UNS Mulai Memproduksi Baterai Lithium Ion

- Editor

Senin, 16 Juli 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Sebelas Maret Solo bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) mulai memproduksi sel baterai lithium ion. Satu unit perangkat baterai itu memiliki kapasitas 3 kWh yang bisa menggerakkan sepeda motor listrik hingga sekitar 70 kilometer.

“Pada tahap pertama dari sisi rencana, 1.000 unit sel baterai diproduksi per hari untuk menyuplai kebutuhan sepeda motor listrik Gesits,” kata Rektor Universitas Sebelas Maret Solo, Ravik Karsidi, di sela-sela peluncuran unit produksi baterai lithium ion, hasil kerja sama UNS dengan PT Pertamina (Persero) di Solo, Jumat (13/7/2018).

Kapasitas produksi baterai secara bertahap ditingkatkan demi memenuhi kebutuhan produksi sepeda motor listrik Gesits yang dirancang Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya. Untuk itu, UNS dan Pertamina selaku investor akan membangun pabrik. “Selain untuk produksi, pabrik itu untuk teaching factory,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isi ulang
Ketua Tim Peneliti Baterai Lithium UNS Agus Purwanto mengatakan, saat ini UNS memiliki fasilitas produksi baterai dengan kapasitas terpasang 3.000-5.000 sel baterai lithium ion (LIB) per hari. Hingga akhir tahun, pihaknya akan memproduksi 1.000 sel baterai per hari.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir menjajal prototype GESITS (Garasindo Electric Scooter ITS) seusai launching perdana Gedung Riset Mobil Listrik Institut Teknologi Sepuluh Nopember di Surabaya (3/5/2016). Universitas Sebelas Maret Solo bekerja sama dengan PT Pertamina mulai memproduksi sel baterai lithium ion untuk sepeda motor listrik GESITS buatan ITS. –Kompas/Bahana Patria Gupta

Baterai yang dikirimkan ke ITS jenis NCA (nikel kobalt alumunium oksida). Jenis baterai ini bisa dilakukan pengisian daya ulang 250 kali. “Setiap minggu kami akan mengirim 5.000 sel baterai ke ITS,” kata Agus.

Setiap minggu kami akan mengirim 5.000 sel baterai ke ITS.

Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko PT Pertamina Gigih Prakoso memaparkan, Pertamina menginvestasikan dana Rp 11 miliar untuk pengembangan teknologi baterai lithium ion dan berproduksi bersama UNS. Pihaknya juga menginvestasikan Rp 9 miliar untuk pengembangan kendaraan listrik bersama ITS.

Pengembangan baterai listrik ini sesuai dengan peta jalan Pertamina 2030 yaitu mengembangkan bisnis migas serta energi baru terbarukan. “Pembuatan baterai jadi bisnis strategis ke depan bagi Pertamina sebagai perusahaan energi,” ujarnya.

Menurut Kepala Tim Pengembangan Kendaraan Listrik ITS Muhammad Nur Yuniarto, satu unit sepeda motor listrik butuh 240 sel baterai buatan UNS. Baterai itu memiliki daya listrik 3 kWh. “Kami uji jarak tempuhnya bisa sekitar 23 kilometer per kWh. Jadi dengan baterai terisi penuh 3 kWh, bisa menempuh jarak 69-70 km sekali pengisian listrik,” katanya.-ERWIN EDHI PRASETYO

Sumber: Kompas, 14 Juli 2018

Yuk kasih komentar pakai facebook mu yang keren

Berita Terkait

Metode Sainte Lague, Cara Hitung Kursi Pileg Pemilu 2024 dan Ilustrasinya
Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri
PT INKA Fokus pada Kereta Api Teknologi Smart Green, Mesin Bertenaga Air Hidrogen
7 Sesar Aktif di Jawa Barat: Nama, Lokasi, dan Sejarah Kegempaannya
Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK
Red Walet Majukan Aeromodelling dan Dunia Kedirgantaraan Indonesia
Penerima Nobel Fisika sepanjang waktu
Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 07:30 WIB

Metode Sainte Lague, Cara Hitung Kursi Pileg Pemilu 2024 dan Ilustrasinya

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:23 WIB

Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:17 WIB

PT INKA Fokus pada Kereta Api Teknologi Smart Green, Mesin Bertenaga Air Hidrogen

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:09 WIB

7 Sesar Aktif di Jawa Barat: Nama, Lokasi, dan Sejarah Kegempaannya

Rabu, 7 Februari 2024 - 13:56 WIB

Anak Non SMA Jangan Kecil Hati, Ini 7 Jalur Masuk UGM Khusus Lulusan SMK

Minggu, 24 Desember 2023 - 15:27 WIB

Penerima Nobel Fisika sepanjang waktu

Selasa, 21 November 2023 - 07:52 WIB

Madura di Mata Guru Besar UTM Profesor Khoirul Rosyadi, Perubahan Sosial Lunturkan Kebudayaan Taretan Dibi’

Senin, 13 November 2023 - 13:59 WIB

Meneladani Prof. Dr. Bambang Hariyadi, Guru Besar UTM, Asal Pamekasan, dalam Memperjuangkan Pendidikan

Berita Terbaru

Jack Ma, founder and executive chairman of Alibaba Group, arrives at Trump Tower for meetings with President-elect Donald Trump on January 9, 2017 in New York. / AFP PHOTO / TIMOTHY A. CLARY

Berita

Jack Ma Ditendang dari Perusahaannya Sendiri

Rabu, 7 Feb 2024 - 14:23 WIB