Tim Robotika Unikom Sabet 3 Medali Emas di Amerika

- Editor

Selasa, 19 April 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Robotika Universitas Komputer (Unikom) Bandung meraih tiga medali emas dalam kontes Robogames 2016. Kompetisi robot skala internasional tersebut berlangsung di Alameda Country Fairgrounds-Pleasanton, California, Amerika Serikat, pada 8-20 April 2016 lalu.

Divisi Robotika Unikom mengikutsertakan sejumlah robot andalan karya mahasiswanya di pertandingan ‘The 12th Annual Robogames 2016’ tersebut. Robogames merupakan kompetisi robot yang rutin digelar tiap tahun di San Francisco Bay Area.

“Untuk kontes Robogames tahun ini, kami mendapatkan tiga medali emas, tiga medali perak dan dua medali perunggu,” ucap Ketua Tim Robotika Unikom Rodi Hartono saat menggelar jumpa pers di kampus Unikom, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Selasa (19/4/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

b9c99271-b37f-4de7-ae8d-7954c9e25c85Rodi menjelaskan, timnya mendaftarkan robot untuk delapan kategori pertandingan yaitu Open Fire Fighting, Autonomous Robomagellan, Autonomous Nat Car, Open Ribbon Climber, Open Table Top Navigation, Beam Photovore, Beam Speeder dan Open Line Follower.

Tim Robotika Unikom yang berangkat ke Amerika berjumlah lima orang terdiri dua dosen pembimbing, Rodi Hartono dan Taufiq Nuzwir Nizar, serta tiga mahasiswa yaitu Muhamad Ikbal Wiguna, Ihsan Faturohman dan Rizaldi Permana.

“Tiga medali emas yang kami peroleh masing-masing kategori Open Fire Fighting Robot, Open Table Top Navigation dan Beam Speeder,” ujar Rodi.

Untuk kategori Open Fire Figting Robot, Tim Unikom menampilkan robot tank bernama DU144-Return, kategori Open Table Top Navigation mengandalkan robot CAPIT-V16, dan kategori Beam Speeder menerjunkan robot DU116SPEEDER-V16.

“Pencapaian yang kami raih saat ini merupakan prestasi luar biasa,” ucap Rodi.

Salah satu anggota Tim Robotika Unikom, Muhamad Ikbal Wiguna, menyebutkan para juri dan peserta memuji ketangguhan DU114-RETURN atau robot pemadam api.

“Robot ini harus secepat mungkin menemukan titik api, lalu memadamkannya dengan air atau kipas. Robot pemadam api ini mendapat medali emas karena paling cepat atau 10 detik untuk memadamkan lilin api setelah melewati rintangan-rintangan,” ujar Ikbal.
Dia menjelaskan, robot DU114-RETURN memiliki penampungan air berkapasitas 800 mili liter itu bisa bergerak mencari titik api dengan cara diperintah melalui tanda suara atau ditekan tombol aktifnya. Robot berbentuk kendaraan tank yang dilengkapi tujuh sensor ultrasonik ini secara otomatis melaju mendekati kobaran api.

“Jadi robotnya jalan sendirian tanpa perlu menggunakan remote control. Robot ini bisa mencari api, terus dapat kembali lagi secara otomatis. Robot pemadam api ini disiapkan untuk di dalam bangunan seperti rumah dan kantor. Kalau ada tangga, robotnya bisa naik,” tutur Ikbal.

Peserta kontes Robogames 2016 diikuti 38 negara yang di antaranya Amerika, Brasil, Jepang, Nepal, China dan Indonesia. Terdapat lebih 50 jenis pertandingan robot dalam kompetisi tersebut. (bbn/ash)

Baban Gandapurnama

Sumber: detikinet, Selasa, 19/04/2016 16:58 WIB

Informasi terkait

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi
Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia
Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern
Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan
Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026
Mengapa Desain Jembatan Mahasiswa ITB Ini Dianggap Unggul di Kompetisi Internasional?
Melawan Arus Waktu, Kisah Kiki, Pemuda 22 Tahun yang Meraih Gelar Master di UGM
Langkah Strategis BYD dan Visi Haryadi Kaimuddin untuk Menuju Kemandirian Energi Indonesia
Berita ini 14 kali dibaca

Informasi terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:11 WIB

Dari Persia untuk Dunia. Tiga Ilmuwan Iran yang Warisannya Masih Mengubah Peradaban Modern

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:15 WIB

Teknik Sipil Tradisional dalam Perspektif Global, Ketika Pengetahuan Leluhur Menjadi Teknologi Masa Depan

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:40 WIB

Dari Air EV hingga Ioniq 5, Inilah Peta Lengkap Mobil Listrik dan Pabrik EV di Indonesia 2026

Berita Terbaru

Artikel

Di Antara Peta dan Lapisan Bumi

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:19 WIB

Artikel

Ketika Ilmu Sosial Berusaha Memahami Manusia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:01 WIB