Home / Berita / Selama Ramadhan, E-Dagang Melonjak

Selama Ramadhan, E-Dagang Melonjak

Melonjaknya konsumsi pada bulan puasa oleh masyarakat Indonesia juga dimanfaatkan oleh pelaku bisnis dalam jaringan untuk mendongkrak penjualan mereka. Tren di luar jaringan atau luring ternyata juga berbanding lurus dengan perniagaan elektronik di internet.

Berdasarkan laporan yang disusun oleh Google Indonesia, aktivitas di internet meningkat selama bulan puasa untuk mencari informasi terkait tren busana muslim, makanan, tiket perjalanan pulang ke kampung halaman, dan berbelanja perangkat elektronik seperti telepon seluler. Selama satu bulan, dunia perniagaan elektronik menikmati peningkatan transaksi hingga 96 persen dan pendapatan sebanyak 84 persen.

Country Industry Head Google Indonesia Henky Prihatna menjelaskan bahwa perilaku menggunakan internet juga berubah selama bulan puasa, yakni aktif pada dini hari atau sebelum menyantap sahur. Dari pengalaman tahun sebelumnya, lonjakan aktivitas ke situs e-dagang bisa mencapai empat kali lipat.

“Maraknya aktivitas internet terkait bulan Ramadhan sudah dirasakan hingga dua minggu menjelang bulan puasa, melonjak pada hari-hari awal, dan merosot begitu mendekati Idul Fitri,” ujar Henky dalam peluncuran Kampanye Lebaran Belanja Online, Selasa (23/6) petang, di Jakarta.

Sebanyak 40 perusahaan perniagaan elektronik juga menggelar kampanye “Lebaran Belanja Online” selama 10 hari, mulai 25 Juni hingga 5 Juli. Beberapa nama yang terlibat seperti Lazada, Zalora, Bukalapak, Rakuten, Foodpanda, dan Elevenia. Para pelaku menawarkan layanan yang berbeda, baik dalam bentuk barang maupun jasa.

“Tanggal tersebut dipilih karena berdekatan dengan para karyawan yang menerima gaji di akhir bulan Juni dan tunjangan hari raya di awal bulan Juli,” kata Kepala Pemasaran Zalora Indonesia Jo Bjordal.

Kampanye yang diikuti hingga 40 pelaku tersebut dimaksudkan untuk menciptakan kegiatan bersama yang terlihat menonjol ketimbang menggelar kampanye masing-masing. Dia memperkirakan kenaikan penjualan selama bulan Ramadhan ini bakal mencapai dua hingga tiga kali lipat.

Chief Executive Officer Bukalapak.com Achmad Zaky menyebutkan, upaya pemerintah melakukan pemerataan infrastruktur jaringan komunikasi berpengaruh terhadap prospek e-dagang.

“Peningkatan penjualan kami terus terjadi. Kami berharap dapat meraih pertumbuhan hingga 40 persen selama momen ini,” kata Achmad. (MED/ELD)
—————–
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 24 Juni 2015, di halaman 17 dengan judul “Selama Ramadhan, E-Dagang Melonjak”.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

%d blogger menyukai ini: