Home / Berita / Selama Enam Tahun, 18.466 Orang Terima Beasiswa LPDP

Selama Enam Tahun, 18.466 Orang Terima Beasiswa LPDP

Sejak tahun 2012 hingga 2018, sebanyak 18.466 orang telah menerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan. Lulusan penerima beasiswa tersebut diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Tahun 2018, sebanyak 3.930 orang mengikuti seleksi sebagai penerima beasiswa LPDP. Seleksi memasuki ujian berbasis komputer. Tahapan selanjutnya adalah wawancara dan persiapan keberangkatan.

Tenaga Ahli Keuangan LPDP Kementerian Keuangan, Kartono, di Aceh Besar, Selasa (17/7/2018), di sela-sela memantau ujian seleksi, mengatakan, peminat untuk memperoleh beasiswa LPDP tinggi. Setiap tahun yang mendaftar mencapai 6.000 lebih sementara yang diterima sekitar 4.000 penerima beasiswa.

Beasiswa untuk magister dan program doktor. Mahasiswa dapat memilih kuliah di luar negeri atau di kampus-kampus terbaik di Tanah Air. ”Yang penting, setelah mereka lulus kembali ke Indonesia dan mengabdi untuk bangsa,” kata Kartono.

KOMPAS /ZULKARNAINI–Peserta calon penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan sedang mengikuti ujian seleksi di Aceh Besar, Aceh, Selasa (17/7/2018). Selama enam tahun, LPDP telah membiayai 18.466 penerima beasiswa.

Bagi peserta yang lulus akan mendapatkan beasiswa penuh mulai dari uang SPP, buku, biaya penelitian hingga biaya hidup. Bahkan, bagi yang kuliah di luar negeri, dua anggota keluarga juga dibiayai oleh LPDP.

Untuk tahun ini, LPDP telah mengalokasikan anggaran Rp 1,8 triliun untuk membiayai para lulusan. Bagi program magister diberikan selama 24 bulan dan program doktor 48 bulan.

Kata Kartono, para lulusan beasiswa LPDP tersebar di sejumlah instansi pemerintah dan swasta. ”Ilmu yang diperoleh selama kuliah diharapkan bermanfaat bagi orang lain. Intinya mereka harus mengabdi kepada bangsa sesuai dengan profesi masing-masing,” ujar Kartono.

Penerima beasiswa LPDP dari berbagai latar belakang, seperti pegawai negeri sipil, dosen, wartawan, peneliti, dan swasta lainnya.–ZULKARNAINI

Sumber: Kompas, 17 Juli 2018

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: