Home / Berita / ”Techtember”, September yang Penuh Teknologi

”Techtember”, September yang Penuh Teknologi

Techtember, begitulah bulan September tahun ini disebut. Pada bulan ini, para pemain besar teknologi dan gawai dunia secara bersamaan meluncurkan berbagai produk terbarunya.

APPLE/YOUTUBE—-CEO Apple Tim Cook memberikan sambutan dalam acara Time Flies yang digelar virtual pada Selasa (15/9/2020) waktu setempat.

Techtember, begitulah bulan September tahun ini disebut. Pada bulan ini, para pemain besar teknologi dan gawai dunia secara bersamaan meluncurkan berbagai produk terbarunya.

September ini, dunia gawai sungguh mengalami periode yang sibuk; dari peluncuran sistem operasi baru dari Apple dan Google, generasi baru ponsel lipat, hingga konsol gim baru dari Sony dan Microsoft, semua dipadatkan dalam bulan ini.

Kabar besar pertama berasal dari Apple yang meluncurkan sejumlah gawai terbarunya secara virtual pada Rabu (16/9) dini hari lalu.

”Waktu” memang menjadi tema besar acara yang bertajuk ”Time Flies” tersebut, sebab Apple meluncurkan produk smartwatch terbarunya, Apple Watch Series 6. Fitur andalan arloji pintar terbaru milik Apple ini adalah oksimeter, pemantau kadar saturasi oksigen dalam darah.

”Di Apple kami merasa memiliki tanggung jawab untuk terus berinovasi membuat produk yang memperkaya kehidupan manusia. Kali ini kami berfokus pada dua produk yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, Apple Watch dan iPad,” kata CEO Apple Tim Cook dalam sambutannya.

APPLE—COO Apple Jeff Williams memperkenalkan smartwatch terbaru Apple, Apple Watch Series 6 dalam acara Time Flies yang digelar virtual pada Selasa (15/9/2020) waktu setempat.

Dan, untuk pertama kali, Apple memperkenalkan Apple Watch versi terjangkau yang disebut Apple Watch SE. Selain tidak memiliki fitur saturasi oksigen, Apple Watch SE juga tidak memiliki layar yang terus menyala (always-on display).

Apple juga meluncurkan tablet iPad Air terbarunya. Tablet iPad Air generasi keempat ini memiliki layar berukuran 10,9 inci dengan resolusi 2.360 x 1.640 piksel. Kamera belakangnya juga memiliki kemampuan untuk merekam video beresolusi 4K, empat kali lebih besar dibandingkan layar full HD 1080p.

Ini semua ditenagai prosesor terkencang Apple saat ini, A14 bionic. Apple mengklaim bahwa A14 memiliki performa yang 2 kali lebih cepat dibandingkan prosesor laptop Windows, 3 kali lebih cepat dibandingkan tablet Android terkencang, dan 6 kali lebih cepat dibandingkan laptop Google, Chromebook.

Di luar kebiasaan, ponsel terbaru Apple, iPhone 12 tidak dirilis sekaligus dalam acara ini. Namun, memang dalam beberapa waktu yang lalu Chief Financial Officer Apple Luca Maestri mengatakan, rilis iPhone 12 akan tertunda karena gangguan terhadap rantai pasok (supply chain) akibat pandemi Covid-19.

iOS 14
Dari sisi perangkat lunak, Apple juga mulai merilis pembaruan terhadap sistem operasi gawainya; iOS 14, iPadOS 14, watchOS 14, dan tvOS 14.

TWITTER—Tanggapan warganet mengenai fitur baru sistem operasi iOS 14.

Bisa disebut iOS 14 adalah salah satu perubahan besar dalam riwayat sistem operasi ponsel milik Apple tersebut. Untuk pertama kali, Apple memberikan fitur widget bagi pengguna. Bagi pengguna Android ini mungkin hal yang biasa, tetapi ini adalah kali pertama bagi iPhone.

Fitur lain yang sudah biasa di Android, tetapi juga pertama kali muncul di iPhone adalah kemampuan untuk mengatur salah satu aplikasi peramban (browser) dari pihak ketiga—misalnya Google Chrome atau Microsoft Edge—sebagai pilihan utama atau default menggantikan Safari.

Dalam iOS 14, Apple juga memberikan perhatian lebih pada isu privasi. Contohnya, notifikasi akan muncul setiap aplikasi mengakses clipboard (memori tempat penyimpanan teks yang dikopi).

Android
Kurang dari seminggu sebelumnya, pesaing utama Apple di sektor gawai, Google juga merilis privasi juga menjadi hal yang diperhatikan oleh pesaing utama Apple di sektor gawai, Google, dalam versi terbaru sistem operasi Android, Android 11. Android 11 diluncurkan resmi pada Selasa (8/9).

GOOGLE–Salah satu fitur baru Android 11 yang mengutamakan privasi.

VP Android Engineering Dave Burke mengatakan, untuk melindungi privasi pengguna dengan lebih baik, kini aplikasi harus terus meminta permission atau izin terhadap akses tiga hal yang paling sensitif, yakni mikrofon, kamera, dan lokasi.

”Setiap kali aplikasi membutuhkan akses terhadap tiga hal penting itu, aplikasi tersebut akan meminta persetujuan pengguna sebelum mendapatkan akses,” kata Burke.

Selain itu, Android 11 juga memberikan laman pengaturan khusus yang dapat diakses melalui tombol power untuk kontrol perangkat smart home; seperti lampu, thermostat, sehingga pengguna tidak perlu membuka aplikasi masing-masing.

GOOGLE—Salah satu fitur baru Android 11 yang mengutamakan kepraktisan kontrol perangkat pintar IoT.

Dari sisi gawai, sejumlah pemain Android juga memperkenalkan gawai menarik pada September ini. Salah satu ponsel Android paling menarik adalah LG Wing yang dirilis pada Senin (14/9).

LG Wing menawarkan desain yang tidak biasa. Ponsel tersebut pada dasarnya terdiri dari dua layar. Layar di bagian atas dapat diputar sehingga menjadi berorientasi landscape, dan layar bagian bawah tetap portrait.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pengguna dan kenyamanan dalam mengonsumsi konten digital. Misalnya, ketika mengetik, pengguna tetap mengetik pada ukuran kibor yang familiar dalam posisi portrait, tetapi teks ditampilkan dalam layar dalam posisi horizontal.

LG—Ponsel baru LG yang berbentuk tidak biasa, LG Wing.

Microsoft bahkan per Kamis (10/9/2020) pun merilis gawai Android pertamanya, Surface Duo. Gawai ini juga mengambil bentuk yang tidak biasa. Surface Duo memiliki dua layar yang terhubung pada sebuah engsel.

Produktivitas dalam portabilitas yang melebihi ponsel konvensional kembali menjadi selling point yang disematkan Microsoft terhadap Surface Duo.

PS 5 vs Xbox Series X
Pasar konsol gim yang hanya mendapat berita besar 5-7 tahun sekali pun kedatangan produk baru pada 2020 ini.

Setelah digadang-gadang sejak akhir 2019, baik Sony maupun Microsoft mengumumkan harga produk masing-masing, Playstation 5 dan Xbox Series X pada September ini.

MICROSOFT XBOX—Dua konsol gim terbaru Microsoft, Xbox Series X (kiri), dan Xbox Series S (kanan).

Pada Rabu malam kemarin, Sony mengumumkan PS5 berbanderol 499 dollar AS dan 399 dollar AS untuk PS5 Digital Edition (tanpa pemutar keping Bluray). Sepekan sebelumnya, Microsoft mengumumkan harga Xbox Series X dengan harga yang sama, 499 dollar AS.

Tidak hanya itu, pada saat yang bersama Microsoft mengumumkan bahwa raksasa teknologi itu meluncurkan konsol Xbox versi ”murah”, yang diberi nama Xbox Series S, dengan harga 299.

Baik PS5 maupun Xbox Series X dan Series S dijadwalkan rilis pada pertengahan November mendatang.

Gamer PC
Kabar baik tidak hanya hadir bagi para pencinta konsol gim, para gamer pengguna PC juga mendapat tawaran produk baru dalam bentuk kedatangan seri kartu grafis Nvidia terbaru, yakni seri GeForce 30; yang diumumkan pada 1 September lalu.

Sejauh ini, Nvidia mengumumkan tiga produk dalam seri ini, yakni GeForce RTX 3070, RTX 3080, dan RTX 3090. Sejumlah reviewer mengklaim bahwa RTX 3080 menawarkan performa yang bahkan dapat mencapai dua kali lebih tinggi dibandingkan pendahulunya, RTX 2080, dengan harga yang lebih rendah.

NVIDIA—Perbandingan performa kartu grafis Nvidia RTX 3080 dengan pendahulunya, RTX 2080.

Facebook, melalui anak perusahaannya, Oculus, pun turut meramaikan jagat gim pada September ini. Melalui acara Facebook Connect 7 yang digelar pada Rabu (16/9), Facebook memperkenalkan headset Oculus Quest 2, sebuah gawai virtual reality.

Oculus Quest 2 adalah gawai VR yang tidak membutuhkan PC untuk menjalankan gim dan aplikasi. Quest 2 memiliki prosesor Snapdragon XR2 yang mirip dengan Snapdragon 865—yang digunakan ponsel flagship terbaru—sehingga dapat mengolah gambar secara independen.

FACEBOOK—Headset virtual reality milik Oculus, Quest 2

Quest 2 juga menawarkan layar dengan refresh rate yang lebih tinggi; artinya, perubahan layar terjadi 90 kali setiap detik. Sebagai perbandingan, bioskop konvensional memiliki refresh rate sebanyak 24 bingkai per detik.

Refresh rate sebesar 90 Hz ini pun lebih tinggi dibandingkan Quest generasi pertama, 72 Hz. Namun, Quest 2 tetap lebih rendah dibandingkan headset VR, seperti Playstation VR yang mencapai 120 Hz ataupun Valve Index yang mencapai 144 Hz. Kedua headset itu hanya bertindak sebagai display untuk gim ataupun aplikasi yang dijalankan di PS4 atau PC.

Akan datang
Meski sudah sedemikian banyak gawai yang diumumkan selama paruh pertama September ini, masih ada sejumlah gawai yang diperkirakan akan segera dilaunching dalam paruh kedua bulan ini.

Samsung akan menggelar acara bertajuk ”Galaxy Unpacked for Every Fan” yang dijadwalkan pada 23 September mendatang.

SAMSUNG—Rencana launching Samsung di bulan September.

Sejumlah pemerhati gawai dan situs teknologi menduga, Samsung akan mengumumkan ponsel terbaru dalam seri S20-nya, yakni Galaxy S20 Fan Edition. Ponsel ini diduga adalah versi murah dari flagship Samsung tersebut.

Bahkan, Kompas memeriksa bahwa S20 Fan Edition yang diduga memiliki kode SM-G780F sudah terdaftar di laman Peningkatan Peningkatan Produk Dalam Negeri Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada 4 September 2020.

Sementara pada 30 September, Google akan mengumumkan ponsel terbarunya, Pixel 5. Mengikuti tren terbaru, sejumlah analis menduga ponsel tersebut diperkirakan akan memiliki konektivitas 5G.

Namun, rumor yang beredar, untuk pertama kali, ponsel flagship Google tidak akan menggunakan cipset flagship. Diperkirakan, Pixel 5 akan menggunakan cipset kelas menengah atas, Qualcomm Snapdragon 765G.

GOOGLE—Pengumuman rencana launching Google 30 September.

Nah, apakah ada yang menarik perhatian Anda?

Oleh SATRIO PANGARSO WISANGGENI

Editor: KHAERUDIN KHAERUDIN

Sumber: Kompas, 18 September 2020

Share
%d blogger menyukai ini: