djohan mengatakan, konsep entrepreneur research university (ERU) adalah bagaimana mengembangkan riset dan kewirausahaan secara bersamaan. ”Di banyak kampus, dua konsep ini biasanya dipertentangkan. Namun, di UKDW, keduanya berusaha dikombinasi,” kata Djohan usai pelantikan Rektor UKDW Periode 2009-2014 di Yogyakarta, Selasa (30/11).

Menurut Djohan, dengan konsep ini, penelitian di UKDW dilaksanakan dengan landasan semangat kewirausahaan. Secara praktik, hal ini antara lain membalik proses penelitian yang selama ini lazim dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Umumnya, para akademisi menyelesaikan penelitian dulu baru disosialisasikan kepada masyarakat. Sekarang, hal itu di UKDW dibalik. Jadi, para pengguna penelitian ditanyai dulu sebelum penelitian dilaksanakan sehingga penelitian bisa dilakukan sesuai keinginan pengguna,” ujarnya.

Tiga tahun

Djohan mengatakan, konsep yang telah dirancang setidaknya tiga tahun terakhir ini akan resmi dilakukan sekitar awal tahun 2011. Saat ini, sejumlah persiapan tengah dilakukan. Salah satunya yakni membentuk sekitar 25 kelompok dosen. Setiap kelompok terdiri dari empat orang dengan bidang keilmuan beragam. Kelompok ini juga harus mengajak praktisi maupun industri untuk bergabung.

Masing-masing kelompok diharuskan membuat program kerja untuk empat tahun. Mereka juga bertugas membimbing kelompok mahasiswa lintas disiplin ilmu yang nanti akan dibentuk. Kelompok ini akan dilengkapi laboratorium dan jejaring usaha untuk menyelesaikan program kerja tersebut. (IRE)

Sumber: Kompas, Rabu, 1 Desember 2010 | 04:24 WIB

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Tak Wajib Publikasi di Jurnal Scopus, Berapa Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen untuk Angka Kredit?
Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia
Siap Diuji Coba, Begini Cara Kerja Internet Starlink di IKN
Riset Kulit Jeruk untuk Kanker & Tumor, Alumnus Sarjana Terapan Undip Dapat 3 Paten
Ramai soal Lulusan S2 Disebut Susah Dapat Kerja, Ini Kata Kemenaker
Lulus Predikat Cumlaude, Petrus Kasihiw Resmi Sandang Gelar Doktor Tercepat
Kemendikbudristek Kirim 17 Rektor PTN untuk Ikut Pelatihan di Korsel
Ini Beda Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Versi Jepang dan Cina
Berita ini 8 kali dibaca

Informasi terkait

Rabu, 24 April 2024 - 16:17 WIB

Tak Wajib Publikasi di Jurnal Scopus, Berapa Jurnal Ilmiah yang Harus Dicapai Dosen untuk Angka Kredit?

Rabu, 24 April 2024 - 16:13 WIB

Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia

Rabu, 24 April 2024 - 16:09 WIB

Siap Diuji Coba, Begini Cara Kerja Internet Starlink di IKN

Rabu, 24 April 2024 - 13:24 WIB

Riset Kulit Jeruk untuk Kanker & Tumor, Alumnus Sarjana Terapan Undip Dapat 3 Paten

Rabu, 24 April 2024 - 13:20 WIB

Ramai soal Lulusan S2 Disebut Susah Dapat Kerja, Ini Kata Kemenaker

Berita Terbaru

Tim Gamaforce Universitas Gadjah Mada menerbangkan karya mereka yang memenangi Kontes Robot Terbang Indonesia di Lapangan Pancasila UGM, Yogyakarta, Jumat (7/12/2018). Tim yang terdiri dari mahasiswa UGM dari berbagai jurusan itu dibentuk tahun 2013 dan menjadi wadah pengembangan kemampuan para anggotanya dalam pengembangan teknologi robot terbang.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
07-12-2018

Berita

Empat Bidang Ilmu FEB UGM Masuk Peringkat 178-250 Dunia

Rabu, 24 Apr 2024 - 16:13 WIB