Sertifikasi Pekerja TIK Wajib

- Editor

Selasa, 3 Februari 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi mempercepat proses sertifikasi tenaga kerja bidang teknologi informasi komunikasi. Percepatan ini bertujuan meningkatkan daya saing tenaga kerja menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, akhir 2015.


”Jangan sampai asing seenaknya masuk ke Indonesia. Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan yang mengharuskan ponsel memiliki komponen lokal. Kini, giliran sertifikasi tenaga kerja bidang teknologi informasi komunikasi (TIK),” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Senin (2/2), di Jakarta.

Sertifikasi kompetensi tenaga kerja bidang TIK bermanfaat untuk industri elektronik dan telematika, yakni meyakinkan klien bahwa produk dibuat oleh tenaga kerja berkompeten. Bagi tenaga kerja, sertifikasi mempermudah mereka mendapatkan pekerjaan di dalam negeri ataupun luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemenkominfo telah menyusun standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) sejak 2005. Sebanyak 16 SKKNI sudah ditetapkan antara lain untuk subsektor operator komputer, programer komputer, computer technical support, jaringan komputer dan sistem administrasi, teknisi satelit komunikasi, teknisi instalasi fiber optik, serta perekayasaan dan perencanaan jaringan seluler. Saat ini, enam rancangan SKKNI lain masih menunggu proses penetapan oleh Kementerian Tenaga Kerja.

905226815pTenaga kerja TIK yang ingin memiliki sertifikat harus mempunyai kompetensi sesuai SKKNI. ”Kami meminta Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk meningkatkan kinerja dalam pelayanan sertifikasi tenaga kerja,” ujar Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri.

Komisioner BNSP bidang harmonisasi dan kelembagaan Aldo Tobing menyebutkan, Indonesia baru memiliki tiga lembaga sertifikasi profesi (LSP) di bidang komunikasi dan informatika. Untuk itu, pembangunan LSP lebih banyak harus dilakukan. Jumlah LSP yang harus dibangun adalah 15 LSP.

Populasi pengguna internet aktif di Indonesia diproyeksikan mencapai 94,3 juta orang pada 2015. Jumlah pengguna yang besar itu seiring dengan pertumbuhan impor industri elektronik dan telematika. Sebagai gambaran, tahun 2013, nilai impornya 18,20 miliar dollar AS. Pada 2014, nilai impor diperkirakan 19,28 miliar dollar AS. (MED)

Sumber: Kompas, 3 Februari 2015

Posted from WordPress for Android

Informasi terkait

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon
Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam
Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026
Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026
Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026
Nobel Kedokteran 2026: Tiga Ilmuwan Menemukan Cara Mengendalikan Sel Saraf dengan Cahaya
Gunung yang Belum Selesai Dilahirkan
Tiga Huruf di Belakang Nama yang Bisa Membuka Dunia
Berita ini 42 kali dibaca

Informasi terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Alga Kecil, Terobosan Besar: Rahasia Chlamydomonas di Balik Nobel Kedokteran 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Misteri Molekul Kiri dan Kanan Antar Dua Ilmuwan ke Nobel Kimia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Francis Halzen, Pemburu Partikel Hantu dari Kutub Selatan, Raih Nobel Fisika 2026

Berita Terbaru

Artikel

Saat Gambut Kehilangan Air, Bumi Kehilangan Karbon

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita

Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:26 WIB