UGM Pacu Kualitas Penelitian

- Editor

Kamis, 11 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gamaforce Universitas Gadjah Mada menerbangkan karya mereka yang memenangi Kontes Robot Terbang Indonesia di Lapangan Pancasila UGM, Yogyakarta, Jumat (7/12/2018). Tim yang terdiri dari mahasiswa UGM dari berbagai jurusan itu dibentuk tahun 2013 dan menjadi wadah pengembangan kemampuan para anggotanya dalam pengembangan teknologi robot terbang.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
07-12-2018

Tim Gamaforce Universitas Gadjah Mada menerbangkan karya mereka yang memenangi Kontes Robot Terbang Indonesia di Lapangan Pancasila UGM, Yogyakarta, Jumat (7/12/2018). Tim yang terdiri dari mahasiswa UGM dari berbagai jurusan itu dibentuk tahun 2013 dan menjadi wadah pengembangan kemampuan para anggotanya dalam pengembangan teknologi robot terbang. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA) 07-12-2018

Universitas Gadjah Mada terus memacu kualitas penelitian yang dilakukan jajaran sivitas akademikanya. Keberhasilan meraih peringkat ke-254 dunia bukan tujuan akhir.

Universitas Gadjah Mada terus memacu kualitas penelitian jajaran sivitas akademikanya. Keberhasilan meraih peringkat ke-254 dunia bukan tujuan akhir. Capaian itu justru melecut semangat untuk terus meningkatkan kualitas.

”Pada prinsipnya, ranking bagi UGM (Universitas Gadjah Mada) bukan tujuan utama. Tetapi, sebagai indikator kualitas yang selanjutnya mendorong UGM untuk lebih baik lagi agar kontribusi dan impact-nya bagi masyarakat dan negara semakin meningkat,” kata Rektor UGM Panut Mulyono, saat dihubungi, Rabu (10/6/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pemeringkatan universitas dunia oleh Quacquarelli Symonds (QS), tahun 2021, UGM berhasil menembus peringkat ke-254 dunia. Capaian itu menunjukkan peningkatan peringkat hingga 66 tingkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemeringkatan yang dilakukan QS didasarkan pada enam kriteria utama. Keenam kriteria tersebut ialah reputasi akademik, reputasi karyawan, intensitas publikasi peneliti (citations per faculty), rasio jumlah mahasiswa dan fakultas (faculty-students ratio), fakultas internasional (international faculty), dan mahasiswa international (international student).

Panut menuturkan, jajaran sivitas akademika UGM perlu terus berusaha lagi dengan capaian tersebut. Kualitas penelitian harus ditingkatkan. Itu disertai pula dengan kerja sama yang nyata bersama mitra-mitra di luar negeri. Tak boleh dilupakan pula fasilitas pembelajaran berupa laboratorium-laboratorium harus ditingkatkan terus keandalannya.

Selanjutnya, Panut mengatakan, penelitian yang dilakukan jajaran sivitas akademika juga akan diarahkan kepada penelitian yang sejalan dengan kebutuhan industri. Harapannya, hasil-hasil penelitian bisa menghasilkan produk-produk khusus yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

”Jadi, penelitian itu harapannya bisa dihilirisasi menjadi produk-produk fungsional. Misalnya, penelitian-penelitian tentang pertanian, obat-obatan, dan lain sebagainya. Tetapi, kami juga bergelut dengan pengembangan ilmu yang harus meneliti hal-hal frontier dan terdepan,” ucap Panut.

Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Jaminan Mutu UGM Indra Wijaya mengatakan, optimalisasi juga dilakukan dengan membuka kursus-kursus musim panas (summer course) bagi mahasiswa internasional. Ini untuk lebih mengenalkan UGM kepada mahasiswa dari luar negeri.

Di sisi lain, kapasitas mahasiswa perguruan tinggi tersebut juga terus ditingkatkan dengan perbaikan sistem pendidikan melalui penelitian. ”Dengan ini, kami membuat lulusan yang andal. Kami berikan skills sehingga masuk kerja lebih baik. Caranya melalui perbaikan tingkat pendidikan maupun penelitian. Ini secara konsisten kami lakukan,” kata Indra.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno, lewat rekaman videonya, turut mengucapkan selamat atas keberhasilan UGM meningkatkan peringkatnya di dunia. Ia mengharapkan agar perguruan tinggi tersebut senantiasa menghasilkan lulusan-lulusan berkualitas yang produktif dan inovatif.

Kondisi tersebut mampu mengantarkan bangsa ini menuju lompatan kemajuan. Namun, ia berpesan agar segenap sivitas akademika selalu memegang nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan dalam setiap karyanya.

”Prestasi UGM seperti dalam ranking QS perlu terus ditingkatkan. Tetapi, prestasi UGM untuk kemanusiaan dan kemajuan sangat penting untuk diprioritaskan di atas segala hal yang lainnya,” kata Pratikno, yang menjabat Rektor UGM pada 2012-2014.

Oleh NINO CITRA ANUGRAHANTO

Editor: MOHAMAD FINAL DAENG

Sumber: Kompas, 10 Juni 2020

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Bobibos: Api Kecil dari Sebuah Gudang Jerami
Biometrik dan AI, Tubuh dalam Cengkeraman Algoritma
Habibie Award: Api Intelektual yang Menyala di Tengah Bangsa
Cerpen: Lagu dari Koloni Senyap
Di Balik Lembar Jawaban: Ketika Psikotes Menentukan Jalan — Antara Harapan, Risiko, dan Tanggung Jawab
Tabel Periodik: Peta Rahasia Kehidupan
Kincir Angin: Dari Ladang Belanda Hingga Pesisir Nusantara
Surat Panjang dari Pinggir Tata Surya
Berita ini 8 kali dibaca

Informasi terkait

Rabu, 19 November 2025 - 16:44 WIB

Bobibos: Api Kecil dari Sebuah Gudang Jerami

Rabu, 12 November 2025 - 20:57 WIB

Biometrik dan AI, Tubuh dalam Cengkeraman Algoritma

Sabtu, 1 November 2025 - 13:01 WIB

Habibie Award: Api Intelektual yang Menyala di Tengah Bangsa

Kamis, 2 Oktober 2025 - 16:30 WIB

Di Balik Lembar Jawaban: Ketika Psikotes Menentukan Jalan — Antara Harapan, Risiko, dan Tanggung Jawab

Rabu, 1 Oktober 2025 - 19:43 WIB

Tabel Periodik: Peta Rahasia Kehidupan

Berita Terbaru

Berita

Bobibos: Api Kecil dari Sebuah Gudang Jerami

Rabu, 19 Nov 2025 - 16:44 WIB

Artikel

Biometrik dan AI, Tubuh dalam Cengkeraman Algoritma

Rabu, 12 Nov 2025 - 20:57 WIB

Fiksi Ilmiah

Cerpen: Tarian Terakhir Merpati Hutan

Sabtu, 18 Okt 2025 - 13:23 WIB

Fiksi Ilmiah

Cerpen: Hutan yang Menolak Mati

Sabtu, 18 Okt 2025 - 12:10 WIB