Siswa SMK Bikin Alat, Tinggal Telepon, Motor yang Dirampas Begal Langsung Mati

- Editor

Minggu, 6 September 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Begal termasuk kejahatan yang belakangan ini kian ngetren. Hampir setiap bulan, ada saja warga yang melapor karena menjadi korban kejahatan tersebut. Agar tidak menjadi korban, siswa SMKN 2 Surabaya memiliki inovasi menarik untuk mengantisipasinya.

Yakni, dengan memasang semacam alat di sepeda motor. Alat itu bisa diletakkan di bagasi motor matik. ”Sepeda motor ini dirancang dengan sistem keamanan ekstra. Ada tiga pengamanan yang akan menyulitkan pelaku kejahatan begal,” ungkap Widi Sutrisna, siswa jurusan instalasi teknik listrik SMKN 2.

Untuk menyalakan mesin sepeda motor, pemilik harus menyentuh sensornya lebih dulu. Jika itu tak dilakukan, sepeda motor tidak akan bisa digunakan. Sebaliknya, sepeda motor malah mengeluarkan suara alarm yang sangat memekakkan telinga. ”Jadi, jika ada maling yang hendak beraksi, tidak akan berhasil. Sebab, sepeda motor tidak akan bisa dijalankan, malah muncul suara,” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

171230_396083_anti_begilSementara itu, jika dibegal dalam kondisi tengah berkendara, Widi juga sudah mengantisipasinya. Di dalam alat yang dipasang di sepeda motor tersebut, terdapat simcard. ”Jika motor dibawa kabur, kita tinggal menelepon nomor sesuai simcard tadi. Otomatis, sepeda akan berhenti berjalan. Lalu, muncul suara alarm keras,” jelasnya. ”Jadi, warga sekitar bisa tahu bila ada pencurian sepeda motor,” imbuhnya.

Sistem tersebut masih ditujukkan untuk jarak dekat. Untuk yang jarak jauh, alat itu sangat mungkin ditambah GPS agar keberadaan sepeda motor tetap bisa dilacak. ”Sistem ini menjadi salah satu alternatif mencegah kejahatan begal,” ujarnya. Harga untuk sistem yang ditawarkan tersebut mencapai Rp 1 juta. (dha/ai/mas)

Sumber: JPNN Minggu, 17 Mei 2015

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Informasi terkait

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi
Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?
Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern
Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia
Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara
Menjadi Ilmuwan Politik di Era Digital. Lebih dari Sekadar Hafalan Tata Negara
Saksi Bisu di Balik Lensa. Otopsi Bioteknologi Purba dalam Perburuan Minyak Bumi
Drama Jutaan Tahun di Balik Tangki BBM Anda: Saat Lempeng Bumi Menulis Peta Kekayaan Indonesia
Berita ini 15 kali dibaca

Informasi terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:37 WIB

Membaca “Buku Harian” Bumi. Rahasia Lingkaran Tahun dan Masa Depan Dendrokronologi

Minggu, 19 April 2026 - 08:06 WIB

Zirah Berduri di Dasar Ciliwung. Mengapa Jakarta “Memerangi” Ikan Sapu-Sapu?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Bilangan Imajiner, “Angka Khayalan” yang Menggerakkan Dunia Modern

Sabtu, 11 April 2026 - 18:47 WIB

Sains atau Siasat: Menakar Marwah Jajak Pendapat di Indonesia

Sabtu, 11 April 2026 - 17:49 WIB

Harta Karun Tersembunyi di Balik Hangatnya Perairan Tawar Nusantara

Berita Terbaru