Teknologi Informasi; Indonesia Terbesar Mendapat Serangan ”Hacker”

- Editor

Sabtu, 28 Desember 2013

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan terakhir yang dikeluarkan Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure menunjukkan, keamanan internet nasional Indonesia dalam kondisi buruk.

Hal itu ditunjukkan dengan serangan ke sumber informasi (situs web) di dalam negeri. ”Indonesia merupakan negara target serangan terbesar di dunia. Ada 1.277.578 serangan per bulan,” kata Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dalam jumpa pers tentang evaluasi akhir tahun, Jumat (27/12), di Jakarta.

Dari serangan ke situs di dalam negeri diketahui, 70 persen berasal dari hacker dan cracker di Indonesia, kata Tifatul. Tingkat serangan itu melebihi yang dialami Amerika Serikat, 332.000 serangan per bulan, dan China, 151.000 serangan per bulan.

Kominfo akan terus mendorong lembaga pemerintah dan swasta meningkatkan tata kelola sistem keamanan informasi, di antaranya melalui penerapan Indeks Keamanan Informasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

hackerDirjen Aplikasi Informatika Kominfo Bambang Heru Tjahjono menambahkan, keamanan sistem dan transaksi elektronik telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012. Juga ditetapkan Standar Nasional tentang sistem itu. Namun, baru beberapa instansi pemerintah yang mengikuti.

Penyadapan
Terkait isu penyadapan oleh pihak asing, kata Tifatul, Kominfo telah mengumpulkan semua operator telekomunikasi guna memastikan ada tidaknya celah penyadapan melalui keterlibatan operator.

”Hasil evaluasi menunjukkan tidak ada keterlibatan operator, tetapi mereka diperintahkan meningkatkan sistem dan standar prosedur pengamanan dan pengawasan dari kemungkinan penyadapan,” ujar Tifatul.

Kominfo juga melakukan pemblokiran muatan negatif terkait pornografi dan kegiatan ilegal lain, seperti perdagangan obat dan makanan tidak berizin, perdagangan bursa komoditas, saham dan investasi tidak berizin, muatan perjudian, serta kegiatan terkait SARA.

Masyarakat dapat menyampaikan pengajuan penanganan muatan negatif di internet, khususnya pornografi. Bisa dengan mengirimkan e-mail ke aduankonten@mail.kominfo.go.id.

Kominfo juga menyiapkan pengaturan tata cara penanganan muatan negatif di internet. (YUN)

Sumber: Kompas, 28 Desember 2013

Informasi terkait

Titik Temu di Ujung Semesta
Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains
Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern
Menyusuri Jejak Awal Semesta
Memahami Manusia dari Dua Jalan
Kosmologi Sebuah Upaya Memahami Kosmos dan Memahami Keberadaan
Menakar Masa Depan Otomotif, Pilih Listrik, Hybrid, atau Bensin?
Di Ujung Prompt, Di Mana Kebenaran?
Berita ini 15 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WIB

Titik Temu di Ujung Semesta

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:51 WIB

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:21 WIB

Menyusuri Jejak Awal Semesta

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:01 WIB

Kosmologi Sebuah Upaya Memahami Kosmos dan Memahami Keberadaan

Berita Terbaru

Artikel

Titik Temu di Ujung Semesta

Senin, 22 Jun 2026 - 15:10 WIB

Artikel

Keajaiban Makhluk Kecil yang Menggetarkan Dunia Sains

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:56 WIB

Artikel

Membaca Rahasia Langit Melalui Al-Qur’an dan Sains Modern

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:51 WIB

Artikel

Iman dan Sains, Dua Sayap Kebangkitan Peradaban Islam

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:27 WIB

Artikel

Menyusuri Jejak Awal Semesta

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:21 WIB